Sabtu, 08 Maret 2014

achieve contentment by being alone


hai, hai! udah lama ga nulis ((setelah sebelumnya janji sama diri sendiri akan rajin nulis minimal satu post sehari sekalipun itu yaa cuma lirik lagu menye-menye)) ((yaudahlahyaa)). maklumlah lagi sok sibuk, sok banyak kerjaan, sok ga punya ide. too much idea if you wanna know, but too lazy to write, hiks.

skip.

oke, back to the topic. hmmm, something wrong with the title? haha! it's about happiness ((again)) apakah saya segitu ga bahagianya sampai setiap ngepost pasti ada embel-embel kebahagiaan gini? ga, sih. i'm totally happy with my life. serius! mungkin ga se kaya orang kaya, ga secantik orang cantik, ga se free orang free. punya tanggungan, tanggungjawab, dan juga masalah. hey, ga ada orang yang ga punya masalah dalam hidup, kan? kucing aja punya! tuh kucing gue jam setengah tujuh pagi udah berantem sama ....... kucing gue yang lainnya. even cat have a rival on his circle.

trus, urusannya sama achieve contentment by being alone apa? oke, first dapet kalimat ini dari ask.fm nya cewek kece yang pernah saya singgung di blog ini even i will never say her name. i adore her soo much. biarlah jadi rahasia, yaa. but, no no if you try to stalk me to know who is she, you'll never find. sesuatu yang emang harusnya rahasia sampai mati tetap akan saya jadikan rahasia. ;)

dan achieve contentment by being alone itu apa, sih? achieve contentment by being alone itu semacam kepercayaan pada diri sendiri kalau kita mampu tanpa orang lain, seems like, "gue yakin gue bisa walaupun gue sendirian.", "gue bahagia meskipun tanpa seseorang di samping gue." atau yang, "sebelum kamu dateng juga hidup aku bahagia, jadi kalau sekarang kamu pergi yaa aku akan tetap bahagia." kalau di nadain kayak lagunya KD ;

sebelum bertemu denganmu, hidupku bahagia
setelah bertemu denganmu, ku makin bahagia

semacam itulah.

so achieve contentment by being alone adalah sebuah prinsip yang seiring sejalan dengan "memiliki mata air di dasar hati." yang sering saya bilang di sini. ga bergantung pada orang lain. iya, sih kita ga bisa memungkiri kalau kita butuh orang lain, siapa sih yang bisa hidup sendiri? semut aja butuh temen, apalagi manusia yang jelas have many social life. tapi achieve contentment by being alone dimaksudkan bukan kayak yang bisa sendirian ngapain aja, yaa keles mau nikah sama diri sendiri, kan ga mungkin, harus punya pasangan ((lah)) ((merembet)), achieve contentment by being alone itu lebih ke ayo buat kebahagiaan kamu ga bergantung sama orang lain, kamu bisa bahagia meskipun belum punya pendamping ((misalnyaaaaaa)) atau kamu akan tetap bahagia sekalipun teman-teman kamu pergi, kamu bokek berat harus puasa daud sebulan ((yaa gapapa)) ((nambah pahala)), atau lebih parah kamu dapet cobaan musibah gede banget kehilangan segalanya, nah achieve contentment by being alone ini akan ngebuat kamu tetap kuat. sekalipun achieve contentment by being alone lebih cocok buat ke arah percintaan, sih, tbh.

tujuan utamanya jelas supaya kita bisa self sufficient, independent, confident and happy. ga bergantung ada orang lain atau engga, jadi saat kita ditinggal ((siapa sih yang mau ditinggalin)) ((ga ada)) orang lain kita kuat, ga rapuh, dan bisa berdiri diatas kaki kita sendiri. 

saya ini gender banget ((udah sering bilang)) i really love woman! bukan dalam artian gue belok jadi lesbi, yaa. ga banget, na'udzubillah. gue mending nikah sama Kim Jongin, deh ((menurut ngana)). jadi karena saya gender, saya mau ngebahas achieve contentment by being alone dari sisi perempuan.

banyak contoh disekitar kita, dan yang paling baru adalah kasus pembunuhan Ade Sara (19th) oleh mantar pacar dan pacar baru mantannya. mantannya ga terima diputusin dan pacar baru mantannya ga mau pacarnya balik ke mantannya. what the ? sorry to say, lu kok bego banget? iya kalau jodoh, nah kalau engga? udah ngebunuh orang, mati di penjara pula. ini contoh ekstrim memang, mungkin agak beda dengan perempuan yang normal yang cuma galau sesengukan kalau ditinggal sama orang yang dia cinta yang masih berstatus ga jelas ((pacar)).

ayolah, ladies. be smart, be careful, kita ini makhluk Tuhan yang sangat diberkati. kita disayang, kita bisa melakukan apa yang tidak bisa pria lakukan, kita penuh cinta dan kesabaran, kita kuat. jangan pernah mau dibuat nangis oleh keadaan dan orang yang jauh dari taanggung jawab. kita patuh kepada Tuhan, Tuhan akan kasih apa yang terbaaik. itu pasti, sebab Dia sudah berjanji.

dan sebagai muslimah, ingat kita hanya boleh patuh kepada laki-laki yang jelas. kepada ayah dan saudara laki-laki jika itu keluarga, dan selain itu kita hanya boleh patuh kepada suami. SUAMI. seorang lelaki yang pasti tahu apa tanggungjawabnya, yang jelas mencintai kita karena Allah saja. jangan mau menyerah oleh rayuan, laki-laki jaman sekarang pintar mengolah kata, jangan percaya janji palsu yang semu. kita boleh cantik, kita boleh menarik, tapi ingat kodrat kita sebagai wanita muslim.

balik ke achieve contentment by being alone, dan today ((oh my God, i really love March!!!)) March 8th is International Women's Day, ingat ladies hargai diri kamu, yang mahal. jangan mau direndahkan, apalagi oleh sekedar perasaan. kodrat kita sebagai wanita patuh kepada suami, imam kita kelak, bukan untuk sembarang laki-laki. maka, pilihlah ia yang juga paham seperti apa kedudukan seorang wanita dlaam hidupnya.

sementara hal itu belum terjadi, maka kita masih bisa dan boleh mengejar mimpi-mimpi kita, apapun itu. mimpilah yang tinggi, sayangsayangku. kita perempuan tapi kita juga punya kesempatan yang sama. ingat, berlian akan tetap menjadi berlian meskipun ia terletak di keranjang sampah.


happy women's day, ladies.

keep shining, we are blessed.


Tidak ada komentar: