Rabu, 29 April 2015

positive mind


ahem, sebelumnya saya mau prolog dulu kenapa saya mau buat tulisan dengan judul provokatif seperti ini ((PROVOKATIF)) tapi dalam arti psositif yaa. ini sebenarnya karena saya jatuh cinta dengan seseorang bernama Allan Karlsson yang merupakan tokoh dalam buku berjudul, 100 years old man bla bla bla, gue jadi mikir betapa seringnya gue jatuh cinta dengan tokoh fiksi ((mureh)). Allan adalah seseorang yang dikarunia oleh Tuhan memiliki kemampuan berpikir positif disegala situasi, sekalipun ia sedang di penjara, di bentak dan di marahmarah oleh penguasa negara, atau bahkan harus melewati Himalaya untuk kembali ke negaranya.

jadi saya share dulu kalimatkalimat posotif opa Allan ini, yaa,

Allan tidak pernah mencampuri urusan orang lain, hidup atau mati. sedari dulu begitulah sifatnya dan akan selalu begitu.

pria berusia 100 tahun itu tidak pernah membiarkan orang lain membuatnya jengkel meskipun dia punya alasan untuk itu.

segala sesuatu ada waktunya.

menurut Allan, orangorang di abad ketujuh belas tidak perlu saling membunuh. kalau mereka sedikit sabar, pada akhirnya toh mereka akan mati juga. menurut Julius, hal yang sama berlaku pada setiap zaman.

seumur hidup dia tidak akan pernah mengeluh hanya karena sedikit ketidaknyamanan dan sekarang pun tidak.

apakah sudah waktunya untuk memutuskan hubungan dengan masa lalu dan melanjutkan hidup? sudah pasti.

balas dendam itu tidak baik. balas dendam itu seperti politik, satu hal akan diikuti hal lain sehingga yang buruk menjadi lebih buruk dan yang lebih burutk menjadi paling buruk.

bekas pemilik kios hot dog iti jatuh cinta pada pandnagan pertama. dan, sekarang, pada pandangan kesua perasaannya masih sama.

ketika duduk di perpustakaan. dia memikirkan sebuah masalah meskipun tak seorang pun menyuruhnya memikirkan hal itu- dan dia berhasil memecahkannya.

sesuatu yang sangat rumit ternyata solusinya begitu sederhana.

Allan tidak marah- sepertinya kata itu tidak ada dalam kamusnya.

Allan bukan orang yang suka menyimpan dendam.

dalam situasi tertentu lebih baik tifak tahu apaapa atau setidaknya lebih baik tidak perlu membuktikan bahwa kau tahu apa yang kau tahu.

orang boleh saja bertingkah semau mereka. tetapi menurut Allah, secara umum tidak perlu bersikap uringuringan kalau ada kesempatan untuk tidak begitu.

dia telah banyak makan asam garam kehidupan dan dia belajar bahwa konflik terbesar dan paling sulit diselesaikan di muka bumi ini terjadi karena dialog berikut ini, "kau bodoh, bukan, kau yang bodoh, bukan, kau yang bodoh"

Allan bukan tipe orang yang menaruh harap (atau, ketakutan) terhadap halhal yang akan segera terjadi. yang terjadi, terjadilah. tak perlu menebaknebak.

dalam beberapa peristiwa dalam hidup Allan yang penuh petualangan, dia pernah dibentakbentak, tetapi dia tidak pernah sama sekali balas membentak, dan dia tidak berencana melakukannya terhadap Stalin.

mengatakan hal yang sama berkalikali tidak ada manfaatnya.

tidak ada gunanya kahawatir sampai mati.

semakin kupikirkan, semakin aku merasa kita harus membiarkannya saja, dan kita akan lihat segalanya berjalan dengan semestinya karena itulah yang biasanya terjadi- bahkan hampir selalu.

apa pun, segalanya berjalan seperti adanya, dan seterusnya.

tetapi, mana ada kebahagiaan yang berlangsung selamanya?

segala hal memang harus berakhir.

dan sejak dulu dia orang yang tidak suka memaksa dan akan selalu demikian.

***

see, beapa positifnya pikiran opa Allan ini, mungkin karena ia sudah keliling dunia dan bertemu dengan banyak orang maka ia bisa mengetahui dan memahami setiap sifat manusia. mungkin untuk beberapa orang pikiran ini akan terlalu easy going tapi menurut saya kesimpulan Allan untuk beberapa sikap yang diambil adalah sikap yang tepat, seperti tidak mencampuri urusan orang lain, membiarkan segala sesuatu berjalan sebagaimana mestinya, tidak memaksa, tidak marahmarah ataupun menyimpan dendam, dan juga tidak membalas perbuatan buruk karena percaya semua orang akan mendapat seperti apa yang sudah ia tuai sebelumnya.

kalu hanya ngebaca kalimat yang saya share kayaknya ga akan lengkap dan ga akan utuh di kalian yang membaca, coba saja baca bukunya, layak baca, kok, serius. dengan petualangan yang seru dan masuk akal, ditambah humor garing tapi yaa bikin ngakak, susah deh ga suka sama buku ini dan opa Allannya :D

Tidak ada komentar: