Rabu, 05 Februari 2014

tidak berubah



"Tips berkecukupan itu mudah sekali, yaitu: jangan pernah MERUBAH gaya hidup. Atau kalau memang harus berubah, lakukanlah lambat sekali. Hanya itu. Bayangkan, kalian sudah kerja, tapi gaya hidupnya masih seperti anak kuliah, serba irit. Kalian sudah jadi manajer, GM atau direktur malah, tapi gaya hidupnya masih seperti karyawan biasa. Dijamin nyaman dan selalu merasa cukup."

***

aku sudah berupaya, semaksimal mungkin mengikuti apa yang dipetuahkan bang Tere sejak bertahun lalu.

"hiduplah berkecukupan."

"jangan merubah gaya hidup. sekalipun harus berubah, lakukanlah perlahan."

"bahagia itu adalah kesetiaan, untuk berbagi, dan merasa cukup."

semua begitu jelas, begitu nyata. seakan si abang ini benar-benar membisikannya atau memeriakan semua kalimat itu di telinga saya. seakan jelas berdengung hingga tidak bisa lagi saya lupakan, ia membekas, terbawa kemanapun saya pergi.

pagi ini, saya diingatkan kembali. ahhh, bukankah kita seharusnya selalu merasa bahagia saat Tuhan begitu dekat dengan kita, dan tidak bisa dipungkiri bahwa kita -manusia- akan merasa begitu dekat dengan sang pencipta saat hati dirundung kesedihan. apakah itu artinya saya sedang bersedih? ;)

kembali ke kalimat-kalimat indah Tere Liye, saya selalu tergelitik membahas kalimat ini dalam pikiran saya saat di perjalanan, saat saya sedang berdialog dengan diri saya sendiri, saya suka membayangkan memiliki seorang patner bicara yang tidak berisik ((dalam artian : lu diem aja, biar gue yg ngomong)), dan bisa menjaga rahasia dengan baik, tidak juga rusuh ataupun lebay. #okesip

jangan pernah merubah gaya hidup. kata bang Tere. kenapa? agar kita bisa selalu merasa cukup, dan hasil kecukupan itu akan mengakibatkan kebaahagiaan dalam rasa syukur kepada Tuhan. lantas rasa syukur itu akan bermetamorfosis menjadi akhlak yang mempesona, berpendar ke Arsy-Nya, lantas memancarkan cahaya ke seluruh penjuru bumi. membuat mailaikat bertanya siapakan gerangan yang telah membuat alam berbagi keberkahan.

kenapa harus gaya hidup. jadi begini, bayangkan kita adalah orang miskin yang kekurangan, kita bekerja keras, sekolah dengan baik, punya prestasi, lantas lulus dengan nilai memuaskan, diterima bekerja atau bahkan membuat lapangan kerja sendiri, kita memetik hasil yang baik dan melimpah. jadilah kita orang yang berkecukupan, mampu melakukan dan membeli yang tidak bisa kita beli dahulu, lantas bagaimana kalian akan bersikap dengan kehiupan "baru" itu? di sinilah rumus "jangan pernah merubah gaya hidup" berlaku.

jika kita lantas merubah gaya hidup sebab pendapatan yang kita punya, percayalah kita benar-benar tidak akan pernah merasa puas, dan tidak bersyukur. maka, jikapun harus berubah, lakukanlah perlahan, jangan mengikuti tren yang selalu berkeinginan untuk terlihat hebat dan lebih dari orang lain. tenang saja, kemuliaan seseorang tidak akan tertukar.

Tidak ada komentar: