Kamis, 27 Juni 2013

kau dan senja


aku tak menemukanmu dalam senja hari ini, bersama angin yang menerbangkan semua asa aku masih berdiam disamping bunga-bunga yang kutanam berharap sebelum gelap datang kau hadir menceritakan tentang kehidupan sejati yang kelak akan dilalui.

sepertinya sebentar lagi hujan, sekalipun hanya langit setengah mendung yang mengisyaratkan. sebaiknya tutup semua pintu dan jendela, duduk rapi menuliskan apa saja yang akan kuceritakan saat kelak Tuhan mempertemukan.

Rabu, 26 Juni 2013

penghapal hadist itu bernama, Abu Hurairah


"dari Abu Hurairah r.a ......."

siapa tidak mengenal beliau? sila cek di sini sebelum kita membahas tentang perawi hadist kesayangan saya ini, xoxo.

Abu Huairah r.a. dilahirkan 19 tahun sebelum masa Hijrah, berasal dari kabila al-Dusi di Yaman. nama aslinya adalah Abd as-Syams, nama ketika beliau masih dalam kondisi jahiliyah, setelah memeluk Islam nama beliau menjadi Abd al-Rahman.

dalam suatu riwayat disebutkan, "Rasulullah saw bertanya kepada Abu Huairah, "siapa nama anda?", "Abdu Syamsi. (hamba matahari)!" jawabnya singkat. "bukannya Adbu Rahman (hamba Allah)?" tanya Rasulullah saw. demi Tuhan! benar Abdu Rahman, yaa Rasulullah!" jawab Abu Hurairah menyetujui.

lantas bagaiamana bisa beliau lebih dikenal dengan nama Abu Hurairah?

gelar Abu Hurairah diberikan langsung oleh Rasulullah saw sebab beliau suka sekali bermain-main dengan anak kucing, sebab hurairah itu artinya kucing, sejak kecil beliau memang suka sekali bermain dengan anak kucing. suatu hari Rasulullah saw bertemu dengan Abu Hurairah r.a. dan bertanya, "apa yang ada di dalam lengan bajumu?", lalu beliau r.a. mengeluarkan anak kucing yang ada dalam lengan bajunya itu. sejak saat itu Rasulullah saw menggelarinya dengan sebutan Abu Hurairah.

Abu Hurairah r.a. memiliki seorang ibu yang sudah lanjut usia dan masih tetap syirik, beliau r.a. tidak henti-hentinya mengajak sang ibunda memeluk Islam, karena dia sangat menyayangi ibunya dan ingin berbakti dengan sebaik mungkin. namun ibunya malah menolak ajakannya dan menjelek-jelekan Rasulullah saw, maka ia pun pergi meninggalkan ibunya untuk bertemu dengan Rasulullah saw sambil menangis tersedu.

"mengapa kamu menangis wahai Abu Hurairah?" tanya Rasulullah saw letika mereka bertemu, Abu Hurairah menjawab, "aku tidak bosan-bosannya mengajak ibuku masuk Islam, tetapi beliau selalu menolak dan mengucapkan kata-kata kasar mengenai engkau, yaa Rasulullah, yang tidak sudi aku mendengarnya. tolonglah do'akan, yaa Rasulullah semoga ibuku tergugah masuk Islam." kemudian Rasulullah saw mendo'akan sebagaimana yang diminta olehnya.

tidak lama setelah itu ibunda Abu Hurairah pun akhirnya memluk Islam sebagai agama yang haq, dan beliau r.a pun kembali menemui Rasulullah saw dengan tersedu dan menangis bahagia mengabarkan bahwa akhirnya ibunya bersedia memeluk Islam.

Abu hurairah sangat mencintai Rasulullah saw, sampai mendarah daging. dia tak pernah bosan melihat wajah Rasulullah saw. katanya, "bagiku tidak ada yang lebih indah dan cemerlang selain wajah Rasulullah saw. dalam penglihatanku, seolah-olah matahari sedang memancar di wajah beliau."

Zaid bin Tsabit pernah bercerita, "pada suatu ketika aku dan Abu hurairah serta seorang sahabat yang lain berada di dalam masjid. kami berdo'a kepada Allah dan berdzikir. tiba-tiba Rasulullah saw mendatangi kami, dan beliau duduk di dekat kami. kamipun diam. "ulanglah do'a dan dzikir yang kalian baca!." seru beliau saw. lalu aku dan sahabat lainnya membaca do'a. Rasulullah saw pun mengaminkan. kemudian Abu Hurairah membaca do'a juga, "wahai Allah, aku memohon kepada-Mu apa yang di mohon kedua sahabatku ini. dan aku memohon kepada-Mu ilmu yang tidak dapat aku lupakan." Rasulullah saw mengaminkan do'a itu. kamipun berkata, "kami juga akan memohon kepada Allah ilmu yang tak dapat kami lupakan.", "kalian telah didahului putera Bani Dausy (Abu Hurairah)," tegas Rasulullah saw.

atas do'a Rasulullah saw pulalah Abu Hurairah memiliki ingatan yang begitu kuat, karena sebelumnya Abu Hurairah memiliki ingatan yang lemah dan ia datang mengadu pada Rasulullah saw, akhirnya Rasulullah mendo'akannya.

***

mengapa di atas saya tulis perawi hadist kesayangan, ehem sebab beliau r.a suka kucing, sih :D :D :D

dan beliau r.a. memang keren sekali, banyak hadist shahih yang bersumber dari ingatan beliau, semoga Allah berkenan memudahkan langkahnya ke Surga.

-dari : berbagai sumber -

tentang menunggu(mu)

aku membiarkan jendela terbuka
menanti rintik yang biasa datang
yang kini semakin jarang, berbanding lurus dengan keheningan

ada banyak kata yang berdiam di sampingku
menanti bertemu denganmu di sisi pagi
setelah semburat fajar pelan menghilang
berganti matahari yang kadang bersembunyi di balik teduhnya awan mendung

aku tahu kau di sini
dekat denganku
waktu bukanlah sebuah jeda
untuk berbahagia menunggumu

jika kau datang bersama hujan
maka tak perlu payung melindungi kita
sebab cinta sudah melebihi segala
sebab Tuhan sudah menuliskannya sejak lama


Selasa, 25 Juni 2013

dhuha ; sunnah ibadah dalam kehidupan

ku berdo'a, dalam dhuha
dua tangan menandah, ku meminta
limpahan rahmat, limpahan rizki
rizki halal dan baik, yang Kau ridhoi

bila masih di langit, Engkau turunkan
bila di dalam bumi, Engkau keluarkan
bila masih jauh, Engkau dekatkan
bila masih sulit, Engkau mudahkan
Tuhan.....

ku tertunduk, dan bersila
dua mata terpejam, khusuk berdo'a
sajadah panjang, bsasah terbentang
air mata menetes, mohon dikabulkan

bila masih di langit, Engkau turunkan
bila di dalam bumi, Engkau keluarkan
bila masih jauh, Engkau dekatkan
bila masih sulit, Engkau mudahkan
Tuhan.....


bila masih di langit, Engkau turunkan
bila di dalam bumi, Engkau keluarkan
bila masih jauh, Engkau dekatkan
bila masih sulit, Engkau mudahkan
bila masih haram, Engkau sucikan
bila masih kotor, Engkaubersihkan
Tuhan.....

**popular by : Shahrul Gunawan
***

senang rasanya hari ini bisa shalat dhuha sebelum berangkat kerja, shalat sebelum beraktifitas itu selalu melegakan, berbeda dari biasanya di mana saya selalu shalat di kantor, hampir jam 11 baru shalat dhuha. *emoticon sedih*

dan sepanjang pagi saya melantuntan lagu ini, dahulu diberitahukan oleh seorang teman bahwa lagu ini bagus, dan setelah didengarkan memang bagus, lembut dan menyentuh, menerangkan tentang sebuah keadaan, keadaan kita, hamba Allah yang selalu membutuhkan pertolonganNya.

mari kita bicara tentang dhuha, satu waktu yang terjadi setiap hari di dunia, waktu di mana kita bisa melaksanaan shalat sunnah yang -menurut saya- paling tidak bisa ditinggalkan, minimal dua raka'at setiap harinya.

dhuha, waktu yang Allah gunakan untuk bersumpah dalam Al Qur'an. dhuha, waktu pagi menjelang siang di mana biasa kita bekerja mencari nafkah dan ke-ridhaan Tuhan.

"dalam tubuh manusia itu ada 360 (tiga ratus enam puluh) ruas tulang. ia diharuskan bersedekah untuk setiap ruas itu.". para sahabat bertanya, "siapa yang kuat melaksanakan itu, ya Rassulullah?" beliau menjawab, "dahak yang di masjid itu lalu ditutupinya dengan tanah atau menyingkirkan sesuatu gangguan dari tengah jalan itu berarti sedekah. atau sekiranya tidak dapat melakukan itu, cukuplah diganti dengan mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.". (HR. Ahmad dan Abu Daud)

Sabtu, 22 Juni 2013

negeri para bedebah & negeri di ujung tanduk


apa jadinya jika kamu harus melindungi orang yang selama bertahun-tahun kamu benci?



judul : negeri para bedebah
penulis : tere liye
desain dan ilustrasi sampul : eMTe
penerbit : gramedia
tebal : 440 hlm; 20cm

pemuda itu bernama Thomas, tampan, kaya, seorang pengelola perusahaan konsultan keuangan terbaik di negerinya, punya hobi unik bersama teman-teman di akhir pekan : saling memukul. sering muncul dimajalah ternama, kisah sukses bertebaan diseminar-seminar luar negeri, Thomas harus menghadapi sebuah kenyataan bahwa paman yang paling dibencinya mengalami kebangkrutan dan harus bertanggungjawab terhadap colapsnya Bank Semesta. bagaimana Thomas mampu menyakinkan nasabah dan membongkar seluruh topeng kepalsuan dan kejahatan yang sebenarnya?

buku ini cocok untuk anda penikmat film action. sungguh, 3 jam saya tidak bisa melepaskan buku ini dari genggaman, seperti biasa, bang tere mampu mempermaikan emosi pembaca, bagaimana geregetannya ketika Thomas belum selesai menghadapi sebuah masalah tiba-tiba ia harus masuk penjara, lalu diselamatkan oleh teman bertarung, dan bagaimana akhirnya ia bertemu dengan musuh besar yang sebenarnya, dan bagaimana akhirnya ia menyelesaikan kasus Bank Semesta.

mungkin akan merasa bahwa tere liye sengaja mengangkat sebuah kasus yang terjadi di Indonesia sebagai penjabaran kasus Bank Semesta, dengan kenyataan bahwa kondisi negeri di dalam cerita ini memang mirip sekali dengan keadaan sesungguhnya di negara kita, dan bahwa bang tere memang mahasiswa ekonomi maka penjabaran tentang detail keadaan sungguh membuat saya terkagum-kagum. menyenangkan sekali membaca cerita awal kehidupan Thomas, tak lupa kata-kata mutiara ala tere liye.

"nada panggil sekian kali, itu artinya yang bersangkutan tidak mau menerima, sibuk, tidur, tidak ada di tempat, atau alasan logis lain yang bisa diterima akal sehat ras manusia."

"sejak jaman nabi Adam, kita selalu tertarik dengan masa depan, berusaha mengintip rahasia langit, berusaha menjelaskan apa yang akan terjadi esok hari."

***
pertempuran pertama dan terakhir bagi sang petarung sejati.




judul : negeri di ujung tanduk
penulis : tere liye
desain dan ilustrasi sampul : eMTe
penerbit : gramedia
tebal : 360 hlm; 20cm

oke, setelah sebelumnya kita membahas mengenai negeri para bedebah sekarang saatnya kita berceita tentang sekuel bukunya, negeri di ujung tanduk. dengan cover bergambar monyet berdasi dan kenyataan bahwa buku ini adalah lanjutan cerita bang Thomas jelas kita bisa menyimpulkan bahwa buku ini akan membahas bagaimana Thomas menemukan sumber masalah yang sebenarnya sejak kecil ada di dekatnya dan bersinggungan langsung dengan keluarganya.

cerita dibuka dengan hobi Thomas tinju-meninju yang lagi-lagi ia berhasil memenangkan pertandingan penting dengan seorang petarung yang paling perkasa di Makau, seseorang yang ternyata berkaitan dengan masa lalu opa Chan dan berjasa besar bagi Thomas di akhir cerita. cerita kali ini si abang tampan, kaya, dan terkenal ini tidak lagi sebagai konsultan keuangan, Thomas pindah menjadi konsultan politik, so intrik dan konflik di buku ini ya berkisar tentang keadaan politik negara beserta seluruh konspirasi di dalamnya. dibuku ini pulalah kita akhirnya disuguhkan bagaiamana awal kisah kehidupan Thomas sampai akhirnya ia bertemu dengan musuh terbesar dalam keluarganya, Tuan Shinpei.

"sikap dan kehormatanlah yang membedakan seorang petarung dengan petarung lainnya."

"pengalaman selalu lebih penting dibanding level pendidikan dan nilai akademis."

"habis darah di badan, kering air mata, kita tidak bisa mengembalikan apa yang telah terjadi."

"dunia ini selalu dipenuhi kabar buruk, anakku. agar semua oraang selalu menyadari, ada banyak kabar baik yang akan datang setelahnya."

"di dunia ini tidak ada yang lebih banyak membuka kunci pintu dibanding berkenaalan dengan banyak orang, silaturahim."

"penjelasan akan tiba pada waktu yang pass, tempat yang cocok, dan dari orang yang tepat."

"penjelasan adalah penjelasan, terkadang tidak perlu diburu-buru, agar kita bisa lebih baik memahaminya."

"selalu ada pola didunia ini. apapun itu, bahkan saat sesuatu itu tidak berpola, polanya adalah tidak beraturan. tetapi sekacau apapun polanya, kita tetap bisa menemukan hal menarik di dalamnya, menyimpulakan sesuatu."

"dia hanya menunaikan takdir hidupnya. apa salahnya?"

"kenapa harus sakit hati? kau ditaakdirkan untuk melakukan itu. kau telah melengkapi jalan cerita, menunaikan takdir langit. aku tidak pernah sakit hati."

"semua orang memiliki jalan hidup dan takdir masing-masing."

“kau tahu, Nak, sepotong intan terbaik dihasilkan dari dua hal, yaitu, suhu dan tekanan yang tinggi di perut bumi. semakin tinggi suhu yang diterimanya, semakin tinggi tekanan yang diperolehnya, maka jika dia bisa bertahan, tidak hancur, dia justeru berubah menjadi intan yang berkilau tiada tara. keras. kokoh. mahal harganya. sama halnya dengan kehidupan, seluruh kejadian menyakitkan yang kita alami, semakin dalam dan menyedihkan rasannya, jika kita bisa bertahan, tidak hancur, maka kita akan tumbuh menjadi seseorang berkarakter laksana intan. keras. kokoh."

***

nah, begitulah tentang buku bang tere kali ini, kenapa dua buku dijadikan satu posting? sebab buku ini berkaitan satu sama lain, kalau hanya dibaca buku keduanya maka kita akan sedikit kesulitan memahami kehidupan Thomas. buku favorit saya sepanjang membaca karya tere liye adalah Rembulan Tenggelam di Wajah-Mu, tapi begitu bertemu Thomas saya langsung jatuh cinta :D

nb : terima kasih abang, sekalipun Tuan Shinpei itu jahat tapi saya belajar banyak dari kalimat berharganya, dan benar lho, saya sungguhan jatuh cinta dengan Thomas! sangat dinanti filmnya. :D

Rabu, 19 Juni 2013

your own happiness


"enjoy your own life, don't let everyone to broke your life. you decide your own happiness because this is your life."

kalimat ini muncul di timeline twitter saya sekitar satu bulan yang lalu, sebuah kalimat yang membuat saya manggut-manggut.

apa sih sebenarnya kebahagiaan itu? kenapa kita mudah sekali bahagia hanya karena kabar gembira, dan bersedih karena sebuah kabar yang menurut kita menyesakkan dada? mengapa seolah semua berasal dari luar, kenapa tidak dari kita sendirilah sumber kebahagiaan itu, dan menjadi kebahagiaan juga bagi orang lain.


bukannya sok pintar ataupun sok menggurui sih, sebab jujur saja saya juga sedang belajar, sama seperti kalian semua, belajar memiliki hati yang sebaik mungkin agar apapun yang terjadi di luar sana tidak sama sekali mempengaruhi besar rasa syukur kita kepada Tuhan, sehingga kita selalu berterimakasih dan tidak pernah merasa kekurangan sehingga kita sellau bahagia. #ohhhhimtogood #disepak


lagipula bahagia itu sederhana, kok. serius. coba perhatikan, jika kalian jalan-jalan ke desa atau daerah yang jauh dari ramainya perkotaan, kalian membawa kendaraan sendiri, ada anak-anak yang bersuka cita mengikuti sambil tertawa-tawa, apakah mereka bahagia? tentu saja. seseorang yang hobi menanam bunga saat mengetahui bunga yang ditanamnya tumbuh mekar, apakah ia bahagia? tentu saja. apapun itu, hal sekecil apapun bisa membuat bahgia. perhatian keluarga, hewan peliharaan yang lucu, udara yang bersih, dan yang terpenting kasih sayang dari Tuhan.



dan satu-satunya cara agar kita mampu terus bahagia adalah bersyukur, berterimakasih atas segala kesempatan berbuat baik. pada siapa? pada Allah tentu saja, dan berharap kelak Surga adalah tempat kembali kita.



ini hidupmu, milikmu, maka seharusnya kebahagiaan yang kau rasakan juga hanya kaulah yang menentukannya. terlebih jika kita mampu membuat sekeliling kita ikut bahagia seperti kita. :)


note : i don't want you as my happiness, i want to be your happiness ever ^___^

Minggu, 16 Juni 2013

how to master your habits ; 30 hari membentuk kebiasaan baik


permasalahannya sedari dulu, selalu saja, bukan terletak pada bisa atau tidak bisa. tetapi lebih kepada mau atau tidak mau.

judul : how to master your habits
penulis : felix y. siauw
penyunting : ramadhi
tata letak : tim alfatihpress
perancang sampul : tim alfatihpress
tebal : 160 hlm + vii, 20,5 cm

sudah masuk radar buku ter-akandibelisesegeramungkin sejak berbulanbulan lalu, dan akhirnya tanggal 19 mei dengan izin Allah saya mendapatkan buku ini. jujur saja pertama membukanya saya degdegan berasa buku apaaaa gitu. dan akhirnya setelah......errrrr....sekian hari saya bisa mengkhatamkan buku ini. #idupinkembangapi

habits adalah segala sesuatu yang kita lakukan secara otomatis, bahkan kita melakukannya tanpa berffikir. habits adalah suatu aktivitas yang dilakukan terusmenerus, sehingga menjadi bagian daripada seorang manusia. dia adalah kebiasaan kita. - kalimat ini menarik sekali, ust felix menperkenalkan kepada pembaca apa itu habits yang sebenarnya, habits adalah kebiasaan, daaaaan ternyata ia bisa kita bentuk, kita atur semau kita.

lantas bagaimana kita bisa mengatur habits/kebiasaan kita? apakah benaar kita mampu membuat kebiasaan yang sesuai keinginan kita sendiri?

perbedaan antara bisa dengan tidak bisa itu sangat sederhana, yaitu habits. bisa karena biasa, tak bisa karena tidak biasa. sederhana. - so, jawabannya adalah kebiasaan. dan bagaimana membentuk kebiasaan? practice and repetition, laukan dan ulangi, itu saja. lakukan dan ulangi, maka tubuh kita akan menjalankannya otomatis, asik, kan?

ust felix menjabarkan dalam buku ini, tidak hanya teori bagaimana kita harus mempraktekan segala sesuatu yang ingin kita jadikan kebiasaan, tetapi juga memotivasi *sekalipun beliau bilang ini bukan buku motivasi* pembaca dengan contoh habits yang mudah dilakukan sehari-hari.

setelah saya membaca buku ini, saya fikir memang benar bahwa kebiasaan itu bisa kita atur seperti yang kita mau. lalu kenapa judul postingan ini ada 30 harinya? sebab ust. felix mengatakan eh menuliskan dalam bukunya bahwa sebuah kebiasaan baru bisa benarbenar tertanam dalam otak kita dimana seluruh sendi tubuh kita meng-iya-kannya sebagai sebuah kebiasaan yang jika tidak dilakukan maka hal tersebut akan berdampak bagi diri kita. mengapa disimpulkan selama 30 hari, ust. felix mengambil contoh pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan, kita menjalaninya selama 30 hari, selama itu pula tubuh kita menyesuaikan diri dengan aturan baru, dengan pola makan dan kebiasaan baru, saathari raya tiba, kita masih bisa merasakan kebiasaan itu, pagi hari tubuh kita belum menuntuk untuk diisi, dan kebiasaan ibadah kita selama Ramadhan pun masih tertinggal. itulah mengapa disebutkan 30 hari membentuk kebiasaan.

buku ini baik untuk kita yang ingin membentuk kebiasaan baru yang sesuai dengan apa yang kita mau, dan tentunya sesuai dengan ketentuan jalan hidup yang kita pilih #tsaelah #ikiopo

 
penampakan bukunya

nb : ditulis dalam rangka liqo' mandiri sebab hari ini Allah menghendaki rencana yang jauh berbeda, sesak rasanya tidak bertemu, sebab hal ini sudah menjadi sebuah kebiasaan menahun. umiiii, aini kangen. semoga ahad depan Allah memudahkan :')

Sabtu, 15 Juni 2013

memaksakan jalan cerita


Manusia itu tidak pernah tahu pasti apakah seseorang itu akan baik atau tidak baginya. Tidak bisa. Manusia itu paling mentok hanya bisa menduga, kayaknya baik, mungkin baik, sepertinya baik.

Lantas, kenapa setiap hari, di mana2, orang2 tetap saja galau, ngotot, maksa. Bahkan berdoa menyuruh Tuhan, "Ya Allah jadikanlah dia milikku." Itu jelas jenis doa yang mengatur2 Tuhannya. Apakah kita ini sudah naik derajatnya jadi maha tahu? Tahu mana yang baik, mana yang tidak bagi kita?

Aduhai, my dear anggota page, selalu pahami rumus ini: hal2 yang kita sangka baik belum tentu baik bagi kita, boleh jadi itulah pilihan terburuk. Dan hal2 yang kita sangka buruk, belum tentu buruk, boleh jadi itulah pilihan terbaik, pilihan yang membawa selamat dunia akherat. Apa susahnya sih memasang rumus ini dalam hati kita? Jadikan salah-satu filter, saringan. Biar kita bisa berpikir lebih sehat.

Perasaan ke seseorang itu sejatinya hanyalah salah-satu cabang dari keinginan. Dan sama seperti keinginan lainnya, posisinya tidak berubah jadi lebih mulia karena bentuk, pun karena substansi yang mengada-ada. Orang2 bilang, saya ingin kaya agar saya banyak sedekah, maka itu logika terbalik. Orang2 bilang saya ingin berkuasa agar saya bisa berbuat baik lebih besar, itu juga logika terbalik. Karena banyak orang2 yg miskin, sedekahnya tetap banyak. Pun orang2 yg biasa2 saja, bermanfaat lebih luas dibanding seorang raja. Ya Allah, jadikanlah dia milikku, karena cinta kami suci, agar bisa membawa jalan kebaikan. Ini juga logika terbalik. Memangnya kalau atas nama cinta, permintaan ini jadi lebih sakral? Mulia? Tidak sama sekali. Jangan memberi syaratlah. Kita tetap bisa menjadi jalan kebaikan, tanpa harus bersama dengan seseorang, apalagi jika ternyata kemudian malah bermain2 dengan perasaan, menikah tidak, maksiat iya. Jalan kebaikan mana? Nyasar.

Saya tidak akan membawa tulisan ini ke logika rumit, apalagi menutup diskusi dengan hakikat cinta sejati kepada Allah. Saya akan membawanya lebih membumi bagi kita semua, dan semoga itu bermanfaat.

1. Jangan bermain2 dengan pintu perasaan. Sekali kita buka, maka kalian memberikan posisi kuda-kuda yang sangat rentan. Jangan mudah percaya omongan manis, bilang serius, kaulah satu2nya, kaulah yang terakhir. Jangan terpesona dengan tampilan orang lain, keren, lulusan manalah, alim, saleh. Omong kosong. Dalam hidup ini, hanya satu momen saja kalian bisa membuka pintu perasaan: ketika kalian datang dilamar. Itupun tidak usah berlebihan, karena banyak yang tidak jadi nikah meski gedung sudah dipesan, undangan sudah disebar.

2. Selalu gunakan pemahaman di awal tulisan ini, kita tidak tahu mana yang terbaik. Berdoalah kepada Allah, minta dibukakan penjelasan lebar2. Bertanyalah ke orang tua, apakah ini baik atau tidak. Bertanyalah pada teman dekat yg bisa dipercaya, apakah orang itu baik atau tidak. Ketka kita tidak tahu, pendapat orang akan sangat berguna. Nah, di dunia nyata sana, situasi ini terbalik total. Jutaan orang2 yang jatuh cinta, malah menutup pintu pendapat orang lain. Jutaan orang2 yg jatuh hati, malah merasa dia bisa mengurusnya sendiri. Orang tua tidak didengar, teman baik apalagi, ditinggal, asyik dengan hubungan baru.

Itu memang betul, kadang orang tua kita tidak setuju, tapi pahami dari sisi positifnya: kalau begitu, saatnya membuktikan, menguji, apakah yg kita yakini itu memang baik. Bicarakan baik2, bentangkan semua yg kita ketahui. Orang tua kita itu juga manusia, mereka jelas punya pengalaman, punya logika. Ini malah bermanfaat, beda pendapat dengan orang tua membuat kita dibantu berpikir. Bukan sebaliknya, merajuk, merengek, ngirim email ke tere liye, curhat panjang lebar sudah kayak novel, minta solusi. Well yeah, hentikanlah email2 itu, hidup saya sudah rumit tanpa harus mendengarkan curhat orang2 yg jatuh cinta (dan setiap hari semakin banyak saja emailnya).

3. Jika ada masalah, maka boleh jadi itu sumber pemahaman yg baik. Kalian tahu, orang2 yang jatuh cinta, tetap bisa menjaga kehormatan perasaan, maka bukan berarti akan seperti Ali dan Fatimah, perintah menikahnya langsung datang dari Allah. Level kita jauh dari mereka. Masalah akan muncul silih berganti. Mengendalikan perasaan menjadi rumit. Tapi itu momen2 terbaik untuk menguji ulang, re-test, memastikan apakah kita memang suka atau tidak, mengumpulkan hipotesis, baik atau tidak.

Berapa lama sih kalian galau? Baru sehari? Baru seminggu? Aduh itu sih sebentar, kalian tahu, rata2 gelombang besar yg disebut cinta itu hanya 3-4 bulan. Lewat dari itu, biasa2 saja tuh. Jadi, sebelum kalian tiba2 berubah jadi tidak waras, tumpah berceceran kemana2 curhatnya, setidaknya tunggu selama 3-4 bulan. Boleh jadi juga sembuh sendiri, sudah tak cinta lagi, biasa saja tuh. Karena kalau kalian bertingkah aneh2, silahkan tanggung resikonya: cinta itu persis seperti semak belukar, dicabut satu, tumbuh sepuluh. Dibakar habis, malah melebar kemana2 tunas barunya tumbuh. Ketika kalian malah genit, berlebihan, sudah kayak Romeo-Juliet, maka bersiaplah terjebak dalam siklus perasaan bertahun2--yang jelas tidak banyak manfaatnya kecuali kalian mau jadi pujangga. Padahal sumber masalah ini awalnya kecilll sekali, hanya tatap muka selintas saat bertemu di depan kampus.

Semua orang berhak atas kisah cinta yang mengesankan. Tapi pastikan, kita memiliki pemahaman baik agar kisah cinta itu terjaga dengan baik. Ingat baik2, 20 tahun lagi, kalian akan tertawa cengengesan mengenang semua masa remaja/usia sekolah dulu. Selalu demikian.

sumber : Darwis Tere Liye notes

Jumat, 07 Juni 2013

love u more

love u more, love u more, love u more
you will always be in my heart
love u more, love u more
your breath will always be in my heart

under the high sky, tiny marks for my love are in my song
but still you’re not here next to me
but I’m still glad
only thinking this on my own, i can’t be complete
your smiles are in my heart (deeply inside) you fully completed me

in your heart, my love is not there (ever ever)
waiting inside (me) with you with you (i pray for you)
inside my heart all of your love is there (ever ever)
your breath is in my heart (i’ll be waiting for you)

in waiting, i believe this love looks for you
my work’s sweat
little by little you make me fall for your abusive kiss like our first meeting
i can’t say it, this love in my heart takes a long time to convey
because of you, in my heart
(deeply inside) i wanna thank you

in your heart, my love isn’t there (ever ever)
waiting inside (me) with you with you (i pray for you)
inside my heart all of your love is there (ever ever)
your breath is in my heart (i’ll be waiting for you)

in my heart, i breathe you. forever i love u
now i miss you
even until many days have passed
i know i will only love you

in my heart, it will be forever you (ever ever)
you looking at me, those days will come to me (i pray for you)
in your heart, all of my love is there (ever ever)
your breath is in my heart (i’ll be waiting for you)

love u more, love u more, love u more
you will always be in my heart
love u more, love u more
your breath will always be in my heart

**popular by : Super Junior

Rabu, 05 Juni 2013

hujan bulan juni


tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

-1989, Sapardi Djoko Darmono



mari bicara soal salah satu karya pujangga berbakat Indonesia, Sapardi Djoko Darmono. profilnya bisa di lihat di sini

kenapa memilih memposting hujan bulan juni? yaa, karena sekarang bulan juni dan sudah memasuki musim tak berpenghujan alias musim kemarau di negara kita ini. hujan bulan juni dibuat pada tahun 1989 saat pergantian iklim di Indonesia masih 'normal' dan bulan Juni adalah bulannya kemarau yang berarti hujan tidak datang sesering bulan-bulan sebelumnya atau bahkan tidak turun selama bulan Juni. 

Sapardi membuat hujan dalam puisi ini seperti punya ruh, seperti memiliki rasa, menilik ke dalam setiap bait-baitnya, seakan beliau ingin memberitahukan kepada kita tentang perasaan hujan di bulan ini, seperti perasaan seseorang yang tak tersampaikan, hanya bisa menitip tiap jejak-jejak kerinduannya pada pohon berbunga, seperti menceritakan bahwa hujan sangat merindukan tanah yang ingin ia basahi tapi sayangnya ia tidak mampu untuk sebatas sampai ke sana, memuai begitu saja diantara dedaunan. seperti seseorang yang ingin menyampaikan perasaan tetapi terhalang oleh keadaan, yang menyebabkan ia hanya mampu menahan seluruh rasa, tak mampu walau sekadar diucapkan, tak mampu walau sebatas dibisikkan, sebab tak ada hujan di bulan Juni, sebab ada rasa yang mungkin memang harus selamanya tersimpan rapi. 



oya, ada musikalisasi hujan bulan juni yang menurut saya bagus, keren sekalipun ada yang bait yang kelupaan, xoxo. sila :

Sabtu, 01 Juni 2013

status (bagian keduapuluhdua)


Tidak semua yang kita alami harus dipahami segera. Tidak semua yang kita lewati harus segera ada penjelasannya.
Penjelasan itu boleh jadi sudah datang lebih dulu sebelum kejadian, juga bisa jadi "amat terlambat".
Tidak akan merugi orang yang bersabar.
--Tere Liye

Tidak seperti papan tulis, coretannya bisa dihapus bersih.
Coretan di hati tidak bisa dihapus bersih. Bahkan saat kita benar-benar lupa, coretan itu tetap ada (di hati orang lain, dan atau banyak orang lain).
-- Tere Lije

Awal dari segala kasih sayang adalah: senyum.
Senyum yang tulus, riang dan menenangkan.
--Tere Lije

Jika ada selembar foto, ada 10 orang foto bareng; maka saat 10 orang tersebut melihat hasilnya, masing-masing akan melihat pose-nya sendiri, dan berkomentar bagus atau tidaknya foto itu berdasarkan pose-nya. Jika dia merasa bagus, maka baguslah seluruh foto itu. Jika tidak, maka tidak baguslah seluruhnya.
Kita terlatih menyimpulkan hal umum berdasarkan situasi masing-masing. Jika menurut situasi kita bagus, maka baguslah semuanya. Jika menurut kita tidak bagus, maka mau sebagus apapun pendapat orang banyak, tetap tidak bagus.
Bukankah begitu? :)
--Tere Lije

Perasaan itu cepat sekali berubah, bahkan bisa lebih cepat dibanding hujan jadi cerah, cerah jadi hujan. Dan saat perasaan berubah jadi hujan, bahkan bisa lebih banyak geledek, petirnya.
--Tere Lije
 

Ketika kita menyukai seseorang, bukan berarti kita pasti akan suka selamanya. Ada masa-masa rasa suka itu berkurang, bahkan hilang sama sekali. Tetapi juga bukan berarti kalau sudah tidak suka lagi, maka selesai begitu saja.
Itulah gunanya komitmen, kepercayaan, yang akan membawa kembali perasaan suka persis seperti pertama kali dulu kenapa kita suka seseorang tersebut, atau malah lebih.
Kita tidak akan pernah bisa menghidupi sebuah hubungan jangka panjang hanya dengan cinta. Kita memerlukan energi lain, yaitu komitmen, kepercayaan.
--Tere Lije
*sorry to say, quote ini tidak untuk kalian yang pacaran; keliru dan amat keliru pikir jika kalian merasa quote ini bisa utk hubungan pacaran.
 

Sahabat yang baik bagai tutup kaleng sarden, rapat menjaga aib dan rahasia kawan karibnya. Kedap udara.
Dan berbeda dengan kaleng sarden, dia tidak akan pernah membukanya atau bisa dibuka oleh siapapun.
--Tere Lije
 

Jadilah orang yang selalu memberikan kalimat2 positif, semangat untuk orang banyak. Maka semoga itulah yang akan mantul kembali kepada kita.
--Tere Lije
 

Ketika kita memiliki teman, maka bukan berarti kita pasti akan selalu bersamanya. Ada masa-masa kita harus pindah, mengambil kesempatan, melanjutkan sekolah, pekerjaan. Tetapi juga bukan berarti kalau sudah berpisah, maka selesai begitu saja.
Itulah gunanya persahabatan yang sejati, teman lama selalu menjadi teman, atau malah lebih spesial saat bertemu kembali, menjalin kontak kembali. Hei, jika HP, laptop, komputer, mengasyikkan kalau punya yang baru, tapi teman, semakin lama, semakin mengasyikkan.
Selalu begitu.
 

Kalau kita mendengarkan semua ucapan orang, maka dunia ini bisa jadi gelap gulita oleh asap hitam pikiran negatif.
Tutup pintu rapat-rapat. Jauhi orang-orang yang memang suka bicara begitu, negatif, ngeles, menjelekkan, dan sejenisnya. Percaya sajalah, sepanjang kita sudah berusaha melakukan yang terbaik, maka yang terbaiklah akan kembali pada kita.
--Tere Lije
 

Jangan minder, jangan rendah diri, jangan merasa jelek, merasa tidak berguna. Sekali2 jangan.
Semua orang itu berguna. Gigit pemahaman itu kuat2, hingga rontok gigi, terus gigit. Jangan dengarkan kalimat merendahkan orang lain apalagi bisik sesat dari diri sendiri.

Keinginan adalah keinginan. Mau sebesar apapun keinginan itu, tetap saja dia adalah keinginan. Dan rahasia terbesar keinginan adalah: dia hanya sebuah keinginan.
Sekali kita bilang, cukup, tidak. Maka mau apapun yang terjadi, mau demo, mau protes, mau bilang apa, mau apapun, hilang sudah keinginan tersebut. Selesai.
Nah, sayangnya, lebih banyak orang membiarkan dirinya dikendalikan keinginan, dibelenggu oleh keinginan, dan lama-lama berubah mewujud menjadi keinginan itu sendiri.
--Tere Lije
 

Wanita tergolong mahkluk kepastian. Sebagian besar dari mereka bisa menunggu dengan sabar datangnya kepastian tersebut; menunggu, menunggu dan terusss menunggu.
Maka, biar momen menunggu itu tetap berkualitas, mari di-isi dengan hal2 yang positif. Sibukkan diri dengan aktivitas2 bermanfaat. Terus memperbaiki diri. Nah, kalau ternyata si mister x itu nggak nyadar2 juga ditungguin, malah nyantol ke tempat lain, setidaknya momen menunggunya tidak sia-sia.
--Tere Lije
 

Jangan habiskan waktu untuk berdebat, tinggalkan segera. Secepatnya.
Betapa besar 'kebencian' agama kita soal berdebat ini.
--Tere Lije
 

Bahagia itu boleh jadi seperti pakaian dalam. Mau semahal apapun, semurah apapun, senyaman apapun (maaf) celana dalam kita, maka hanya kita yg tahu. Orang lain tidak.
Maka mau bahagia atau tidak, senang atau sedih, yakin atau tidak, sejatinya kita jugalah yg tahu, orang lain tidak.
--tere lije
 

Bukankah sudah sering terjadi, kita bingung memutuskan A atau B, ternyata malah akhirnya C. Bahkan dalam urusan paling simpel yg sepertinya jelas-jelas kita kendalikan, tergantung maunya kita, seperti beli buku, sudah direncanakan dari rumah buku A atau B, setiba di toko, malah yg dibawa pulang buku C.
Begitulah kehidupan. Ada rahasia takdir yg tidak pernah ketahui, mau sekuat apapun kita mengontrol sebuah kejadian. Mau seyakin apapun kita bisa mengendalikan keputusan.
Apalagi dalam urusan yang lebih rumit dibanding membeli buku. Maka jangan terlalu membebani diri, banyak-banyaklah berdoa, diberikan yg terbaik.
--Tere Lije
 

“Kesibukan fisik dapat membantu banyak memutus kesibukan hati memikirkan banyak hal, pikiran yang hanya mengundang kesedihan."
Percayalah, sy nggak bohong. Itu manjur sekali nasehatnya. Saya tulis kalimat ini di beberapa novel saking pentingnya nasehat ini.
Nah, jadi kalau sedang galau, ayo jangan segan-segan menawarkan diri untuk ngepel lantai, jemur kasur, bersihin loteng, hingga menyikat kakus rumah, teman hingga tetangga. Pasti hilang galaunya, malah bisa jadi bisnis.
--Tere Lije
 

Apakah kita lebih suka membeli televisi besar, keren, canggih, atau gagdet mutakhir, mahal, berjuta-juta lantas menghabiskan waktu berjam2 bersamanya.
Di bandingkan dengan,
Lebih suka membeli banyak buku2 yg baik, bacaan2 yg baik, lantas menghabiskan waktu berjam2 bersama bacaan2 tersebut. Buku adalah teman yang setia dan baik. Tidak akan merugi orang2 yang menghabiskan waktu bersamanya.
--Tere Lije
 

Yang merusak organisasi, lembaga, badan, kesatuan, partai, atau apalah, jelas sekali bukan fitnah, tuduhan, dijelek2an, konspirasi dari luar, dsbgnya.
Yang cepat sekali merusaknya adalah: kelakuan kita, orang2 yg ada di dalamnya. Dan semakin negatif reaksi kita, bagai semak kering, semakin cepat terbakar habis. Rusak semuanya.
 

Omongan orang lain, dijelek2an, direndahkan, tidak akan pernah membuat kita otomatis jadi lebih jelek atau rendah.
Kitalah yang menentukan masa depan kita, mau kemana rencana kita, kualitas hidup kita. Bukan omongan orang lain. Kalau aslinya bagus, maka insya Allah bagus. Kalau aslinya memang demikian, maka akan demikian.
Jadi terus melakukan yang terbaik, yang baik akan datang.
--Tere Lije
 

Pencitraan terbesar itu bukan dilakukan oleh politikus atau partai politik, melainkan oleh orang2 pacaran.
Tampil apa adanya? Nggak banget, nggak ada rumusnya. Yang ada bela2in pinjam baju, pinjam duit, hanya demi cinta. Dan semua pasangan, ingin sekali terlihat oke, lembut, menawan, juga imut, menggemaskan. Di mana tampil apa adanya?
--Tere Lije
 

Kenapa kita pacaran? Coba pikirkan dalam-dalam. Kenapa?
Ayo mari mengerjakan hal lain yang lebih bermanfaat. Sekolah, belajar dengan baik. Punya hobi yang positif. Habiskan masa-masa indah bersama adik, kakak, orang tua. Akan tiba sendiri masanya kalian akan merasakan perasaan tersebut, tidak perlu diburu2, dan tidak perlu menghabiskan waktu untuk memikirkannya, memikirkan orang lain, hal2 tidak jelas. Dengan terus memperbaiki diri, malah akan datang pasangan yang lebih baik dengan sendirinya.
Btw, kalau kalian bilang, pacar kalian itu amat sayang, itu tipu-tipu. Orang itu kalau sayang, dia menghabiskan waktu paling banyak bersamanya. Pacar kalian itu lebih sayang sama HP, gagdet miliknya.
--Tere Lije, page edisi weekend, dipenuhi dgn postingan ini
 

Ada yang mau foto berdua bareng babi? Dipeluk mesra babinya? Yang ngences liur? Tersenyum bahagia banget bareng babi di sebelah? Lantas fotonya ditaruh di profile jejaring sosial? Bangga diberitahu ke banyak orang.
Rasa-rasanya tidak ada yang mau kan. Eh, atau ada, ya?
--Tere Lije
 

Cinta itu bisa tumbuh di tempat tidak terduga, bahkan di tanah tandus, gersang sekalipun. Cinta juga bisa tumbuh kapanpun, di waktu yang sama sekali tidak diduga.
Maka jika dia disiram oleh air dan pupuk pemahaman yang baik. Akan tumbur subur, rimbun daunnya, lebat dan manis buahnya. Bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Tapi jika dia disiram oleh air dan pupuk pemahaman yang salah, cara yang keliru dan dangkal, akan kerdil pohonnya, rontok daunnya, pahit dan beracun buahnya. Merusak diri sendiri, keluarga hingga merepotkan banyak orang.
--Tere Lije
 

Kita tidak bisa mengorbankan orang lain untuk kebahagiaan diri sendiri.
--Tere Lije
 

Cowok itu kadang salah paham menerjemahkan perhatian dari cewek. GR, salah kira. Padahal bukan itu maksudnya.
Tapi cewek tidak.
Cewek tidak hanya kadang, melainkan 'sering banget' salah paham menerjemahkan perhatian dari cowok. GR.
Ayo pada ngaku.
 

Tidak ada diantara kita yang pernah melihat langsung bumi ini berbentuk bola. Kecuali kalau kita astronot, pergi ke satelit, naik pesawat, bisa menyaksikan kebenaran bumi berbentuk bola dengan mata kepala sendiri. 
Mayoritas kita hanya lihat foto, gambar, film, membaca dan sejenisnya. Kemudian meyakininya.
Maka, tidak pernah mati, tidak pernah ke surga, tidak pernah ke neraka, tdk pernah melihat malaikat, dsbgnya, bukan alasan untuk tdk meyakininya. Kita bisa "melihat" kebenaran tersebut dgn banyak cara. Lantas meyakininya melebihi yakin bumi ini berbentuk bola.
--tere lije
 

Cinta itu tidak sama dengan memiliki.
Ini pelajaran mendasar bagi para pencinta di muka bumi.
--tere lije
 

Kita semua kayaknya sebal kalau jaringan internet di HP atau laptop/komputer ngadat, lelet, error, aduh ini jaringan nggak move on, malah stuck total nggak bisa dibuka.
Tetapi, aduhai, kenapa kita nggak sebal kalau kita sendiri yang nggak move on, masiiih saja di situ, malah ngadat, lelet, error, bahkan stuck total di sebuah masalah, kenangan, atau entahlah.
--Tere Lije
 

Sebenarnya, secara prinsipil, sebagai mahkluk bebas, manusia boleh saja bertingkah semau2nya, menjelek2an semau dia, apapun yang dia mau lakukan. Kita diberikan kebebasan tersebut.
Hanya saja, pikirkan hal ini baik2:
Ketika kita menghormati orang lain, maka sejatinya kita tidak rendah, atau kalah, kita justeru sedang menghormati diri sendiri. Atau ketika kita rela mematuhi peraturan, maka sejatinya kita bukan diperbudak, diperintah, kita justeru sedang memuliakan diri sendiri.
Tapi sebaliknya:
Ketika kita bertingkah semau2nya, menjelek2an, melanggar batas, kita justeru tidak otomatis menang, gagah perkasa, tinggi, lebih hebat, kita justeru sedang menghina diri sendiri, benar2 sedang merendahkan diri sendiri.
'Kemanusiaan' kitalah yang membuat kita jadi manusia.
--Tere Lije
 

Kita tidak bisa dengan mudah, seketika men-delete, meng-undo, bahkan restart atau shut down perasaan yang terlanjur tumbuh.
Karena itu, hati2lah jika hendak meng-install perasaan di hati. Jangan begitu mudah, semua aplikasi perasaan dari mana-mana di-install. Boleh jadi ada yang bervirus mematikan.
--Tere Lije
 

Jika sungguh cinta maka tak akan egois.
Melepaskan, adalah cabang paling penting dalam perasaan. Apalagi jika kita tidak siap untuk sebuah ikatan kongkret yang serius.
--Tere Lije
 

Ibu adalah orang terakhir yang berputus harapan, saat semua orang telah menyerah dengan kita. Tidak pernah berhenti.
Dan doa Ibu--meski kadang kita tidak tahu dia menangis malam2 mendoakan kita, boleh jadi telah membuka begitu banyak kunci kesempatan kepada kita.
--Tere Lije
 

Orang2 yang terbiasa berpikir negatif atas setiap ucapan, perbuatan dari orang lain, maka bahkan saat orang lain datang dengan tulus mengantarkan makanan yang lezat, dia tetap saja mikir negatif, "jangan2 nanti saya keracunan makannya". Apalagi dalam situasi lainnya, tumpah kemana2 pikiran negatifnya.
Percaya atau tidak, kita semua pelaku berpikiran negatif itu. Penting sekali untuk terus menerus mengurangi hingga menghilangkannya.
--Tere Lije
 

Jika kita ingin lebih tahu dibanding orang paling tahu sekalipun, maka bacalah buku2 yang dia baca, semua yang pernah dia baca, plus satu buku yg tidak dia baca. 
Jika kita ingin lebih berwawasan dibanding orang paling berwawasan, maka bacalah buku2 yang pernah dia baca, semuanya, plus tambahi satu buku yang tidak dia baca.
Cara tercepat 'menyalip' orang lain adalah dengan membaca buku.
--Tere Lije
 

Mahatma Gandhi pernah menuliskan '7 dosa sosial yang mematikan':
1. Kekayaan tanpa kerja
2. Kesenangan tanpa nurani
3. Ilmu tanpa kemanusiaan
4. Pengetahuan tanpa karakter
5. Politik tanpa prinsip
6. Bisnis tanpa moralitas
7. Ibadah tanpa pengorbanan
Boleh kaya? Boleh bersenang? Boleh-boleh saja, tapi kekayaan yang datang tanpa bekerja, menzalimi hak orang dan sejenisnya jelas masalah sosial yang serius. Bersenang2 pun silahkan, tapi tanpa nurani, maka yang ada justeru menyakiti orang lain. Ilmu tanpa kemanusiaan, pengetahuan tanpa karakter, hanya akan membuat orang2 pintar menjadi jahat. Politik tanpa prinsip, menyisakan pragmatisme dan ambisi kekuasaan. Berdagang tentu boleh, untung seratus persen tidak ada yang melarang, tapi tanpa moralitas, akibatnya akan mengerikan. Terakhir, ibadah tanpa pengorbanan, silahkan direnungkan sendiri.
Pemikiran Gandhi ini mungkin cocok, mungkin tidak. Tapi pasti ada manfaatnya jika direfleksikan.

Kalau kalian ingin tahu apakah seseorang itu suka/cinta tidak dengan kita, maka coba berdiri di belakangnya dari jarak 10 meter, lantas bisikkan mantra ini: "pyar kedumbyar panci basah, kalau dia suka, ayo menolehlah." Baca pelan-pelan 3x, konsentrasi, tatap orangnya dari belakang.
Nah, kalau dia menoleh, itu berarti dia suka/cinta sama kita.
*itulah kenapa cinta itu kadang gila, karena boleh jadi, ada saja yang percaya nasehat ini, besok-besok dia praktekkan sungguhan.
 

Duh, kalaupun kita di mention oleh SBY, atau boyband top Korea, itu tidak otomatis membuat kita di dunia nyata jadi keren. Tetap saja kita yang itu2 saja. Bahkan dalam kasus di mention oleh mereka 10x pun, tetap tidak merubah nasib kita di dunia nyata.
Kitalah yang membuat diri sendiri itu keren, berguna. Dan terlihat keren, berguna di mata orang tua; orang tua me-mention betapa kerennya kita sebagai anaknya, jauh lebih penting dibanding mention pesohor--itupun hasil setelah memaksa2.
--Tere Lije
 

Menjadi dewasa itu sama seperti: kalian enggan pakai baju mickey mouse atau donald bebek saat jalan bareng teman2 se-usia kalian? Karena tahu itu tidak cocok lagi. Juga enggan ngomong di-cadel2in, manja2 nggak jelas, seperti anak2 di bawah lima tahun?
Maka menjadi dewasa itu adalah kita tahu ada yang pantas, ada yang tidak cocok lagi untuk dilakukan. Dan kita tahu persis, saat orang lain masih sibuk melakukannya, mau seheboh atau segaul apa orang2, kita memilih tidak, karena kita tahu ada banyak hal lebih penting. Tidak akan menyesal bagi orang2 yang paham.
--Tere lije
 

 Jangan biarkan 'perasaan' kalian berserakan, berceceran di facebook atau twitter. Orang yang ingin kalian cari2 perhatian toh tidak akan memperhatikannya.
Laki2 yang paham, wanita yang mengerti, tidak akan menumpahkan perasaannya di dinding jejaring sosial. Terlihat sekali, lebay. Ibarat air tumpah, itu justeru berbahaya, bikin terpeleset, mengganggu. Ada banyak cara lain menyalurkan perasaan, bikin tulisan, bikin puisi, malah bisa menerbitkan buku.
--Tere Lije

Banyak karya2 hebat lahir dari situasi galau. Tulisan2 terkenal, penemuan2 berguna, bahkan solusi2 keren.
Nah, kalian yang sedang galau, kemana saja?
--Tere Lije
 

Jika kita selama ini merasa selalu memperoleh hal2 kecil, barang bekas, sisa orang lain, pilihan kedua dan seterusnya, bagian tidak penting, bahkan mungkin merasa tidak pernah mendapatkan hal2 terbaik dalam hidup, maka bukankah itu keren sekali?
Hanya orang2 hebatlah yang bisa hidup bahagia dengan hal2 kecil di sekitarnya. Tinggal dilengkapi dengan rasa syukur. Kita semua sebenarnya memiliki hal terbaik yang diberikan Tuhan, yaitu: kehidupan itu sendiri. Itulah hal paling menakjubkan milik manusia. Coba kalau kita dijadikan batu atau pot kembang, akan berbeda sekali penjelasannya.
--Tere Lije
 

Pekerjaan bagi umat manusia adalah salah satu jalan untuk beribadah kepada Tuhannya. Jadi, jangankan soal korup, mencuri waktu, aniaya, bahkan saat kita mulai merasa bosan, mengeluh, membanding2kan, merasa kurang, dsbgnya, mungkin sudah saatnya memikirkan untuk mencari pekerjaan baru.
Masa' iya, saat beribadah ke Tuhan, kita sibuk mengeluh, tidak bersyukur? Kan nggak oke jadinya.
--Tere Lije
 

Jangan kebangetan nggak suka dengan seseorang, boleh jadi besok lusa, kita malah butuh bantuannya. Atau dalam kasus yang lebih menakjubkan, jika itu lawan jenis, kita bisa jatuh cinta, dan justeru menikah dengannya.
 --Tere Lije 

Ada yang menunggu, menunggu dan terus menunggu, hanya untuk tahu diakhirnya kalau seseorang itu justeru tidak sedang menunggu dirinya.
Cinta memang gila. Maka itulah gunanya akal sehat, akan memberikan keseimbangan. Pemahaman baik akan menjadi lampu penerang.
--Tere Lije
 

Tidak akan pernah. Sekali2 tidak akan pernah tujuan baik tetapi dicapai dengan cara buruk, jahat. Maka buruk sudah semuanya.
Saya mengkhawatirkan, ada paham yang berkembang subur, ketika orang2 mulai membenarkan cara2 buruk demi tujuan yang dinilai baik.
 

Pernikahan yang panjang, lama, seperti yang terjadi pada kakek-nenek, orang tua kita, yg bahkan usia pernikahannya 50 tahun lebih, bukan karena sepanjang 50 tahun itu cinta mereka terus membara, menyala tinggi seperti pasangan bulan madu.
Selalu ada masa-masa saat cinta itu redup, mengecil, bahkan berganti kecewa, marah, pun benci. Tetapi cinta itu selalu bisa kembali terang, menghangatkan dan melindungi hubungan tersebut. Nasehat itu benar, boleh jadi, kakek-nenek kita, orang tua kita, tidak hanya sekali jatuh cinta di awal hubungan mereka, melainkan berkali2 jatuh cinta pada pasangannya yang sama, maka awetlah hubungan mereka.

Ketika kita memiliki teman, maka bukan berarti kita pasti akan selalu bersamanya. Ada masa-masa kita harus pindah, mengambil kesempatan, melanjutkan sekolah, pekerjaan. Tetapi juga bukan berarti kalau sudah berpisah, maka selesai begitu saja.
Itulah gunanya persahabatan yang sejati, teman lama selalu menjadi teman, atau malah lebih spesial saat bertemu kembali, menjalin kontak kembali. Hei, jika HP, laptop, komputer, mengasyikkan kalau punya yang baru, tapi teman, semakin lama, semakin mengasyikkan.
Selalu begitu.

Nah, buat cowok2, tentu saja boleh pengin calon istri yang 'paket istimewa': sudah cantik, kaya, pintar, salehah, baik hati, dari keluarga terhormat, dengan mertua sayang menantu pula. Boleh. Siapa yang larang?
Hanya saja, pastikan kalau calon isteri paket istimewa tersebut mau menerima kita sebagai suaminya.
--Tere Lije
 

Tentu saja boleh pengin calon suami yang 'paket spesial': ganteng, kaya, pintar, saleh, baik, dari keluarga terhormat pula. Boleh. Siapa yang larang?
Hanya saja, pastikan yang ganteng, kaya, pintar, saleh dan baik pula itu mau memilih kita jadi istrinya
--Tere Lije
 

Tetap sayang meski sedang marah-semarahnya.
Itulah cinta orang tua.
 --Tere Lije 

Manusia diberikan sedikit sifat kasih sayang, yang jelas adalah nama2 Allah. Dititipkan cahaya kecil tersebut di hati kita semua, agar dunia ini jadi bersemi indah, penuh kebaikan dan rasa syukur.
Itu sungguh nama2 Allah: Yang maha pengasih, Yang maha penyayang.
Maka, my dear anggota page, jangan dirusak, jangan dikhianati justeru dengan melanggar begitu banyak peraturan Allah. Jangan diolok2 dengan berdua2an, pegangan tangan, dan aktivitas pacaran lainnya yang berbahaya.
--Tere Lije
 

Kita tidak pernah tahu gagal atau sukses melakukan sesuatu itu nanti, setelah dicoba dulu. Tetapi kalau tidak pernah dicoba, maka pasti 100% gagal.
Jadi jangan takut untuk memulai. Jangan dengarkan orang2 yang membuat tidak PD--mereka sih lagi nyari teman sama2 gagal tidak berani mencoba. Pun jangan biarkan diri sendiri berbisik ragu.
 

Kenapa kita harus melatih diri untuk terus menyikapi urusan perasaan dengan biasa-biasa saja?
Karena bukankah sering terjadi, kita menganggap hari ini adalah hari spesial, hari besar (karena bertemu dengannya tidak sengaja, dan dia tersenyum); kita sudah merasa hari ini sudah istimewa sekali, sayangnya, ternyata baginya, hari ini hanyalah hari Senin saja.
 

Saya kira, tidak perlulah sampai menulis "please komen dan like dong postingan akuh", atau "please add aku dong", atau "aku kan sudah berkali2 like dan komen, please like dan komen akuh dong". Atau kalau di twitter, "please mention, dong", "akuh kan RT berkali2, kenapa nggak sekali saja RT akuh". Mungkin benar, alasannya untuk silaturahmi, apresiasi, manusiawi, dsbgnya tapi well, tidak perlu berlebihan seperti itu.
Kalau memang butuh perhatian sebesar itu, butuh kasih sayang sebesar itu, pengin punya banyak teman, pengin di like, di RT, mulailah memperlakukan jejaring sosial dengan baik. Menulis yang baik, mengeluarkan komen yang baik, nge-twet yang baik. Cepat atau lambat kita pasti diperhatikan. Banyak loh, orang2 yg di RT/mention pesohor, karena memang menulis tweet yg baik.
Nah, kalau tidak berhasil ngetop, cepat atau lambat, kita akan punya pemahaman baik yang bisa membuat lega dan yakin, setidaknya kita sudah bermanfaat buat diri sendiri.
Anyway, sebagai penutup jangan lupa: pleaseee, lik3 dan kom3n postingan akuh ini yach. trims b3rat. muacch

Suara wanita termasuk kehormatan yang harus dijaga. Jadi sebaiknya tidak perlu bicara mendayu2, dimanja2in, didesah2kan, apalagi kalau bicara dengan lawan jenis yang bukan siapa2 kalian (baik secara langsung atau lewat telepon, dsbgnya). Itu bisa jadi sumber masalah buat diri sendiri.
Ini saran saja, bicaralah yang biasa2 saja, dengan intonasi biasa2 saja. Nah, kalau kalian merasa unyu lebih oke, bermanja2 itu keren, tentu tidak akan ada yang melarang. Karena di luar sana, toh memang banyak cowok pesolek yang suka.
--Tere Lije
 

Tidak semua yang ada di televisi, media massa, internet itu layak ditiru. Tidak semua yang terlihat kinclong, ganteng, cantik, unyu, dan seolah keren itu layak untuk dijiplak mentah2.
Pikirkan, jangan ikutan trend.
--Tere Lije
 

Pertanyaan: Bang tere, bagaimana agar sy tdk kangen, keinget terus sama seseorang.
Jawaban: Berhenti internetan, fb-an, twitteran; apapun itu, matikan HP/gagdet utk internetan dan sejenisnya selama 40 hari 40 malam. Nah, kalau sukses, tentu sj tips ini tdk langsung mengatasi kangen kalian. Tapi membuktikan ternyata kita mampu mengatasi 'ketergantungan'. Banyak orang membiarkan dirinya 'tergantung' atas urusan dunia, jadi bagaimana mau dinasehati?
 

Jika harus memilih, maka jelas 'tertawa bahagia di atas sepeda tua' jauh lebih baik dibanding 'menangis senyap di atas mobil mewah'.
Jika harus memilih, tidak ada pilihan lain, selalu pilih sesuatu yang lebih melapangkan hati. Prinsip2 kebaikan. Pemahaman2 prinsipil. Apalah arti hidup ini? Sebentar sekali. Dan yang paling mengharukan adalah fakta semua pasti kita tinggalkan, bahkan anak sendiri, apalagi suami/istri, keluarga, teman, pasti akan kita tinggalkan.
 

Karena kita tidak bisa melihat penjelasan di hati orang lain, maka bukan berarti penjelasan itu tidak ada.
Karena kita tidak bisa melihat keindahan pada sesuatu, maka bukan berarti tidak ada indah di sana.
Dunia ini dipenuhi dengan hal-hal yang tidak bisa kita lihat.
Coba periksa, ketika orang lain tidak bisa melihat betapa rindunya kita pada seseorang, maka bukan berarti rasa rindu itu tidak ada, bukan?
Ketika orang lain tidak bisa melihat betapa sakitnya hati kita, maka bukan berarti rasa sakit itu tidak ada, bukan?
--Tere Lije
 

Bahkan sebuah jerawat batu di wajah kita itu 'indah'. Coba tanyakanlah pada orang2 yang menjual obat jerawat.
Menurut nasehat lama: semua memiliki keindahannya. Permasalahannya, apakah kita bisa melihatnya atau tidak.
--Tere Lije
 

Hei, cowok2 gagah, kata siapa kita ini tidak tinggal di negeri dongeng? Kata siapa tidak ada lagi puteri2 jelita yang baik hatinya tapi ditawan di menara tinggi, dijaga oleh seekor naga?
Pergi sana ke rumah orang tua gadis yang kalian sukai, lamar, ajak menikah. Jadilah pangeran yang berani dan perkasa. Merekalah puteri2 yang diikat, dijaga, 'ditawan' oleh orang tuanya agar menjadi puteri yang jelita dan baik hatinya. Kalian datang 'membebaskannya', mengajak pergi berpetualang.
Atau jangan2 hari ini, lebih banyak cowok2 plintat-plintut, pengecut, hanya berani pacaran saja, persis dalam telenovela atau sinetron murahan, apesnya, cowok2 penakut ini bermimpi hidup dalam kisah cinta dongeng2 legendaris.
--Tere Lije
 

Ketika seseorang tidak memenuhi kriteria kita, bahkan jauh sekali, maka bukan berarti kita tidak bisa menyukainya.
Tanyakanlah ke orang tua kita, nenek-kakek kita, pernikahan mereka langgeng, justeru karena tetap menyukai seseorang dengan segala kekurangannya.
--Tere Lije
 

Hati itu boleh jadi seperti meja makan malam. Ketika di atasnya masih menumpuk piring2 makanan lama, maka kita tidak punya ruang untuk bisa meletakkan piring2 makanan baru yang lebih segar dan lezat.
Maka, seperti itulah hati kita, ketika kita masih menumpuk beban kenangan, beban pikiran masa lalu, atau apapun itu, maka kita tidak punya ruang lagi untuk bisa meletakkan seseorang, sesuatu, kesempatan, atau apapun itu yang baru.
--Tere Lije
 

Saat kita memutuskan untuk memaafkan orang lain, bukan semata2 karena orang tersebut layak untuk dimaafkan. Melainkan kita selalu layak untuk memiliki kedamaian/ketenangan di dalam hati.
Memaafkan itu dekat sekali dengan damai.
*sy tulis ulang dr pepatah arab
 

Siapa yang pernah minum air laut yang asin? Coba saja. Sekali kita minum, maka haus kita justeru bertambah-tambah. Semakin banyak diminum, semakin kering kerongkongan, semakin terhidrasi tubuh kita.
Begitu pula hal2 buruk di sekitar kita. Jangan coba sekali2 berbohong, maka semakin mudah kita berbohong lagi, dan lagi. Jangan coba sekali2 mencuri, maka semakin mudah kita mengulanginya lagi, dan lagi. Haus sekali, mencekik pemahaman baik.
--Tere Lije
 

Ingat baik2 rumus ini, sekali kita menganggap sesuatu/seseorang itu adalah 'my everything', maka ketika perasaan menikung tajam, terbanting hingga ke dasarnya, maka yang tersisa dalam hidup kita adalah 'nothing'.
Biasa-biasa saja, tidak perlu berlebihan.
--sy tulis ulang dari pribahasa china
 

Teman baik bisa menjadi orang asing. Perlahan dan menyakitkan.
--Tere Lije
 

Sendiri bukan berarti tidak bahagia.
Bersama juga bisa berarti kesedihan.
Momen, tempat, orang, dan caranyalah yang menentukan. Bukan sekadar soal sendiri atau bersamanya.
--Tere Lije
 

Hei, menikah itu bukan lomba lari, yang ada definisi siapa cepat, siapa lelet larinya. Menikah itu juga bukan lomba makan kerupuk, yang menang adalah yang paling cepat ngabisin kerupuk, lantas semua orang berseru hore.
Menikah itu adalah misteri Tuhan. Jadi tidak ada istilah terlambat menikah. Pun tidak ada juga istilah pernikahan dini. Selalu yakini, jika Tuhan sudah menentukan, maka akan tiba momen terbaiknya, di waktu paling pas, tempat paling tepat. Abaikan saja orang2 yang memang cerewet mulutnya bilang "gadis tua, bujag lapuk", atau nyinyir bilang, "kecil2 kok sudah menikah".
--Tere Lije

Terlalu mencintai sesuatu, seringkali membuat kita buta. Tutup mata dengan kekurangan2, yang boleh jadi merusak.
Terlalu membenci sesuatu, juga seringkali membuat kita buta. Tutup mata dengan kebaikan2, yang boleh jadi bermanfaat.
--Tere Liye
 

Ini logika simpel: jika seseorang hanya mengikuti trend, keramaian, kemana orang pergi, maka positif, sejauh apapun dia pergi, hanya akan tiba di mana keramaian itu menuju.
Tapi orang2 yang memilih langkahnya sendiri, yakin atas pilihannya, maka meskipun dia tidak berhasil pergi jauh, positif dia akan tiba di tempat yang berbeda dari tujuan orang banyak, dan boleh jadi itu lebih indah.
 

Bersabarlah jika kita tidak memiliki apapun.
Dan juga bersabarlah saat kita memiliki apapun.
Saat ini, dengan kehidupan yang semakin baik, hampir semua orang sebenarnya dicukupi hidupnya. Sesusah apapun, setidaknya kita tidak harus hidup dengan desing peluru, kemarau panjang, epidemi penyakit yg membunuh jutaan orang, kita semua hidup dalam situasi yang jelas lebih baik dibanding kakek-nenek kita dulu--bahkan bisa santai main internetan, menyapa dunia.
Maka jika mereka dulu bisa bersabar dan bersyukur atas segala kekurangan, seharusnya kita berhenti mengeluh, selalu merasa kurang atas segala kelebihan.
--Tere Lije
  

Doa ibu tidak ternilai harganya...
Boleh jadi doa itu telah membuka kunci2 kesempatan. Menjauhkan bala dan marabahaya, menyingkirkan hambatan, atau mengangkat beban di pundak kita.
Doa seorang ibu tdk ternilai harganya.
--Tere Lije

Kalian tahu bedanya cowok dan cewek soal masa lalu?

Cowok itu ternyata juga suka menoleh ke belakang. Sibuk mengurus masa lalu, tidak bisa melepaskan kenangan.
Cewek sih tidak.
Karena cewek itu ternyata super duper amat suka menoleh ke belakang. Ibarat kaca spion, tidak diperlukan pun tetap dilihat. Tidak dibutuhkan pun tetap saja ditoleh2. Sibuk mengingat masa lalu, kadang dalam kasus ekstrem, terpenjara oleh kenangan.
Itulah bedanya cowok dan cewek.
--Tere Lije

Kita kadang cemas kehilangan sendal/sepatu saat di mesjid, atau tempat umum lainnya, bukan? Takut ada yang mengambilnya. Juga benda-benda yang lebih berharga lain milik kita, dijaga erat-erat agar bisa digunakan dengan baik.
Maka, tidakkah kita erat-erat menjaga hati dan perasaan kita? Atau kita biarkan saja tumpah kemana-mana, terlihat di mana-mana, kita biarkan silahkan digoda, dipermainkan oleh siapapun?
Tutup pintu hati kita dengan akhlak yang baik dan terus belajar, kunci dengan rasa sabar dan doa-doa.
Selamat mencoba.
*Tere Lije

Mungkin--karena saya juga bukan pakar sejarah; salah-satu rahasia gemilangnya dakwah Rasul Allah adalah, beliau memiliki teman-teman yang menakjubkan, yang membaca salah-satu kisah dari salah-satu diantara mereka saja sudah cukup membuat dada sesak oleh perasaan haru dan bangga.
Sungguh, teman yang baik adalah salah satu harta paling berharga di dunia. Teman yang tidak sekadar menjadi teman, tapi selalu ada di saat susah, saling mengingatkan dalam kebaikan, berani meluruskan jika kita melakukan khilaf, bahagia melihat kita bahagia, dan sedih melihat kita sedih.
Jika kita tdk memilikinya, maka ayo, mulailah dari diri sendiri dengan menjadi teman seperti itu ke siapa saja, maka semoga mekanisme sebaliknya akan bekerja dgn mengagumkan.
*Tere Lije, direpos utk teman2 terbaik.

"Tipis berkecukupan itu mudah sekali, yaitu: jangan pernah MERUBAH gaya hidup. Atau kalau memang harus berubah, lakukanlah lambat sekali. Hanya itu. Bayangkan, kalian sudah kerja, tapi gaya hidupnya masih seperti anak kuliah, serba irit. Kalian sudah jadi manajer, GM atau direktur malah, tapi gaya hidupnya masih seperti karyawan biasa. Dijamin nyaman dan selalu merasa cukup.
Nah, orang2 yg suka mencuri, adalah orang2 yg selalu merubah gaya hidupnya, bahkan kecepatan. Baru juga kerja lima tahun, sudah ingin bergaya seperti direktur atau orang kaya yg punya mobil dan rumah mewah. Dan lebih kacau lagi, baru juga mapan, sudah mau seperti pesohor dengan tas/jam tangan mahal. Pusing memikirkannya, tidak tahan menanggung keinginan, jadilah mencuri."
 

Duhai urusan perasaan. Ketika seseorang berhenti menangis karenanya, maka beberapa saat kemudian, tentu saja airmatanya akan kering di pipi, isaknya akan hilang disenyap, seperti tidak ada lagi sisa tangisnya di wajah. Tetapi tangisan itu tetap tertinggal di hati. Kesedihan, rasa sakit, kesendirian, beban yang membekas.
Boleh jadi sebentar, boleh jadi selamanya.
--Tere Liye


Jangan habiskan waktu membenci orang lain.
Karena kita capek "mikirin" dia, menghabiskan waktu siang-malam membencinya, boleh jd (dan memang seringnya begitu), yang kita benci malah sibuk mengurus hal lain. Itu sungguh situasi yang "tidak adil", alias berat sebelah. Dan kitalah yang dalam posisi paling rugi.
--Tere Liye


Jika ada yang marah2, menjelek2kan kita, maka cara terbaik menanggapinya adalah diam. Biarkan saja. Semakin banyak orang yang menjelekkan kita bicara buruk, maka semakin membuka keburukan dirinya sendiri.
Terus sibukkan diri, memperbaiki diri, terus berkarya, terus produktif. Bangun tembok dari orang2 seperti ini, abaikan, lupakan. Besok lusa, lihat saja siapa yang terus melesat maju, siapa yang masih sibuk berdiri di tempat sama menjelek2an orang lain.
--Tere Lije


Yang menghina belum tentu lebih mulia dibadingkan yang dihina.
*Ini rumus paten, top markotop sekali. Diajarkan langsung oleh kitab suci, tidak akan keliru walau satu senti. Nah, buat yg suka menghina, seharusnya kalimat ini bikin kita kapok, pok, pok.


sumber : Darwis Tere Liye Facebook