Rabu, 17 Juni 2015


lalu hujan, rintiknya membasah dalam keheningan. sementara mataku masih terpejam, memintamu datang dan menggerat pelukan.

ada alfabet namamu dalam tiap butirnya yang tiba di bumi. ada bingkisan rindu yang menggantung di kelabu awannya, bersama kecupan ia datang.

dan saat ia mulai mereda, semua do'a sudah mengangkasa. kita hanya perlu menunggu, kapan bait-baitnya terkabulkan Tuhan.
 

Tidak ada komentar: