Sabtu, 04 Januari 2014

sunshine becomes you ; patahkan saja tangannya, biar dia jatuh cinta



**ngambil captionnya di sini**

sengaja pake caption yang pertama saya liat saat sedang mencari referensi untuk membuat resensi buku. setelah itu penasaranlah dengan novel ini, Sunshine Becames You, dari sampulnya sudah so girly banget, pinkypinky gitu, trus nama Ilana Tan sepertinya selalu disandingkan dengan novel teenager yang manismanis romantis, jadilah ketika ke toko buku entah setelah berapa kali melirik akhirnya buku ini saya beli.

ada sebuah quote menarik yang saya dapat dari situs Pinterest, situs berbagi foto favorite so far, katanya "seorang pencinta buku rela menghabiskan jatah tidurnya hanya demi menyelesaikan apa yang sedang dibacanya" ((yaa begitulah kirakira)). hey, tentu saja saya tidak setuju, yaa kalau udah malem mah mendingan bobo keles dibanding baca buku atau nonton bola. tapi.....buku ini berhasil mematahkan pemikiran saya. bayangin aja, saya yang harusnya sudah beres packing karena akan travelling ke pulau Jawa harus duduk manis diam membaca kata per kata di buku ini dan benarbenar ga beranjak dari tempat duduk selama tiga jam hanya demi tahu akhir cerita yang katanya sad ending itu ((oh, i hate angts)), dan saya bersyukur tidak jadi membawa buku ini diperjalanan, yaa kan ga lucu kalau teman semobil saya melirik dan saya sedang banjir air mata meratapi nasib tragis Mia Clark dan Alex Hirano.

judul buku : Sunshine Bacames You
penulis : Ilana Tan
Pewajah Sampul: yustisea.satyalim@gmail.com
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 432 hlm
Harga: Rp65.000
ISBN: 978-979-22-7813-2

***




Mia Clark adalah malaikat kegelapan milik Alex Hirano, seorang pianis sukses yang harus rela mengistirahatkan tangannya yang berharga karena tertimpa Mia yang "tidak sengaja" terjatuh ditangga. untuk mengobati rasa bersalah akhirnya Ms. Clark dengan keberanian tinggi menemui Alex berkata bahwa ia akan menjadi "tangan" bagi lelaki itu sampai Alex bisa menggunakan tangannya lagi seperti biasa.

tapi bagaimanalah, Mia, sang malaikat kegelapan suatu hari tersenyum dan meluluhlantahkan diding hati Alex, sementara di lain pihak Mia terpaksa berjuang keras menyembunyikan detak jantungnya yang tidak bisa diatur setiap kali menatap Alex.
***
tidak ada alur yang super menarik, ini seperti menonton Ftv cintacintaan anak muda, sudah bisa ditebak bagaimana akhir perasaan Alex dan Mia, tapi sungguh sekalipun ceritanya sangat biasa tapi bumbubumbu pertengkaran Alex-Mia dan ending yang sungguh jika mbak Ilana Tan ini punya kewajiban untuk mengabulkan permintaan saya, saya mau Alex-Mia bahagia, ganti endingnya, jangan buat gue merana, mbaaaaak. ((sudahlah)) semoga filmnya tidak mengecewakan, sekalipun saya berharap Alex-Mia bersama, tapi film yang baik haruslah tidak mengecewakan penikmat bukunya.

nb : jangan paksa saya nerusin review buku ini, inget endingnya aja udah mau nangis, jebal. dan please adegan Alex mainin lagu buat Mia sama video recordnya Mia tolong banget jangan di cut yaa, pak sutradara, itu favorit banget soalnya :)

Tidak ada komentar: