Selasa, 20 Agustus 2013

bleeding heart ; bunga hati yang bermekaran


saya pernah mempost foto bunga ini sebagai foto sampul di facebook saya, dan pertanyaan yang muncul adalah, "bunga apaan tuh, 'Ai?"

heeee, pertama kali saya melihat bunga ini ((dalam gambar)) juga bertanya-tanya, ini bunga? yakin bunga? diedit dulu apa engga? but wait, kalian pernah melihat bunga bleeding heart?

ini dia penampakannya
bagaimana? apakah kalian langsung mengenali bahwa ini adalah sebuah bunga, murni bunga tanpa editan apapun, bunga yang sedang tumbuh di dahannya dan di foto oleh seseorang? bunga berwarna pink berbentuk hati yang sangat cantik ((untuk tidak menyebutnya aneh menurut sebagian orang))

***

Bunga yang memiliki nama latin (Dicentra spectabilis) atau disebut juga Venus’ Car, Dutchman's Trousers atau bunga Lyre ditemukan oleh seorang berkebangsaan Skotlandia Robert Fotrune pada tahun 1846 di Jepang. 

Bunga Hati ini tumbuh subur di wilayah Asia Timur dan Siberia. Tapi bisa juga tumbuh di daerah lain apabila ditanam di tempat yang teduh.  Bunga Hati tidak bisa terkena cuaca panas, karena media tanamnya harus memiliki kelembaban yang baik. Bleeding Heart memiliki ciri-ciri, buanganya mengatung horizontal pada batang, dalam satu tangkai akan tumbuh sekitar 3 sampai 15 bunga yang memiliki ukuran 2 sampai 5 cm. Jika kamu perhatikan, bunga ini memiliki warna luar merah muda dan warna putih di dalamnya. Perlu kamu tahu, bunga Bleeding Heart biasa tumbuh pada awal musim semi atau pertengahan musim panas. Selain warna merah muda, ada juga yang berwarna putih dan violet.



Kingdom: Plantae
Division: Magnoliophyta
Class: Magnoliopsida
Order: Ranunculales
Family: Fumariaceae
Genus: Lamprocapnos
Species: L. spectabilis 


***


ada banyak cerita dibalik bunga bleeding heart itu, salah duanya seperti ini :

Di masa yang lalu, hidup seorang putri yang cantik. Banyak pemuda dan pangeran dari negeri tetangga yang jatuh hati padanya, tetapi sang putri tidak merasakan hati yang berdebar saat berjumpa dengan pemuda-pemuda itu.

Hingga pada suatu hari, ada seorang pemuda, anak petani yang mengantar hasil buruan untuk keluarga kerajaan. Sang putri berpapasan dengannya dan merasakan ada debar aneh dalam jantungnya. Itulah perasaan jatuh cinta, cinta pertama sang putri. Debaran yang sama dirasakan sang pemuda, mereka saling jatuh cinta.

Kisah cinta antara putri raja dan rakyat jelata tidak pernah mudah. Sang raja tidak setuju jika putrinya harus menikahi pemuda pemburu. Agar mereka berpisah, sang raja pura-pura membuat sebuah tantangan, jika sang pemuda bisa membunuh seekor ular raksasa di dalam hutan, maka dia bisa menikahi sang putri.

Sang pemuda menyanggpi. Dia gigih dengan niat membunuh ular raksasa yang menurut para warga sering memakan domba dan sapi. Dengan bekal belati dan keberanian, dia berhasil membunuh ular raksasa. Raja tidak suka dengan keberhasuilan tersebut, sehingga diam-diam dia memerintahkan prajuritnya untuk membunuh sang pemuda.

Putri mendapat kabar bahwa pria yang dicintai meninggal saat melawan ular raksasa. Rasa sedih mendera sang putri cantik. Berhari-hari dia menangisi kepergian sang pemuda. Hingga pada suatu malam, dia mendengar percakapan ayahnya bahwa dialah yang bertanggung jawab atas kematian sang pemuda.
  
Mendengar hal itu, sang putri mengambil belati yang ada di kamar tidur ayahnya. Putri cantik itu menancapkan belati di bagian jantungnya. Dia bersumpah akan terus hidup dan menjadi saksi bahwa cinta sejati itu ada. Dengan jantung berdarah, sang putri meninggal. Seperti dongeng pada umumnya, keinginan sang putri dikabulkan. 

Sejak saat itu, setiap musim semi, akan bermekaran bunga-bunga berbentuk hati warna merah muda, merah atau putih. Para warga kerajaan percaya bahwa bunga itu adalah jelmaan sang putri, sehingga diberi nama, Bleeding Heart, jantung yang berdarah. 

Dengan kisah menyedihkan tersebut, ditambah lagi bentuk bunga Bleeding Heart yang menyerupai hati, maka tidak heran jika bunga cantik ini menjadi simbol cinta abadi. Cinta yang terus ada selamanya, walaupun mungkin orang yang dicintai sudah tidak ada.

***

Bunga yang berbentuk unik ini juga memiliki cerita unik, lho. Konon ceritanya, nama Bleeding Heart ini berasal dari negeri dongeng. Dongeng ini bercerita mengenai seorang pangeran yang jatuh hati pada seorang putri. Lalu sang pangeran memberikan beberapa hadiah untuk sang putri, yakni kelinci dan anting. Nah, sang putri tidak mau menerimanya. Karena kecewa sang pangeran menghunuskan pisau ke dadanya.

Asal kamu tahu, Bleeding Heart yang memiliki arti hati berdarah ini bisa dikaitkan ceritanya dengan dongeng tersebut. Begini hubungannya, jika posisi bunga ini dibalik, lalu klopak merah mudanya diangkat ke atas, bunga ini akan mirip dengan telinga kelinci. Kemudian jika kelopak putih dipisahkan dari kelopak merah, bunga ini akan terlihat seperti anting. Uniknya lagi, jika ditarik benang sarinya, maka benang sari ini akan tampak seperti sebilah pisau. 

***




sumber : satu dua

Tidak ada komentar: