Selasa, 13 Mei 2014

mata air perasaan ; aku hanya sedikit meminta


"Memiliki" dan "melepaskan"
Berasal dari mata air perasaan yang satu
Hanya berbeda tujuan alirannya
Tapi sejatinya sama
Memiliki bahkan bisa dalam bentuk melepaskan
Membiarkannya terbang bahagia
Pun melepaskan bisa selalu berarti memiliki
Memiliki kenangan terbaik
Memiliki cinta terbaik meski dilepaskan

"Mencintai" dan "membenci"
Apalagi yang satu ini, Kawan
Sungguh berasal dari mata air perasaan yang satu
Bening sekali mata air tersebut
Tapi kemudian berbeda alirannya karena egoisme
Padahal sejatinya sama
Banyak orang mencintai yang kemudian jadi membenci
Dan lebih banyak lagi orang2 yang membenci
Namun dia sungguh mencintai
Menyebut namanya dalam senyap

"Rindu" dan "Melupakan"
Juga berasal dari mata air perasaan yang satu
Mengalir deras begitu sejuk muasalnya
Tapi kemudian berbelok masing2 sesuai keinginan
Asalnya sih sama saja
Bukankah banyak kerinduan saat kita hendak melupakan
Dan tidak terbilang keinginan melupakan dalam rindu
 
Di dunia ini
Jika kita duduk takjim di tepi sungai kehidupan
Kita bisa merasakan hakikat perasaan2
Dan kadangkala, sesuatu yang terlihat bertolak-belakang
Sejatinya berasal dari hal yang sama

Inilah sajak mata air perasaan
Tidak mengapa terpaksa melepaskan demi memiliki
Tergugu cinta dalam kebencian
Pun rindu dalam usaha melupakan
Sepanjang patuhi rambu2 agamanya
Jangan merusak diri sendiri dan orang lain
Kita manusia,
Besok lusa semoga jadi lebih baik

*Tere Liye
 
 


***


setelah sekian lama aku mencoba bertahan dengan luka, mengapa kau kembali? mengapa kau datang lagi saat aku sudah berhasil meyakinkan hatiku bahwa kami -aku dan hatiku- akan baikbaik saja saat berita itu tiba? mengapa kini, kemanapun aku berjalan kau seolah satu hasta di hadapanku.

lantas, bagaimana aku harus bertahan?

haruskah aku merapuhkan hatiku lagi?

tak mengertikah kau aku sudah kelelahan?

jika memang takdir tak menyatukan, aku hanya sedikit meminta
biarkanlah aku bahagia sendiri
aku hanya sedikit meminta, tak ada lagi kau dan semua bayanganmu dalam pandang mataku

Tidak ada komentar: