Rabu, 27 Mei 2015

syair cinta sufi


ada yang menarik dari nama Jalaluddin Rumi di awal saya mengetahuinya. rasanya indah saja, rasanya begitu memikat. entah mengapa. mungkin karena ada kejujuran dalam tiap bait yang ia buat, atau cinta kepada Tuhan yang begitu mendalam.


saya mau share kalimatkalimat cinta yang indah dari Rumi dalam buku yang baru selesaai saya baca, Senandung Cinta Jalaluddin Rumi.

*** 
 
para pecinta pasti mencari Yang Dicintai. pencarian itu memancar di atas wajah dan kepala mereka bagaikan aliran air yang deras menuju gelombangNya.

perhatikan, "jika bukan karena engkau, tidak akan Kuciptakan..." apa yang Tuhan katakan? "Muhammad adalah cinta pilihanKu."

kami bersyukur atas cinta ini, ya Tuhan, cinta yang melaksanakan kemurahan tak terbatas. terhadap kekurangan-kekurangan apa pun dalam syukur kami yang mungkin membuat kami berdosa, cinta mencukupkan hingga pulih kembali.

dunia hanyalah seperti cermin yang memantulkan Cinta Tuhan.

baik cinta dari langit atau dari bumi sama-sama menunjuk kepada Tuhan. jika hatimu menjadi kuburan rahasia, hasrat hatimu akan diperoleh lebih cepat. Nabi berkata, bahwa barang siapa dapat menjaga rahasia dalam lubuk hatinya dia akan segera mencapai hasrat yang ditujunya.

setiap saat mengandung seratus pesan dari Tuhan; pada setiap kali seruan, "oh, Tuhan," ia menjawab seratus kali, "Aku di sini".

setiap atom jatuh cinta pada Yang Maha Sempurna.

aku melihat Tuhanku dengan mata dari mata hatiku. aku berkata, "tidak ada keraguan, hanya Engkau yang ada, hanya Engkau, hanya Engkau."

Engkaulah yang menjawab doa yang tak terucap, yang setiap saat melimpahkan kepada hati ratusan karunia.

apakah yang harus kuucapkan, karena Kaulah yang Maha Mengetahui segala perkara tersembunyi?

jika kau percaya pada Tuhan, percayalah kepadaNya ketika Kau sedang bekerja; tanamlah benih, kemudian gantunglah harapanmu pada Yang Maha Kuasa.

di dalam cahayaMu aku belajar mencintai. di dalam keindahanMu aku belajar menulis puisi. kau senantiasa menari di dalam hatiku, meski tak seorang pun melihatMu, dan terkadang aku pun ikut menari bersamaMu.

"mintalah sesuatu kepadaKu," begitu Kau berkata suatu ketika. aku tertawa dan berkata: "aku telah cukup bersamaMu. tanpa kehadiranMu, seluruh dunia ini hanyalah sebatang kayu yang mengapung dan terombangambing di samuderaMu."

jika kau melihat jati dirimu sebagai Yang Mah Indah, maka kau pun akan menyembah dirimu sendiri. di mana saja kau berada, apa pun keadaanmu, cobalah selalu menjadi seorang pecinta yang senantiasa dimabuk oleh kasihNya.

ketika sedih, aku bersinar bagaikan bintang pagi. ketika patah hati, hakekatku justru tersingkap sendiri. ketika aku diam dan tenang seperti bumi, tangisku bagaikan guntur yang menggigilkan surga di langit tertinggi.

lihatlah, tiap-tiap daun yang jatuh ke tanah sebagai suatu berkah dariNya.

perkecillah dirimu, maka kau akan tumbuh lebih besar dari dunia. tiadakan dirimu, maka jati dirimu akan terungkap tanpa kata-kata.

Rabb Maha Pengasih berfirman pada sang Nabi di malam mikraj, "jika bukan karena engkau, niscaya takkan Kuciptakan alam ini."

ketika sang hamba menegakkan shalat, Dia lah yang diam-diam mengaminkan.

cinta, mahabbah, adalah buah pengetahuan. tak pernah kebodohan dapat menaruh seorang pun di tahta itu.

di manapun, jalan untuk mencapai kesucian hati ialah melalui kerendahan hati. maka dia akan sampai pada jawaban "ya" dalam pertanyaan bukankah Aku Tuhanmu?

***

and then, this is my favorite!

Hanya Engkau

dari seluruh semesta, hanya Engkau saja yang kupilih, apakah Engkau akan membiarkan kududuk bersedih?

hatiku bagaikan pena, dalam genggaman tanganMu. Engkaulah sebab gembiraku, atau sedihku. kecuali yang Engkau kehendaki, apakah yang kumiliki? kecuali yang Engkau perlihatkan, apakah yang kulihat?

Engkaulah yang menumbuhkan, ketika aku sebatang duri, ketika aku sekuntum mawar, ketika aku seharum mawar, ketika duri-duriku dicabut. jika Engkau tetapkan aku demikian, maka demikianlah aku. jika Engkau kehendaki aku seperti ini, maka seperti inilah aku.

di dalam wahana, tempat Engkau mewarnai jiwaku, siapakah aku? apakah yang kusukai? apakah yang kubenci?

Engkaulah yang Awal, dan kiranya, Engkau akan menjadi yang Akhir, jadikanlah akhirku lebih baik, daripada awalku. ketika Engkau tersembunyi, aku seorang yang kufur, ketika Engkau tampak, aku seorang yang beriman.

tak ada sesuatu pun yang kumiliki, kecuali yang Engkau anugerahkan. apakah yang dapat kusembunyikan dariMu, di dalam hati atau perbuatanku?


Tidak ada komentar: