Sabtu, 13 Desember 2014

december's read - 2014 ; the devil's DNA


oke, maafkan saya dan tolong jangan bilang ke ibu bos kalau saya "mangkir" sebentar dari kegiatan itung menghitung dan audit mengaudit yang luar biasa itu.

mari kembali sejenak ke buku pilihan Desember ini. judul aslinya sih, Sleeping Into Darkness dan ditambahin caption gitu deh, caption yang bikin saya, "wah, wah, aje gile, keknya sik berat ini buku", The Devil's DNA. waktu pertama kali liat covernya, trus yang punya ekspektasi besar buat baca sampe selesai.

tbh, saya kepengen banget ngasih lima bintang ke semua buku yang saya baca di bulan ini, tapi maafkan itu tidak berlaku ternyata untuk buku ini. saya sedih, huhuhuhu.

berkisah tentang seorang detektif polisi bagian pembunuhan di NY bernama Fransic yang mengusut kasus pembunuhan pada tahun 1983, dan menangkap pelaku yang diketahui masih muda belia dan ternyata tak bersalah. kasus pembunuhan lain muncul 20 tahun setelahnya, dan apa dikata ternyata polisi menemukan DNA pelaku di kuku korban yang ternyata adalah DNA milik korban pembunuhan 1983 yang ditangani Francis.


***

buat saya, ini ide cerita yang bagus, indah, asik, seru dan misterius. begitulah seharusnya sebuah novel misteri dibuat. tapi sayang, basa basi di dalamnya buat saya terkesan dipaksakan, perkenalan yang terlalu panjang dan membosankan.

jadi sih, yaa, saya cuma baca bagian buku ini membahas kasusnya aja, mungkin memang akan meninggalkan lubang di cerita yang masuk ke otak saya, tapi saya akan semakin ga nyambung kalau harus memaksakan diri untuk membaca kata per kata yang sebenarnya ga ditulispun ga apaapa.

"kau menunggu dan terus menunggu sesuatu, lalu ketika hal itu terjadi, kau seperti tak pernah mengharapkannya."

"sesuatu tidak berhenti hanya karena kau berpurapura hal itu tidak terjadi. ia terjadi terus dan terus. kau harus menghentikannya. kau harus mengambil kendali."

rasanya seperti menatap matahari. kau tahu ada sesuatu di sana namun tak dapat memandangnya. karena akan memakar mata keluar dari tengkorakmu.

"jika seseorang memberimu kesempatan untuk tak membuat kesalahan terbesar dua kali dalam hidupmu, kau akan melakukan segala cara."


Tidak ada komentar: