Selasa, 01 April 2014

March's read 2014


akhirnya setelah perjuangan selama sebulan penuh, saya berhasil menyelesaikan buku-buku yang sebelumnya telah menjadi taget.

satu. The Fellowship of The Ring. buku pertama dari trilogi LoTR ini berkisah tentang bagaimana Frodo sang Hobbit kesayangan kita bertemu dengan cincin Sauron. terlepas bahwa saya lebih dulu menonton filmnya dan sangat mencintai film tersebut jadi apapun yang tercantum dalam buku ini sama sekali tidak mempengaruhi apa yang sudah ada di filmnya. terlepas bahwa pemilihan Frodo menjadi pembawa cincin ternyata berbeda dan kejatuhan Gandalf saat bertempur dengan iblis api tidak se-dramatisir apa yang sudah saya saksikan di layar kaca. tapi tetap saja buku ini layak menjadi salah satu buku laris di dunia.

dua. jelas lanjutannya, The Two Towers. buku kedua, cerita terfavorit saya. alasan mengapa saya sangat menyukai The Two Towers adalah karena perangnya paling seru. setidaknya itulah yang divisualisasikan dalam filmnya. dan ternyata bukunyapun sama menariknya.

The Return of The King. percaya atau tidak, saya menyelesaikannya dalam sehari! hkhkhk. ga mau panjang lebar jelasin, ah. kalau mau review udah banyak yang beredar di internet, sila cari sendiri atau sila baca sendiri bukunya. tapi yang paling seru, sih pas baca index terakhirnya dan agak kaget juga begitu tahu kalau ternyata Goldilocks itu keturunan Samwise Gamgee, hahaha.

empat. The Hobbit. diantara tiga buku pendahulunya justru buku dnegan cerita pertama inilah yang paling menarik dibaca, selain karena belum nonton filmnya secara penuh, terjemahan buku ini juga paling enak dibaca dan aslilah dua hari gue beres baca ni buku. beneran se-asik itu. coba, deh.


lanjut ke buku berikutnya, sebenarnya sudah saya baca ditengah-tengah membaca empat buku di atas cuma saya lupa urutan keberapanya jadi yaa ga papa lah, yaa.

next is Ashabul Kahfi, Melek 3 Abad. sebuah buku yang menceritakan kisah Ashabul Kahfi, 7 pemuda yang bersembunyi dalam gua, yang menghindari mengakui kekuasan Tuhan selain Dia yang menciptakan langit bumi dan isinya. kemudian di bab-bab berikutnya banyak kisah menarik yang bisa diambil hikmahnya, kisah yang indah dan penuh manfaat.


selanjutnya, buku keenam. Autumn in Paris. ah, sebenernya gue kesel kalau mau bahas buku ini, kenapa? yaa karena gue nangisnangis bacanya. ih bete banget. sebelas duabelas sama Sunshines Become You. ngerti ga, sik, mbak Ilana Tan ini kalau gue benci sad ending. selalu nangis yang sakit se sakit itu tiap baca kisah cinta yang ga bisa bersatu. bercerita tentang sepasang manusia yang saling mencinta namun ternyata kenyataan mengatakan bahwa mereka tidak boleh saling jatuh cinta dan sampai kapanpun tidak akan bisa bersama. persoalan bukan pihak ketiga tapi pada diri mereka sendiri. ah, too angst untuk diingat lagi sebab pasti ingatan saya kembali ke kalimat itu, kalimat manis itu

"aku dan segala hal yang ku inginkan dalam hidup."

udah, deh. banjir gue, banjirrrrrr. kali air mata wa ngalahin si peran utama. :'(((((((((((((((((

lanjut ke buku terakhir. ah, persembahan dari penulis paling gue cintai di muka bumi ini, Sir Arthur Conan Doyle. Sherlock Holmes Collection Story, 48 kisah, 48 misteri, 48 kali jatuh cinta dengan detective satu ini. jangan tanya betapa saya mengagumi tokoh fiksi ini sekalipun ia tidak suka perempuan ((nyambung)), ga Holmes ga homo, dia hanya tidak percaya pada kaum wanita sekalipun ia akan dan selalu bersikap lembut dan sopan pada mereka. dan, hey, aku bahkan rela bertukar tempat dengan Dr. Watson untuk tahun-tahun dia menemani adik Mycrof ini.

Tidak ada komentar: