Sabtu, 18 Juli 2015

me before you



sebelumnya, saya pikir akan butuh bertaahuntahun kedepan untuk bisa membaca yang satu ini. serius. setelah saya mutermuter ga keruan untuk nyari, coba nitip ke manamana tapi ga berhasil. dan di saat saya datang ke sekian kali ke mesin pencari yang ada di toko buku, berasumsi bahwa saya akan melihat stok bernilai 0 di sana untuk buku ini, kemudian apa? 20 buku tersedia! oh God, thankyou so so much!

pertama kali jatuh cinta dengan cover merahnya, kalian bisa cari di google. sangat menarik. simply beautiful, saya suka sekali. reviews di goodreads maupun beberapa blog pembaca membuat saya yakin saya menginginkan buku ini. kemudian, seseorang yang, #ehem saya kagumi kepribadiannya, dia merekomendasikan buku ini diantara bukubuku menarik yang pernah dia baca.

***

Louisa Clark diberhentikan dari pekerjaan yang sudah ia jalani 5 tahun, menjadi pelayan sebuah cafe, yang sangat ia cintai. tinggal bersama Mum, Dad, Granddad dan Treena adiknya, serta Thomas keponakannya. Lou tahu ia mungkin tidak mencintai Patrick, pacarnya, sedemikian besar, tapi sayangnya ia tidak tahu bahwa ia akan memasuki kehidupan seseorang yang akan mengubah banyak hal dalam hidupnya.

begitu pula Will Traynor. seorang pemudah tampan berusia 30an yang mengalami kecelakaan parah dan sudah dua tahun hanya berkutat di kursi roda tanpa bisa melakukan apapun selain mengeluarkan komentarkomentar sinis. ia menderita quadriplegia akut yang yaah bisa dibilang tidak punya umur panjang lagi, dan semangat hidupnya yang sudah turun drastis membuat ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dalam enam bulan ke depan.

yah, saya ga akan spoiler bagaimana kelanjutan dan bagaimana hubungan antara Lou dan Will, ini novel romance yang kalian pasti udah bisa tebak gimana isinya, pemeran utama asling jatuh cinta dan blablabla. saya cuma mau curhat, kalau meskipun saya tahu ini sad ending, udah mengantisipasi air mata akan berjatuhan, menyiapkan tissue dan menghindari membaca di malam hari agar paginya saya ga bengep, TAPI TETAP SAJA AIR MATA INI, KAK. AIR MATA INI!

kenapa sih, penulis penulis itu ga pernah sekalipun mengerti bahwa kami, para pembaca punya cukup imajinasi untuk menerima karya mereka yang paling ga masuk akal sekalipun, jadi kenapa ga bikin kisah yang happily ever after aja? #maksa

meskipun ada beberapa orang yang melihat bahwa buku ini seperti melegalkan pembunuhan, dan bukan contoh yang baik untuk orang yang menderita quadriplegia, tapi titik berat #halah kisah ini sebenarnya adalah perjuangan hidup, bagaimana keluar dari zona nyaman, dan mengetahui bahwa kau sangat dicintai, hanya saja mungkin kau belum mau membuka matamu untuk melihat ke sekelilingmu, melihat kepada orangorang yang sangat mensyukiri keberadaanmu dalam hidup mereka.

***

saya ga mau bagi katakata indah dibuku ini, karena jujur aja buku ini spesial banget, wkwkwkwk. saya akan simpan untuk diri saya sendiri.  

Tidak ada komentar: