Rabu, 18 Desember 2013

the last fullmoon 2013



aku ingin melihat ke dalam matamu yang sendu itu, yang biasnya menyebarkan kepedihan
apa yang kau takutkan, sayang?
senjakah, atau rintik yang selalu menemani mimpi-mimpi?

kau bilang itu luka
yang menganga di hatimu
yang terbuka kembali setelah susah payah kau tutupi

tapi kelak semoga saat rembulan datang menyapa
aku dan kau duduk di tepi jendela
jemari yang bertaut
dan peluk yang menghangat mampu menterjemahkan seluruh harapan masamasa kelam
lihatlah sejenak ke langit, sayang
ia menyapa hanya untuk berkata, "pandanglah aku, bukankah kau masih punya banyak hal untuk disyukuri dan dicintai."

***

 

malam ini, purnama terakhir tahun ini.
semoga kelak menatapnya tak lagi sendiri.

Tidak ada komentar: