Senin, 06 Januari 2014

ketakwaan dan keberkahan, keimanan dan kasih sayang Tuhan


kemarin ((ah, sepertinya terlalu banyak kemarin yang kuingat)) saat melaksanakan agenda rutin setiap ahad, agenda pekanan yang begitu saya cintai, agenda yang selalu dilakukan sejak saya mengenal kampus, sebuah kegiatan yang sangat bermanfaat ((yaaah, sekalipun saya sering bandel dan banyak ga nurutnya)), guru kami memberikan materi yang sangat menarik, "peringatan Allah" menceritakan bagaimana sesungguhnya Allah menyapa kita dalam ayatayat Al Qur'an maupun ayatayat alam semesta, melalui penciptaan yang ada di dunia. 

kemudian sampailah pada bagian bagaimana mendapatkan rahmat dan kasih sayang Allah dalam peringatan yang telah Ia tunjukkan. dan apa yang beliau sampaikan sungguh mengena di hati saya, ketika saya benarbenar membutuhkan hal tersebut. "jika kita ingin bisa membaca peringatan dari Allah, syaratnya adlah kita mengenal lebih dalam ayatayatnya, baik yang tertulis dalam al Qur'an maupun ayatayat yang ada di alam semesta." 

sebab ketakwaan sejajar dengan keberkahan, dan keimanan berbanding lurus dengan kasih sayang Tuhan. 

semoga Rabb yang maha baik berkenan memudahkan segala urusan, segala harap dan keinginan. jika tak kau dapat di dunia, mungkin saja ia sudah menanti di Surga-Nya.

Apabila kauperbaiki hal-hal tersembunyimu; Allah kan memperindah hal-hal tampakmu.
{Ibn Taimiyah}

Tiada seorang berpanjang angan; kecuali jadi lupa pada ajal & buruk dalam 'amal.
 
Istighfar Shubuh, air wudhu’, & ruku’ berpatuh; adalah penyembuh, bagi hati yang rusuh, fikiran yang keruh, & segala yang mengacaukan tubuh.

Jika kau dalam nikmat maka peliharalah. Sungguh maksiat melenyapkan banyak anugrah.
'Ali RA
 

Tidaklah Allah ilhami hamba tuk beristighfar, kecuali Dia hendak mengampuninya.
'Ali, Rd'A
 

Jika hamba berdosa lalu bertaubat; tiada dari Allah kecuali tambah dekat.
Hasan Al Bashri
 

Tidaklah berganti hari kecuali kita bertambah dekat kepada mati; beruntunglah yang tiap berlalu sepetang-sepagi, bertambah taqwa dalam hati.
 

salim a fillah's twitter 

Tidak ada komentar: