Senin, 03 November 2014

October's read - 2014


bulan ini dimulai dengan antalogi puisinya 17 penyair perempuan Indonesia. Selendang Pelangi, judulnya. selendang, salah satu jati diri perempuan, dan pelangi, yang berwarnawarni seperti kehidupan kami, perempuan. 17 penyair perempuan dengan talenta luar biasa membayangi 3 hari saya, menekan seluruh ego untuk sejenak membaca barisbaris kata yang mungkin saja adalah kenangan masa lalu mereka, atau sekadar harapan tentang masa depan yang belum tentu ada. ada kesesakan, ada bait yang ((bagi saya)) -maaf menjijikan, ada kisah asmara yang usai bahkan sebelum dimulai, dan ada banyak cerita tentang perempuan yang mungkin terlupa oleh banyak orang. antalogi yang menarik, membuat saya tergiur untuk menulis baitbait lagi di sini. selalu begitu, kadang rindu memang harus dipancing dahulu.

kemudian, ada #jengjet Insurgent! men, sekangen itu sama Four dan kekesalan yang gue dapet. hiks. bukan soal kisah dalam bukunya yang dimaksud, tapi karakter Fournya. iya sih, maybe dalam bayangan gue aja dia yang perfect, i mean di Divergent dilukiskan dia yang punya karakter kuat dan bisa berpikir jernih. udahlah, ngapain ngomongin Four, jadi Insurgent menceritakan tentang kelanjutan kisah Tris dan Tobias yang pergi dari Dauntless karena pemberontakan Erudite dan Dauntless pembelot, kemudian bagaimana perjuangan mereka berdua sampai akhirnya bertemu dengan factionless dan bergabung untuk bekerjasama. i really like karakter Tris yang kuat, dan ga terpengaruh dengan keadaan sekitar. baca buku ini bikin saya pengen jadi Erudite ((iya mereka memang jahat)) yang Divergent. men, lo harus tau siknya jadi Erudite yang pinter dan haus ilmu pengetahuan, yang bisa mengontrol tapi lo ga bisa dikontrol.

Allah Loves You, Back To Your Allah. tertarik dengan sinopsis dibelakang bukunya, makanya milih buku ini buat dibawa pulang. not bad, tapi yaa not too worst juga ((hehehehe)).

kemudian bukunya om Budiman Sudjatmiko, Anak-anak Revolusi yang sudah membuat saya penasaran sejak pertama kali ngeliat sampul bukunya. berkisah tentang perjuangan beliau sebagai salah satu anggota partai di jaman Suharto. sebenarnya lebih mirip biografi yang ga jadi, dan tbh ga terlalu suka. mungkin karna saya ga demen soal per-partaian dan sejenisnya.

ada Musim Gurur Terakhir di Manhatan dideretan buku berikutnya. sebuah novel percintaan yang saya dapet di bazaar. tentang seorang muslimah yang punya masa lalu kelam dan trauma mendalam soal percintaannya, kemudian bertemu dan berencana menikah dengan pria asing yang menjadi mualaf. perjuangan Rosie melawan traumanya digambarkan dengan begitu indah tapi sayang akhir kisah yang mudah ditebak bikin jadi yang, "duh, we want some big surprise sesungguhnya, mbak."




Khadijah, ketika rahasia "mim" terungkap. sebuah novel yang manis sekali, saya kira pengarangnya lakilaki ((efek kebanyakan baca buku bang Tere)) ga taunya perempuan. isi bukunya mengenai ibunda Khadijah, sejak sebelum beliau dilahirkan, riwayat kisah masa kecil, masamasa dewasa sebelum bertemu Rasulullah, suami dan anakanaknya, dan mengenai kehidupan bersama Muhammad saw.

selanjutnya ada buku yang saya suka banget, buku tentang sains dan agama dijadikan satu ((aduh, lemah sudah saya)). selalu suka dengan  erpaduan agama dan ilmu pengetahuan. Buku Saku Ayat-ayat Semesta terbitan zaman ini adalah satu dari sedikit yang berkisah tentang sains dipadu dengan agama. isinya tentang, planetplanet, pengenalan sistem tata surya, bumi, bulan, makhluk hidup, sampai ke syaitan dan malaikat, lalu surga dan neraka serta hari kebangkita yang keseluruhannya selaras dengan ayat al Qur'an. kita diberikan bukti bahwa 14 abad yang lalu, manusia pilihan Tuhan sudah lebih dahulu mengeti tentang alam semsta ini dibandingkan dengan ilmuan paling pintar abad ini sekalipun.

kemudian ada Nonviolent Soldier of Islam, biografi Badshah Khan. buku kedua karangannya Ekhnath Easwaran yang saya baca setelah Ghandi The Man. berkisah tentang perjuangan Khan Abdul Ghaffar di Perbaatasan saat India masih dalam jajahan Inggris. bagaimana masa kecilnya, kehidupannya, keluarganya, dan bagaimana ia akhirnya debagai seorang Pathan berjuang bersama Ghandi dengan mengandalkan nir kekerasan atau anti kekerasan dalam menghadapi jajahan Inggris tanpa mengangkat senjata. abis baca buku ini saya jadi ingin memaafkan orang yang ((menurut saya)) udah jahat, aduh seharusnya ga pernah punya pemikiran jahat smaa orang lain, yaa. dalam buku ini dijelaskan bahwa nir kekerasan atau perjuangan tanpa menggunakan kekerasan dan mengangkat senjata adalah cerminan dari kebaikan Tuhan dalam diri kita. siapa yang dekat dengan Tuhannya akan dengan senang hati memilih jalan ini.

Peter Pan punya J. M. Barrie adalah buku selanjutnya. karya fantasi satu ini menarik perhatian dengan cover yang "duh, kok lucu", serius, saya bukan penggemar kisah novel fantasi -terlebih anakanak- jadi yaa, ga ada review berarti sekalipun pas baca yaa ngerasain serunya juga. :D

yang terakhir, 417 Kesalahan Shalat. sudah bisa ditebak seperti apa isinya, yaa. mengenai apa saja kesalahankesalahan yang dianggap wajar dalam masyarakat mengenai shalat kita selama ini. mulai dari niat, wudhu, lalu takbir sampai salam, baik shalat sendirian maupun berjamaah.



Tidak ada komentar: