Senin, 08 Desember 2014

december's read - 2014 ; ceremony in death


diawali dengan kematian salah satu rekan polisi Eve yang sudah senior dan saat datang ke pemakaman Frank, Eve didatangi oleh cucu alm. yang berusaha meminta tolong untuk menyelamatkan dia dari sekte yang pernah ia ikuti di mana ia melihat pembunuhan seorang anak.

Eve mendapatkan misi khusus dari komisaris untuk menyelesaikan kasus Frank dengan diamdiam. bertemu dengan dua pengenut sekte yang saling bertentangan, hitam dan putih Eve berusaha menuntaskan kasus yang membuatnya hampir kehilangan teman terbaiknya di kepolisian, pelatih sekaligus guru dan ayah baginya. 




***

"kakekku dulu pernah berkata bahwa sekali kau mengusut sesuatu, kau takkan menyerah sebelum menuntaskannya." | "kalau kau menyerah, kau akan kalah. aku tidak mau kalah."

"kau tidak bisa kembali ke masa lalu dan mengubahnya. kau harus bisa menerimanya."

"Roarke. aku cinta padamu. semakin lama semakin mudah mengatakannya. kurasa aku mulai menyukainya."

"kau tidak bisa memisahkan pekerjaan dari dirimu. aku tidak mengaharapkan atau menginginkan hal itu. apa yang menyentuhmu, menyentuhku juga. itulah yang kuharapkan dan kuinginkan."

"kasus terakhir yang kutangani hampir saja membuatmu terbunuh. aku terlalu membutuhkanmu. salahmu sendiri." | "tepat sekali. itu jugalah yang kuinginkan."

"orangorang yang kauajak bicaea cepat sekali mati, Dallas."

"tapi ke mana kau pergi menjauhi semua yang akan selalu ada."

:kaulah cintaku. kaulah satusatunya."

"aku cinta padamu. aku sangat mencintaimu. bahkan terlalu mencintaimu sampai terkadang sikapku tolol sekali." | di sampingnya. Roarke tersenyum dalam kegelapan. ia tidak pernah tertidur lebih dulu.

"orang kan sering melakukan halhal yang tidak sesuai karakter dan bertentangan dengan keyakinan mereka."

"kau bisa lari, tapi tidak bisa bersembunyi."

"dia menyayangimu padahal dia tidak gampang menyayangi orang. merasakan kasih sayang saja sulit baginya, apalagi menunjukkannya. sebagian dirinya selalu bersiap untuk dikhianati, untuk halhal yang tidak terduga. dia tidak layal disakiti lagi."

"hidup dneganmu begitu....berwarna. | yeah, kayak segala sesuatu dalam hidupmu berwarna abuabu saja sebelum aku datang."

"kau selalu ada di sini. bahkan di saat kau tidak ada." | "kita tidak sendirian, tidak lagi. kita berdua. bicaralah padaku. bukan hanya masalah pembunuhan dan bukti yang ada dalam pikiranmu saat ini."

"ketika kau mencintai seseorang, kau bisa menerima kekurangan kecil, tapi kau tidak mau melihat kekurangan besarnya. kau tidak mau mengakui orang yang kau sayangi mampu berbuat begitu, jadi kau berpurapura itu tidak ada."

"kurasa aku tidak bisa mengabulkan keinginanmu untuk bercerai." | "tidak?" | "he-eh. jangan harap aku mau melepas kopimu yang enak itu."

"Eve?" | "ya" | "aku memujamu."

"kau dicekoki obat, ditampar, diikat dalam keadaan telanjang, dan hampir mati, tapi gambar bunga mawar di bokong membuatmu merasa terhina?" |"yang lainlain itu kan sudah tugasku. tapi bunga mawar itu masalah pribadi." "ya Tuhan, Letnan, aku cinta padamu."

yaa tolonglah, Roarke ini TT_____TT

he just perfect husband material yang sekeren itu, seindah itu untuk dijadikan suami ((menurut lo)) ((yang punya separo manhattan, gan!))


Tidak ada komentar: