Jumat, 20 Maret 2015

good wives ; menjadi istri!


oke, sorry for the title. tapi itulah judul buku yang baru saja sampai ke bagian "the end". saya bukan pencinta karya sastra klasik, tapi pas ((ga sengaja)) beli Little Women saya jatuh cinta dengan keluarga March. dan kali ini trimaksih kepada Gramedia yang telah menejermahkan kembali buku ini.

Good Wives adalah kisah lanjutan empat enak gadis Mrs. March yang ceria dan penuh kebahagiaan. kali ini Meg, Jo, Beth, dan Amy akan melangkah ke tahapan berikutnya, pernikahan. sebuah momen di mana mereka akan membuktikan bagaimana menjadi istri yang baik, merawat dan menjaga keluarga, bukan hanya untuk diri sendiri tapi untuk seluruh kehidupan. 

saya ga akan spoiler tentang bagaimana kehidupan keempat tokoh kita ini, seperti biasa yang akan saya share lebih kepada kata dan kalimat indah di dalamnya. semoga bermanfaat.


***

Mr. March memang miskin, dan prinsipnya yang teguh membuat kesuksesan duniawi tidak terjamah olehnya. Mr. March begitu alami, sealami bungabunga sederhana di padang rumput yang menarik para lebah.

rumah itu di isi oleh perabot sederhana, banyak buku, satu atau dua lukisan indah, tempat bunga di ambang jendela, dan, tersebar di berbagai sudut, adalah hadiahhadiah cantik yang dibuat oleh tangan penuh kasih sayang. hadiahhadiah ini terlihat semakin indah dengan pesanpesan cinta yang terkandung di dalamnya.

seorang nyonya rumah, betapapun indah dan megahnya rumahnya, harus tahu cara melakukan berbagai tugas rumah agar para pelayannya bekerja dengan baik dan jujur.

aku tidak suka halhal demikian. aku terlalu sibuk untuk memikirkan omong kosong seperti itu.

kegeniusan adalah kesabaran abadi - Michael Angelo

bahwa uang tidak dapat membeli tingkah laku yang beradab, bahwa kedudukan tidak selalu mendatangkan kemuliaan, dan bahwa asalusulnya dapat dirasakan, meskipun kondisi lingkungannya tidak sesuai.

bukankah akan lebih baik bagi kita untuk tidak membeli atau meminjam bendabenda yang tidak kita butuhkan, ataupun meniru gaya yang tidak sesuai dengan keadaan kita?

untuk apa kau menghabiskan uang, membuat keluargamu tegang, dan membuat rumah berantakan untuk sekumpulan gadis yang tidak memedulikanmu sedikit pun? kukira kau punya cukup harga diri dan akal sehat untuk tidak tunduk kepada perempuan mama pun hanya karena ia mengenakan sepatu bot bergaya Prancis dan menaiki kereta mewah tertutup.

memiliki banyak uang memang menyenangkan. meski begitu, kemiskinan memberikan kearifan tersendiri, dan salah satu hikmah indah dari keadaan yang sulit adalah kepuasan mendalam, yang datang dari kerja keras tangan maupun kepala kita. kita berutang setidaknya separuh dari kebijaksanaan, keindahan, dan rahmat dunia kepada masamasa yang penuh tantangan.

selalu saja, peristiwa seperti ini berlangsung di tengah suasana yang tidak tepat. memang, ada sesuatu yang tidak terhindarkan dalam halhal tersebut, yang hanya dapat kita renungkan, telaah, serta tanggungkan sebaik mungkin.

kunci kedamaian dan kebahagiannya terletak pada kehormatannya yang kau jaga.

jangan menyinggungnya, dan hindarilah kesalahpahaman, ataupun katakata yang diucapkan saat emosi melanda, karena itulah yang sering kali menimbulkan kesedihan serta penyesalan.

ciuman yang penuh penyesalan adalah lebih baik ketimbang segunung katakata.

jika orangorang itu lebih peduli pada bajuku dan bukan diriku, maka lebih baik aku tidak menemui mereka.

sayangnya, tidak ada jendela yang dapat digunakan untuk melihan isi hati kita, dan tidak ada orang yang membaca pikiran orang lain.

hanya karena mereka telah bersikap keji, bukan berarti aku harus melakukan hal yang sama. aku tidak suka sikap seperti itu.  dan meskipun menurutku aku berhak merasa tersinggung, aku tidak ingin menunjukkannya. mereka justru akan merasa lebih malu karenanya, ketimbang menerima katakata kemarahan, atau tingkah berang.

kelembutan selalu merupakan balasan yang terbaik bagi pukulan, walaupun terkadang memang sulit untuk memberikannya.

perlakukanlah orang lain, sebagaimana kau ingin diperlakukan.

dalam hidup ini, kerap kali pesanpesan kebajikan dan kebijaksanaan datang kepada kita melalui orangorang biasa yang kita temui di jalan, dis ekolah, di kantor, ataupun di rumah.

saat kita melakukan suatu pengorbanan, meskipun kecil, kita ingin tindakan tersebut dihargai.

saat seseorang melakukan suatu kekejian, amat mungkin ia akan melakukan perbuatan keji lainnya.

akal sehat memang selalu didahulukan Jo sebelum emosi. baginya, pahlawanpahlawan dalam cerita, yang dapat disimpan di ruang kerja hingga mereka kembali dibutuhkan, lebih baik ketimbang kekashi sungguhan, yang lebih sulit diatur.

bahwa hati, seperti juga bunga, tidak bisa ditangani dengan gegabah. perasaan haruslah merekah dengan sendirinya.

dan katakata penuh kasih sayang sudah cukup untuk megobati macammacam kegundahan.

dalam sebuah hubungan, agar kedua belah pihak dapat bertahan dan tetap merasa bahagia, kalian harus punya kesabarab dan keteguhan seluas samudera-serta cinta.

kau menikmati kebebasan samapai kau bosan dengannya; hanya pada saat itulah kai akan menemukan hal lain yang lebih manis.

kebaikankebaikan kecil menunjukan karakter seseorang.

dan kalaupun aku tidak punya gaya, aku punya akal sehat. dan itu lebih baik dari kebanyakan orang. aku sungguh benci orangorang yang berpikiran dangkal.

Tuhan bukanlah sebuah kekuatan kosong, dan kefanaan bukan sekedar dongeng cantik, melainkan rahmat.

karakter yang jauh lebih berharga ketimbang uang, pangkat, kecerdasan, ataupun ketampanan.

mustahil bagi seseorang memaksakan cintanya kepada orang lain, kalau memang cinta itu tidak ada.

aku tidak yakin aku akan menikah. aku bahagia seperti ini apa adanya, dan aku terlalu mencintai kebeasan. aku tidak tergesagesa menyerahkan lebebasanku kepada pria mana pun juga.

aku akan hidup dan mati untuknya, kalau orang itu datang, dan membuatku lupa diri sehingga mencintainya.

di dalam hatinya yang sedih, ia tahu bahwa kesetiaannya, seperti cintanya, tidak bisa dialihkan.

kerap kali, di antara diri kita dengan mereka yang terdekat dan terkasih, muncul penghalang yang sangat sulit untuk dilintasi.

orangorang yang sederhana, dan berhati tulus, amat jarang berbicara mengenai kesalehan mereka; karakter ini tampil dalam tindakan, dan bukan katakata, serta memiliki pengaruh yang lebih besar ketimbang khotbah ataupun ungkapan protes.

pekerjaan yang paling membahagiakan bagi seorang perempuan adalah rumah mereka, kehormatan tertinggi adalah seni mengelola dan mengendalikannya-tidak sebagai seorang ratu, melainkan sebagai istri dan ibu yang bijaksana.

katakata dari bukubuku tua, yang tampak begitu kaya akan kebijaksanaan dan hikmah kehidupan, terasa sesuai didengarkan pada hari ini, sebagaimana ketika katakata itu pertama kali diucapkan berabadabad lalu.

harapan bisa menjawab cinta, dan keyakinan membuat kepasarahan bukan hal yang mustahil dirasakan.

berbuat untuk sesama, jiwa yang baik yang mampu memaafkan dan sungguhsungguh melupakan keburukan, kesetiaan kepada tugas yang membuat hal tersulit sekalipun terasa mudah, dan keyakinan tulus yang tidak mengenal takut, melainkan terus merasakan percaya tanpa diusik keraguan.

tanpa gejolak, tanpa ambisi, namun penuh dengan kebaikankebaikan murni yang "beraroma manis, serta merekah di tengah debu"; sikap yang sama sekali tidak mementingkan diri sendiri, yang membuat manusia paling rendah hati di muka bumi ini dipanggil paling awal oleh sang Pencipta, dan menjadi contoh keberhasilan sejati yang bisa di raih siapa saja.

mengakui kekurangan dari keinginankeinginan duniawi, dan merasaka kedamaian indah melalui keyakinannya akan keabadian cinta.

sangat baik untuk berkata kita akan baikbaik saja, tapi itu tidak berarti kita mempu mewujudkannya sekaligus. kadang, dibutuhkan tarikan yang panjang dan kuat oleh banyak orang, sebelum sebagian dari kita mampu berdiri dan menatap jalan yang benar.

adakah yang lebih indah daripada menyerahkan diri demi kebahagiaan kedua orangtuanya, mencoba menciptakan rumah yang hangat untuk mereka, sebagaimana dulu orangtuanya lakukan untuknya? dan apabila kesulitan harus datang untuk memperindah buah kerja kerasnya, apalah yang lebih sulit bagi seorang gadis yang aktif dan ambisius ketimbang menyerahkan harapannya sendiri-rencana dan keinginannya sendiri-demi kebahagiaan ornag lain.

coba puaskan diri dulu dengan cinta dari ayah da ibumu, saudara dan saudari, teman dan kemanakan, sampai pecinta terbaik datang untuk memberikan hatinya kepadamu.

memiliki seseorang yang bisa dicintai sepenuh hati, tempat bersandar, selama yang diizinkan Tuhan.

siapa pun bisa menjalani dengan bahagia apabila punya kekuatan di dalam dirinya yang bisa ia andalkan.

kelak kebaikan hati dan rasa hormat akan terasa semanis cinta dan kekaguman pada saat ini.

orangorang kaya tidak berhak sekadar duduk dan menikmati kekayaan mereka, atau membiarkan uang mereka bertumpuk hanya untuk dihamburkan orang lain. rasanya tidak masuk akal, meninggalkan harta yang begitu banyak saat wafat. lebih baik menggunakan uang dengan bijaksana selagi masih hidup dan merasakan nikmatnya beramal dengan membuat sesama manusia bahagia karenanya. kita sendiri akan mengalami harihari menyeangkan dan menambah kesenangan itu dnegan bersikap murah hati kepada orang lain.

ia menyimpan duka, ia kesepian, ia akan menemukan ketenangan di dalam cinta sejati. aku punya hati yang penuh untuknya, bukankah sudah semestinya aku menemuinya dan berkata, "jika sesuatu yang hendak kuberikan, dan yang ingin kudapatkan ini dapat dianggap cukup layak, maka ambillah, atas nama Tuhan".

bahkan jika kau berusia tujuh puluh tahun, aku tidak akan bisa menahan diri untuk mencintaimu.

kita saling mencintai dan cintalah yang membuat segalanya terasa ringan. aku pun masih memiliki tanggung jawabku dan pekerjaanku. aku tidak akan merasa tenang apabila aku meninggalkannya, bahkan untukmu. jadi, kita tidak perlu terburuburu atau merasa tidak sabar. kau bisa bekerja dan aku akan bekerja di sini dan kita bersua dengan riang berharap untuk yang terbaik, serta memasrahkan masa depan pada kehendak Tuhan.

berpaling dari gelapnya malam, badai, dan rasa kesepian, kepada terangnya cahaya rumah, dan kehangatan, dan rasa damai yang menanti untuk menyambut mereka dengan ucapan "selamat datang" yang menentramkan, Jo menuntun cintanya masuk, dan menutup pintu di belakang mereka.

***

saya merasa, sejak buku pertamanya, Little Women, bahwasannya keluarga March ingin mengajarkan bagi kita bagaimana melalui kehidupan ini degngan sungguhsungguh, dengan memasrahkan diri dan meyakini diri bahwasannya kehidupan adalah hal yang patut kita syukuri, dengan apa pun yang terjadi di dalamnya, bagaimana kita bisa menemukan halhal terbaik setiap harinya, diantara segala hal yang mungkin menyakitkan dan bagaimana kita keluar dari kondisi yang menyulitkan diri sendiri maupun orang lain.

Tidak ada komentar: