Rabu, 02 Juli 2014

he loves me, he loves me not ; saat dunia khayalanmu memonopoli kenyataan


"ternyata rasa suka itu bisa jadi penyakit"


***

[warning : spoiler allert] ((buat kamukamu yang ga suka di spoiler : kalau lo yang belum nonton kenapa gue yang mesti ribet untuk ga cerita)) ((sarcams mode : activated))

begitulah sepenggal kelimat kesimpulan yang keluar saat saya selesai menonton film buatan Perancis ini. cukup jadul, 2002 dan untuk yang belum nonton boleh kok close tab karena saya akan spoiler sekali di sini. :)




bermula dari pembicaraan gaje ((ga jelas)) antara saya dan Hanif mengenai Dilema Cinta Sekantor #lah #itumah #judul #ilk #yagpp lalu si adek ini bilang supaya saya menonton film Perancis tentang rasa suka yang membuat seseorang menjadi gila ((dalam arti sebenarnya))

He Loves Me, He Loves Me Not dibagi menjadi tiga bagian. pertama sudut pandang pemeran utama wanita, kemudian pemeran utama pria, dan akhirnya sudut pandang normal. dibuka dengan adegan pembelian bunga di sebuah toko bunga ((yaa kalau beli bunga di toko material suka ga ada)) ((emang ga ada)) untuk dikirimkan ke lelaki pujaan yang ternyata udah punya isteri #jengjet

lah, trus kok bisa dia ngirim kembang mawar ke laki itu? emang dia ga tau itu laki udah punya bini? tau. dia tau dan dia ga perduli. potongan film pertama kita akan disuguhkan bagaimana rasanya patah hati, menderita, cinta tak terbalas, dan kebodohan serta ambisi menuju kegilaan. bagaimana dari sisi si perempuan kita merasa, "kok ini laki satu jahat banget, yaa. ngapain ngasih harapan ke tetangganya kalau dia udah nikah, dan ga suka sama dia?"

eitttssss, lanjut dulu ke bagian keduanya, jangan keburu ambil kesimpulan. dari sudut pandang pemeraan lakilakinya maka kita akan tau apa sih cerita sebenarnya, dan bagaimana sebenarnya perasaan pria ini dengan tetangganya? ternyata oh ternyata, si wanita hanya ke GR an, ternyata si lakilaki tidak pernah bermaksud menunjukkan apalagi menyatakan rasa cinta. ternyata semua kebetulan itu bukan untuk menarik hati tetangganya.

bagian film berikutnya kita disuguhkan apa yang terjadi kemudian, kenapa sebenarnya wanita itu sampai akhirnya ia didiagnosa penyakit yang lumayan berbahaya sehingga harus diterapi sekitar 5 tahunan, ((maafkan nama penyakitnya lupa)) ((males buka filmnya lagi)) ((kok jahat)). jadi ternyata selama ini perempuan ini hidup dalam dunianya sendiri, memang kan yaa kita kadang suka ngayal ((dan ngeyel)) trus itu suka bikin skenario sendiri atas kejadiankejadian di sekitar kita. nah, ternyata rasa suka itu penyakit, lho! iya, perempuan yang menyukai lakilaki tetangganya ini suka padanya dan merasa bahwa lakilaki itu juga mencintainya. merasa bahwa semua kejadian yang dianggap "kebetulan" oleh si pria bukanlah kebetulan, itu adalah tanda yang diberika oleh pria tsb untuk menunjukkan rasa cintanya. tunggu sebentar, guys....berapa kali ngerasa begini sama orang yang ditaksir? :) :) :)

jadi benarlah kalau kalau kadang saat kita jatuh cinta, kita cenderung menghubunghubungkan suatu kejadian dengan orang yang kita suka, sama seperti wanita dalam film ini, dia suka lalu merasa si lelaki juga suka, dan akhirnya ia membentuk kesimpulan sendiri terhadap apa yang terjadi di sekelilingnya. sederhana, tapi berbahaya. kenapa? karena akibat dari dunia khayalnya itu adalah, ia tidak bisa berpikir jernih, tidak bisa membedakan mana nyata mana bukan, mana yang pantas dia lakukan dan mana yang seharusnya tidak dia lakukan. ia membahayakan temannya, orang lain yang tak bersalah, dan jelas menghancurkan masa depannya sendiri.

mungkin saat ini kisa masih bisa berpikir bahwa, ah engga kok perasaan saya tidak akan seperti itu, saya tidak akan bertindak bodoh seperti wanita dalam film itu. but, who's know, honey? siapa yang tahu bagaimana masa depan. jadi, saat kita menyukai seseorang, jika memang dia bukan milik kita atau dia memang tidak ingin jadi milik kita dan tidak ingin kita memilikinya maka berhentilah merasa bahwa semua yang terjadi yang berkaitan dengan aku dan kamu adalah sebuah tanda, sebab tanda sebenarnya jika dia cinta hanya satu, datang ke orangtuamu untuk mengikat perjanjian berat antara kau dan dia #eaaaa #eaaaa

nah, kalau sekarang sedang jatuh cinta dengan seseorang cukuplah dengan menyimpannya rapatrapat, agar tak semua orang tau agar tak ada yang kelak tersakiti, semoga Tuhanmu memberikan yang terbaik untuk dunia dan akhirat. aamiin.

selaman menonton dan enjoy the stupidity, but be strong to face the truth. ((if you know what i mean))

Tidak ada komentar: