Rabu, 13 November 2013

#5BukuDalamHidupku - the road to Persia ; sejarah dan satra dalam bingkai perjalanan



menutup 216 halamannya, tak pernah menyesal menjadikan ia berdiri di rak kesayangan. sebab sang penulis begitu paham bagaimana menarik hati seseorang seperti saya yang selalu ((mengaku)) mencintai puisi dan kisah-kisah masa lalu.

judul buku : the road to Persia, menelusuri keindahan Iran yang belum terungkap
penulis : Afifah Ahmad
cetakan : pertama, Februari 2013
penyunting : M. Iqbal Dawami
perancang sampul : Yellow P.
pemeriksa aksara : Arum & Titish A.K.
penata aksara : Adfina Fahd
foto isi : koleksi pribadi penulis
penerbit : bunyan ( PT. Bentang Pustaka )
***
haii, ketemu lagi di hari kedua menulis #5BukuDalamHidupmu dan buku urutan ke-4 saya adalah The Road To Persia, sebuah buku traveler yang ditulis dengan manis oleh seorang ibu bernama Afifah Ahmad, seorang pencinta sejarah yang hobi keliling dunia.

pertama kali melihat buku ini rasanya ga ada keinginan buat di beli, tetapi karena buku yang awalnya dicari sedang kosong maka yaa beli buku ini jadilah, sekalian kepengen tahu tentang Iran dan Persia, ahh negara-negara dengan kisah sejarah yang manis selalu membuat hati ini tertarik. jadilah membawanya pulang ke rumah dan mulai dibaca ((mengabaikan kenyataan bahwa beberapa buku sebelumnya bahkan belum tersentuh)). 

The Road To Persia mengisahkan tentang perjalanan Afifah bersama suami dan anaknya menyusuri daerah Iran dan Persia, melancong ke tempat-tempat bersejarahnya, menjelajahi setiap sisi kota-kota kecil yang tersembunyi. memulainya dari tempat bersejarah, hingga tempat bersemayamnya jasad penyair-penyair ternama, duh saya "meleleh" mebaca buku ini. saya selalu ((mengaku)) mencintai sastra, syair, puisi dan sejarah dan saya dihadapkan dengan sebuah buku yang mengemas semua itu menjadi satu dalam balutan kota-kota eksotis Iran dan Persia.

dengan tambahan gambar-gambar yang diambil oleh penulis sendiri saat berada di negeri yang sudah ia tinggali cukup lama, karena suaminya bekerja di sana, membuat keinginan untuk menjelajahi sendiri tempat-tempat yang ia ceritakan semakin membuncah. dan mengapa buku saya masukkan ke dalam list 5 buku terasyik? karena sesungguhnya meskipun saya suka dengan kegiatan travelling saya belum sepenuhnya ingin menjelajah, sebab kadang saya berpikir dengan bukupun cukup untuk mengetahui apa yang ada diluar sana. namun setelah saya membaca kalimat demi kalimat, meresapi bagiamana penulis menjelaskan setiap tempat dan sejarahnya., bagaimana sastra, seni, dan filsafat disampaikan dengan kultur sejarah yang kuat, membuat saya ingin sekali pergi ke seluruh dunia, mengelilingi negara-negara yang begitu saya kagumi sejak dulu, Iran, Mesir, Andalusia, dan London dengan Big Ben nya.
jadi ingin keliling dunia rasanya. maka, saya memilih The Road To Persia sebagai salah satu buku yang berpengaruh dalam hidup karena membuat mindset saya tentang travelling jauh berbeda dari sebelumnya, semoga kelak semua tempat yang menjadi cita-cita perjalanan panjang dapat saya kunjungi, dan tenang saja, nanti saya ceritakan bagaimana rasanya :))

dan, satu lagi alasan mutlak memasukan buku ini dalam list 5 buku paling berpengaruh adalah kutipan-kutipan yang Afifah berikan dalam setiap awal mula judul bab, dan tentu saja saya tidak akan pernah melupakan bagaimana kalimat ini di tulis di bab pertama buku ini :

sejarah adalah sebuah siklus puisi yang ditulis oleh waktu pada kenangan manusia - Percy Bysshe Shelley

Tidak ada komentar: