Sabtu, 02 Mei 2015

2015 april's read


memulai bulan ini dengan karya Pidi Baiq. Drunken Molen. duh, senang sekali rasanya saat bertemu buku ini di Gramedia Lampung beberapa waktu lalu, gemas. abisnya Pidi Baiq ini kan sukanya bikin cerita ngelantur tapi benar, atau benar tapi ngelantur, yaa? ah, gitu lah pokoknya. yaa, ga ngelantur, sih, sebenernya, cuma si Surayah ini kah kalau mengisahkan kehidupan sehariharinya emang pakai bahasa yang bikin ketawa sekaligus bikin mikir, "iyaa, ayah bener" gitu. Drunken Molen ga jauh beda dari serial Drunken yang lain, isinya mengenai keseharian Pidi Baiq, dari hari Senin sampai harihari berikutnya, dari pagi sampai malam, dan isi ceritanya itu yaa asikasik, sekalipun kadang kita mikirnya, kok gini banget ceritanya, masuk akal, sih, tapi alay, yaa tapi bagus. bagus dan mendidik.
☺☺☺☺

ada The Mountain Echoed karyanya Khaled Hosseini. setelah bikin saya mewek karena "for you, a thousand times over" nya yang melegenda itu, kali ini saya disuguhkan kisah keluarga, antara Abdullah dan Pari, kakak adik yang terpisahkan karena tuntutan ekonomi keluarganya. kompleks dan gantung. ga seterang Kite Runner untuk endingnya, sekalipun diberikan ending yang manis karena Abdullah dan Pari bertemu lagi, tapi, apa yaa, tetap ada yang kurang. tokoh yang lebih banyak, menimbulkan masalah yang lebih kompleks yang sama sekali ga ada penjelasannya. saya ga tahu apakah penerjemahnya ga nejermahin seluruh bukunya, yaa? karena saya pikir, seharusnya ada keterkaitan satu sama lain antar tokohnya, sebagimana sinopsis yang ada di belakang buku. tapi, kok, aneh sekali saya ga menumakn itu, ga menemukan kaitan dan jawaban. sayang, padahal sebenarnya novel ini punya kesempatan menunjukkan kepada dunia, bahwa apa yang kita tanam itu lah yang akan kita petik, bahwa apa yang kita lakukan sekarang akan berimbas juga ke masa depan, bagi kita maupun keturunan kita.
☺☺☺

50 Komik Sufi; Kisah, Hikmah, dan Ajaran Tasawuf dalam Komik adalah buku selanjutnya. nemu ini dengan sebuah ketidak sengajaan saat saya sedang mencoba peruntungan mendapatkan in Death series, dan waaahhhh, kayaknya asik, nih. isinya? kalau kamu waktu sekolah sering ikutan Rohis atau pas kuliah ada BBQ, yaa kamu kayaknya ga perlu baca buku ini. ratarata orang banyak yang sudah tahu dengan isinya, tapi tetap saja buat saya menarik, sayangnya ga tebal dan sedikitsedikit, hanya penjelasan inti yang disampaikan, padahal saya berharap kayak kisah Petruk Gareng itu lho, kan panjang jadi ngena. :))
☺☺☺

Halloooooo, BULAN here! saya ga suka novel fantasi! itulah mindset saya begitu baca permulaan novel ini. saya ga suka, sekalipun abang yang nulis, elaaaaahhhh, belum separuhnya udah ketagihan. kesel ih, Tere Liye mah. lanjutan kisah Raib dan kawankawan ini kini beralih ke Klan Matahari, perlajanan Klan Bulan dan beberapa sekutu untuk mencoba bekerjasama dengan Klan Matahari untuk membangun kekuatan melawan penjahat bayangan. saya pikir Tere Liye ngambil beberapa karakter kuat dalam film fantasi yang terkenal untuk jadi tokoh di dalam kisah ini, atau itu cuma menurut saya aja? yaa gpp, sih, toh saya juga bukan penggemar superhero  ga masuk akal #oke sorry intinya saya suka yang ini, lebih dari Bumi, mungkin karena settingannya alam, bukan masyarakat dengan teknologi luar biasa. kalau kata para tetua kampung di desadesa Klan Matahari mereka tidak akan menukar kehidupan pedesaan dengan perkotaan, saya justru ingin sekali menukar kehidupan perkotaan saya dengan pedesaan yang indah dan hijau. nanti saya review lebih lanjut kalau semua bukunya udah keluar #lah #duatahunlagi #janganmatidulu #YHA
☺☺☺☺

i heart Eve Dallas for God shake! oh, love love love this one, Loyalty in Death. huhuhu, finally met Cassandra dan tahu gimana cara Eve menyelesaikan kasus penuh perjuangan ini. sooooo gemassssss. dan sadar sih kenapa J. D. Robb bikin tokoh utamanya menikah sejak awal, karena kasuskasus Eve memang selalu berat dan butuh kecerdasan seorang Roarke dan uangnya tentu saja #HAHAHAHAHA. kali ini Letnan Divisi Pembunuhan kesayangan saya sedang berusaha menjegal kelopok sok setia bernama Cassandra, yang memberi tantangan terbuka kepada Eve sejak aksi awal mereka, sayangnya mereka harusnya sadar Eve itu peran utama, yaa kalu Eve gagal abis deh in Death series ga ada terusannya -,-" kesel banget, kenapa sih Eve harus keren, harus indah, harus logis dan penuh akal sehat. saya kan jadi semakin cinta sama mbak satu ini. dan ga nyesel sampai detik ini kenal sama Eve Dallas, nyesel justru kenapa ga dari dulu. yaa Tuhaaan cintaku Letnanku :*
☺☺☺☺


9 Wedding and a Wish, lanjutan dari Friend(love)ship, bukunya mbak Ifa Aviyanti kali ini sukses bikin saya kesel karena kelamaan deskripsi, banyak bumbu yang "hey, harusnya ini lebih serius." tapi sudahlah, mungkin memang maksudnya bikin comedy romantic, yaa. kali ini The Romantic Girl satu per satu mulai melangkah ke jenjang pernikahan, dengan pasangan masingmasing tentunya ((iyalah emangnya iklan rokok yang asiknya remerame)), tapi sayangnya kehidupan pernikahan yang mereka impikan tidak selalu berjalan mulus seperti yang selalu diimpikan, belumbelum aja udah banyak rintangan, dan sebalnya ada buku lanjutan! kan kzl.
☺☺☺



ohhhh, aku cinta Paman Donal. huhu, sesayang itu sama Donal Bebek. kali ini saya tertawa, sedih, manggutmanggut, gemas, dan pengen ngambil seluruh harta yang suka dibuat berenang sama pemiliknya, Gober Bebek. Komik Terbaru Disney Karya Carl Barks Bundel 1 ini bikin saya pengen cepetcepet punya bundel 2 nya dan yang lainnya, yang ada Donalnya. i mean, huhu, Donal tuh yaa memang ga kayak pamannya yang kaya raya, tapi hidupnya baikbaik saja dan justru lebih bermanfaat mengurus tiga keponakannya yang pintar dan baik hati. dan Kwik Kwak Kwek pun bukan ponokan yang jahat dan menuntut ((huhu, mau anak yang begini)) mereka dewasa dan banyak akal. Donal sekalipun tidak punya banyak harta tapi tetap bahagia. sedang pamannya? senang soh kalau Gober Bebek udah perhatian sama keponakan dan tiga cucunya itu, kayak yang, "ini kakekkakek pelit, sih, perhitungan, dan kesannya ga mau ngurus keluarganya, tapi dia sayang, dan dia menghargai perjuangan seseorang dan kerja kerasnya."
☺☺☺☺



sudah berapa Selasa yang dihabiskan Mitch Albom bersama dosen kesayangannya, yaa? Selasa Bersama Morrie atau Tuesdays with Morrie adalah sebuah kisah sang penulis menemani nara sumber, Mr. Morrie di harihari terakhir menjelang kematiannya akobat penyakit ALS yang dulu belum diketemukan bagaimana menanganinya. setiap Selasa, Mitch menemui Morrie untuk mengikuti kuliah kehidupan, mengembalikan semangat berbuat baik dnegaan tema yang berbeda setiap minggunya. Morrie tidak hanya mengajarkan kepada Albom, tapi juha kepada kami, para pembaca, yang kadang memang susah sekali diajak berpikir dengan kepala dingin, cenderung menginginkan atau membiarkan emosi mengelabuhi akal sehat. Morrie yang lemah dalam kerentaannya, mengajarkan banyak hal lewat sedikit katakata.
☺☺☺☺



Bilang Begini, Maksudnya Begitu. aduh, ini buku pegangan wajib buat kamukamu yang kepengen jago nulis puisi, bukan berarti ngerasa sok jago, yaa, tapi Sapardi beneren ngasih tau dasardasar puisi dan bagaimana para penyair mengungkapkan maksud dari puisi yang dibuatnya. jadi kadang, kita merasa sebuah puisi bermaksud mengatakan begini ehhhh tidka tahunya yang dia ingin sampaikan adalah begitu.
☺☺☺


ada rasa penasaran melihat Kazuho Ishiguzo dan bukubukunya, tapi mungkin kesan awal memilih An Artist of Floating World saya salah. jujur, SAYA GA NGERTI MAKSUD BUKU INI APAAAAA #maafkan mungkin sayanya aja yang bosen baca buku yang begini, so much deskripsi, minim dialog dan rapatnya tulisan bikin saya ngerasa kesel sendiri. huhuhu, saya masih penasaran, sih, dengan penulis yang satu ini sebenarnya, mau baca karya dia yang lainnya, deh, kali aja ada yang cocok #yha.



oh, haloooo Letnanku tersayang! Visions in Death now. this is beautiful. huhu, aku cinta Eve Dallas. kali ini J. D. Robb berbaik hati menuntaskan keinginan saya untuk tahu apakah Eve mau membagi kisah masa kecil dengan Peabody, and Peabody reaction is sooooooooo lovely, huhu, sayang Peabody. kali ini Eve memiliki tersangka seorang pembunuh psikopat yang memerkosa, mencekik dengan pita, menelanjangi korban dan akhirnya meletakkan korban di bawah simbol tertentu di taman kota. Eve sudah mulai mencari gambaran tentang pelaku dan apa motivasinya saat seorang cenayang datang ke kantornya untuk mengajukan tawaran kerjasama saat ia merasa mendapat penglihatan tentang pembunuhan. ada sedikit kejutan di bagian akhir cerita, dan tentu saja kisah heroik Paebody yang membangkitkan rasa persahabatan semua tokoh di sini. and thanks for ga bikin dua manusia fiktif kesayangan saya berantem di seri kali ini, J. D. Robb.
☺☺☺☺





gue pengen hidup kayak Allan Karlsson, si kakek berusia 100 tahun yang tepat di hari ulang tahunnya ia memanjat jendela, melompat keluar, dan mendarat di taman bunga kemudia pergi ke stasiun dan menjalani hampir satu bulan harihari menyenangkan yang penuh ketegangan, di mana ia yang semula menjadi korban dan sebisa mungkin diselamatkan sebelum nyawanya melayang berubah status menjadi tersangka pembunuhan anggota tindak kriminal. Allan benarbenar satu tokoh keren yang sudah malang melintang ke segala penjuru dunia, dan Indonesia juga ternyata, hahaha. buku tebal ini akan mengisahkan perjalanan Allah saat berusia 100 tahun dan flasback masa mudanya yang begitu luar biasa dan menyimpan banyak kenangan. you must read this one, The 100 Years Old Man Who Climbed Out of the Window and Disappeared.
☺☺☺☺

kemudian ada, ehem, Biru Jingga. he, HEHEHEHEHEHEEH. gimana yaa, maaf banget, tapi ini cerita selevel dengan kisah percintaan yang ditulis anak remaja untuk lomba mading sekolah mungkin. bukan menghina, tapi maaf sekali, jauh dari harapan covernya yang indah. saya seperti membuang waktu untuk membacanya, sekadar gugur kewajiban, dengan ending yang menggantung, fuuuhhhh, bye.


nb : saya masih punya hutang untuk Api Sejarah 2. tapi gimana, maafkan orangnya emang susah diajak diskusi untuk baca buku begini aja perlu waktu bertahuntahun.

Tidak ada komentar: