Senin, 10 Maret 2014

don't judge


don't judge a book by it's cover.

kita sudah sering mendengar kalimat di atas, bukan? kalimat yang jelas penuh makna dan ga bisa dipandang sebelah mata.

jangan menila sebuah buku dari sampul luarnya saja. nilailah dari dalam, isinya, tulisannya, ceritanya. sebab sampul hanya "penarik" bukan maksud dan tujuan sebuah buku, meskiiiii kita ga bisa mungkir kalau sampul luar si "pemikat" ini bisa jadi salah satu alasan untuk membeli/membaca sebuah buku.

sama halnya dengan seseorang. kita dilarang untuk menilai seseorang hanya berdasar pada tampilan luarnya saja, tidak bisa begitu dong, sayang memangnya hanya dengan melihat pakaiannya saja kita bisa tahu bagaimana pemikirannya, bagaimana ia bertutur kata, dan bagaimana sifat sebenarnya? enggak.



jangan menghakimi atas perbuatan seseorang, jangan menilai cuma dengan penglihatan luar kita aja. kita harus tau kalau setiap orang pasti punya alasan untuk melakukan sesuatu dalam hidupnya, untuk bersikap atau punya cara pandang yang mungkin berbeda dengan kebanyakan orang tapi bukan berarti kita berhak ambil kesimpulan yang buruk tentang orang lain.






seperti apa kata bang tere ((gile, ini orang sampai akhir hayat kayaknya punya tempat spesial bener disetiap postingan gue)), rasa -baik luka ataupun suka, atau cinta- itu yang ga kelihatan bukan berarti ga ada, kan? misal, perasaan cinta emang bisa kita liat bentuk cinta itu gimana? enggak, kan? yang kita bisa cuma rasain. tapi gimana kalauu ada orang yang nge-judge kita ga punya rasa cinta itu? pasti ga enak banget, kan? secara kita tahu, kita sadar, dan kita rasa, kita punya perasaan itu! nah, begitulah dengan orang lain, jangan karena kita ga lihat secara nyata, kita ga rasa maka kita menghakimi seenaknya.


lagipula nih, yaa dengan nge-judge ((kita sama-sama asumsikan judge dalam hal ini adalah judge yang buruk, fitnah orang seenaknya, dan semena-mena mengambil kesimpulan BURUK tentang orang lain atau apa yang dilakukannya)) orang kita bukannya malah menjelaskan kepada dunia bagaimana dia sebenarnya, justru kita akan menunjukan kepada dunia bagaimana kita sebenarnya. kita yang salah menilai orang, kita yang punya attitude buruk, dan tentunya pemikiran yang ga banget. jangan sampe, yaa, ladies.



emang susah, kok nahan diri buat ga berpikir negatif tentang orang lain. gue juga masih proses, masih berusaha nahan diri supaya ga ngomong macem-macem tentang orang lain sekalipun itu benar. masih berusaha nahan setiap otak dan atau hati pengen banget ambil kesimpulan sepihak tanpa coba tau apa yang terjadi sebenernya.

jadi, sekarang gue berusaha aja buat seenggaknya nahan diri, nahan pikiran, nahan otak supaya ga punya pikiran buruk. set alarm dalam kepala setiap kali mulai mikir jelek, "don't jugde. don't judge. don't even try to judge!" gitu terus yang ngulang di kepala, supaya gue ga salah langkah sebab kita jelas tahulah kalau sembarang nuduh justru kita malu sendiri kalau itu ga terbukti, dan kalaupun terbukti, hey pikirin juga dong orang lain yang kamu judge itu.

memang pengalaman orang lain yang harusnya bisa kita ambil pelajaran itu ga akan berarti apa-apa kalau kita ga berusaha menempatkan cerita itu bagian yang penting dalam hidup kita sebelum kita ngerasain sendiri. padahal, kan seharusnya bisa yaa kita ambil pelajaran dari orang lain supaya kita ga ngalamin hal yang sama.

dan pada akhirnya, satu cara paling spesial untuk stop judge people adalah dengan mencintai mereka. caranya? yaa cintai dulu diri kamu sendiri, rawat dengan baik, jaga kesehatan dan kecantikan ((dan hey, buat para lelaki sorry ini oot tapi asal kalian tahu kalian terlalu GR dan delusional untuk berpikir bahwa kami -perempuan- berusaha tampil cantik untuk menarik perhatian kalian, he** no! kami cantik karena kami ingin, kami tampil cantik untuk diri kami sendiri.)). dan setelah itu bersyukur, kita punya banyak hal yang mungkin diinginkan orang lain, dan kita punya Tuhan yang akan selalu sayang sama kita, yang akan bantu kita saat kita jatuh, yang akan nolong kita selalu. cintai Tuhanmu, cintai dirimu, hidupmu, cintai bumi dan semesta, dan semoga yang di langit juga mencintaimu. aamiin.

don't judge what you don't know. don't hate what you didn't understand. sometimes we just know name but not about the story.



Tidak ada komentar: