Senin, 22 September 2014

never enough


"mbak, bukannya belum lama yaa beli yang banyak itu?" - Wahyu, pas lagi di bazaar Gramedia, Ahad Sept' 21st 2014.

dan saya cuma, "ehehehehe.", pasang muka 'yaa mau gimana sih, mbek. namanya juga gue cinta.' ((yha)) ((cinta kok sama kertaskertas)). i never feel wrong to buy so much/too much books. bagi saya mereka ga akan pernah mubazir. sekalipun belum semua dibaca karena yaa mata wa kan cuma dua, bukunya berlembarlembar, menurut ngana aja?

saya ga pernah merasa terlalu mahal untuk membeli sebuah buku. atau terlalu banyak menumpuk buku. hey, kamu harusnya tahu gimana sensasi melihat tumpukan buku di lemari dan di kasur, di lantai dan di meja kamar kamu. it's so apa yaa, lebih memacu adrenalin dibanding nonton The Conjuring sendirian ((udah sering)) ((kan temen)) /yaa Allah, ampun/ /ga ding/ /bukan temennya setan insyaAllah/ wkswks. itu rasanya kayak, gimana yaa. yaah setiap manusia kan punya ketertarikan tersendiri dengan sesuatu. dengan bukubuku, dengan bendabenda ((like my cousin who's freak out with Hello Kitty, oh Lord)), atau dengan seseorang ((hah)) ((heh)). dan saat kalian memilikinya, rasanya kan pasti kayak jalanjalan di langit, yaa. bertabur bintangbintang, ditemani rembulan. mungkin aja rasanya bahkan lebih dari ngeliat Milky Way pake mata kepala sendiri, ga lewat teleskop, langsung gitu dengan mata telanjang. ((stop)) ((gue bisa gela kalau ngomongin Milky Way)).


yup. you can never read too much. like. never. ga akan pernah, semoga. saya ga bisa bayangin kalau saya hidup hingga menua, beruban, tapi ga ada bukubuku di samping saya ((selain kamu tentunya)) ((kan)) ((mulai)). jadi, please don't blame my love for books, because i just read books i want to read. sebutlah saya berlebihan atau sok atau apa, tapi saya bukan orang yang 'peoples read this book, i must read it too', NO. saya hanya membaca buku yang ingin saya baca. ga perduli buku itu terlaris di dunia, bikin orang berkacakaca, ratting di Goodreas ga ada yang di bawah 3 bintang. like what Haruki said, "if you only read the books that everyone else is reading, you can only thinks what every one else thingking".



ini kebenaran satu lagi. kalau kamu ngerasa buku yang kamu punya udah 'keterlaluan' banyaknya, mungkin itu salah rak/lemari buku kamu yang terlalu kecil. kamu harus punya satu lagi, atau buat yang lebih besar. jangan salahkan buku kamu, karena mereka ga pernah terlalu banyak, bahkan sangat kurang. if you finish with one book, let's go with another, baby. :*
 

dan pada akhirnya, satu hal penting yang harus kalian tahu adalah, i didn't choose books, they choose me.

Tidak ada komentar: