Selasa, 25 Juni 2013

dhuha ; sunnah ibadah dalam kehidupan

ku berdo'a, dalam dhuha
dua tangan menandah, ku meminta
limpahan rahmat, limpahan rizki
rizki halal dan baik, yang Kau ridhoi

bila masih di langit, Engkau turunkan
bila di dalam bumi, Engkau keluarkan
bila masih jauh, Engkau dekatkan
bila masih sulit, Engkau mudahkan
Tuhan.....

ku tertunduk, dan bersila
dua mata terpejam, khusuk berdo'a
sajadah panjang, bsasah terbentang
air mata menetes, mohon dikabulkan

bila masih di langit, Engkau turunkan
bila di dalam bumi, Engkau keluarkan
bila masih jauh, Engkau dekatkan
bila masih sulit, Engkau mudahkan
Tuhan.....


bila masih di langit, Engkau turunkan
bila di dalam bumi, Engkau keluarkan
bila masih jauh, Engkau dekatkan
bila masih sulit, Engkau mudahkan
bila masih haram, Engkau sucikan
bila masih kotor, Engkaubersihkan
Tuhan.....

**popular by : Shahrul Gunawan
***

senang rasanya hari ini bisa shalat dhuha sebelum berangkat kerja, shalat sebelum beraktifitas itu selalu melegakan, berbeda dari biasanya di mana saya selalu shalat di kantor, hampir jam 11 baru shalat dhuha. *emoticon sedih*

dan sepanjang pagi saya melantuntan lagu ini, dahulu diberitahukan oleh seorang teman bahwa lagu ini bagus, dan setelah didengarkan memang bagus, lembut dan menyentuh, menerangkan tentang sebuah keadaan, keadaan kita, hamba Allah yang selalu membutuhkan pertolonganNya.

mari kita bicara tentang dhuha, satu waktu yang terjadi setiap hari di dunia, waktu di mana kita bisa melaksanaan shalat sunnah yang -menurut saya- paling tidak bisa ditinggalkan, minimal dua raka'at setiap harinya.

dhuha, waktu yang Allah gunakan untuk bersumpah dalam Al Qur'an. dhuha, waktu pagi menjelang siang di mana biasa kita bekerja mencari nafkah dan ke-ridhaan Tuhan.

"dalam tubuh manusia itu ada 360 (tiga ratus enam puluh) ruas tulang. ia diharuskan bersedekah untuk setiap ruas itu.". para sahabat bertanya, "siapa yang kuat melaksanakan itu, ya Rassulullah?" beliau menjawab, "dahak yang di masjid itu lalu ditutupinya dengan tanah atau menyingkirkan sesuatu gangguan dari tengah jalan itu berarti sedekah. atau sekiranya tidak dapat melakukan itu, cukuplah diganti dengan mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.". (HR. Ahmad dan Abu Daud)

Tidak ada komentar: