Kamis, 07 Januari 2016

after years


aku sudah berjalan begitu jauh
hanya untuk berhenti dan berbalik kembali menujumu
apakah kau sedang tertawa saat ini?
menertawaiku yang tak mampu bahkan beranjak sehastapun dari kenangan bersamamu
yang bahkan sudah kau tutup rapat dan kau sematkan dalamdalam ke sebuah peti mati
untuk kau kubur bersama separuh jiwaku

sementara sekalipun aku tahu rasanya tercabik
hatiku tetap berdebar bahkan saat hanya menemukan namamu
mengapa begitu sulit
sedang aku tak ingin mendendam pada takdir
sedang aku tak mampu melawan segala kehendak pemilik semesta

bertahun berlalu
dan aku masih saja menemukanmu di manapun mataku menjatuhkan pandangannya
padahal bertahun lalu
kau sudah dengan sangat sempurnanya menghancurkan semua inginku
tanpa sekalipun kau tahu

mengapa kau tak pergi jua?
mengapa masih berdiri di tempat yang sama saat aku yakin meninggalkanmu
mengapa kau selalu maju selangkah sementara aku tak mampu mundur
sekalipun aku selalu meyakinkan hatiku untuk berhenti
dari semua kegilaan ini

bertahun yang lalu,
sementara kau mencoba menghapus air matamu
ia menetes di pipiku
menganak sungai
dan menggoreskan jejak yang tak pernah bisa kuhapuskan
 
mengapa mencintaimu begitu sulitnya?
bahkan saat aku tahu, tak ada satupun kesempatan

**yassalam, apa ini? sekalinya balik nulis kok masih aja galau ((udah 2016 juga))

ps. dari sekian banyak kesempatan untuk berhenti dan melupakan, di saat aku yakin pada semua keputusan, mengapa kau selalu ada dihadapanku dan menggagalkan segala keteguhan?