Minggu, 25 Desember 2016

tidak ada kebahagiaan di sana!




masa lalu sudah mati, tak usah diungkit lagi. (hal. 157)

ada dalam sebuah kisah, pertanyaan seorang guru kepada muridnya, "apa yang paling jauh?" dan jawabannya adalah masa lalu. masa lalu tidak bisa kau panggil kembali, sekalipun melalui alam mimpi. ia sudah lewat, sudah mati, kecuali dalam kenangan dan memori otak dan hati kita. ia tidak bisa hidup dan datang lagi sekarang, selain melalui putaranputaran kerinduan yang kita ciptakan sendiri.


masa lalu sudah lewat, tapi kamu masih disiksa masa lalu. listen, tidak ada kebahagiaan di sana. yang lalu biarlah berlalu. (hal. 158)



apa yang menyebabkan kita begitu mencintai kenangan? karena berisi kisah indah? jangan salah, yang menyakitkan saja masih tersimpan rapi. menunggu perintah untuk membuka kotak penyimpanannya perlahanlahan. bukanlah suatu kesalahan menyimpan kenangan, hanya saja pilihlah yang tidak menyiksamu, pilih yang ketika mengingatnya kamu tak merasa sesak dan terluka. sehingga perlahan, sekalipun menyedihkan, semua akan baikbaik saja. sebab tidak ada kebahagiaan di sana, tidak ada kebahagiaan selain kelelahan karena kau menginginginkan hal yang sama terulang, atau mengulang waktu agar hal yang menyedihkan dapat kau ubah.



kehilangan justru membuka mata lebih lebar. dia menyadarkanku, kehilangan adalah untuk menemukan. ada menemukan, ada kehilangan. (hal. 157)



lagi, tidak ada kebahagiaan di sana. kali ini dalam masa lalu berkaitan dengan kehilangan. jangan menyangkal, kita pernah kehilangan sesuatu, seseorang, bahkan kehilangan perasaan kita. tapi, bukankah setelah kehilangan kau akan menemukan. sebab hilang artinya sesuatu terlepas dari kita, dan itu pasti bukan yang terbaik, sebab yang terbaik tidak akan pernah tergantikan. terima semua kehilangan itu, sebab itulah satusatunya jalan untuk menemukan, kau tidak akan pernah menemukan sebelum kau kehilangan.



p.s. lupa buku apa, jadi cuma nulis halamannya.


p.s.s yaaAllah, akhirnya posting lagi. lewat hape, maafkan kalo acakacakan, lagi ga bisa post pake laptop.

4 komentar:

Loki Arawari mengatakan...

Selamat datang lagi, mbak sesepuh '-'d

Nur'aini Tri Wahyuni mengatakan...

haiii, Loki! itu nama kamu beneran ga, sik?

sesepuh. berasa nini nini.

Loki Arawari mengatakan...

Itu panggilan lama, mbak. Jaman masih smp main di warnet gitu. Makanya masih norak, pake-pake nama dewa.
Mbak nuraini ga mau bikin buku? Udah baca banyak buku, udah nulis banyak disini juga lho.

Nur'aini Tri Wahyuni mengatakan...

hahahaha. yaampun. setiap orang emang punya masa noraknya sendiri, yaa. termasuk saya juga.

wah, belum pede, Loki. mau nulis buku genre apa juga ga jelas :D