Kamis, 11 April 2013

rab ne bana di jodi ; jodoh dari Tuhan

beberapa hari ini saya sedang suka menonton film india, sebenarnya sih dari dulu emang suka banget film india. dan, lagi-lagi gara-gara bang tere, saya kepengen nonton film ini "Rab Ne Bana Di Jodi", setelah melihat previewnya saya baru sadar jika sebenarnya saya pernah melihat film ini sekilas, di MNC tv. saat itu saya sama sekali tidak tertarik sekalipun yang membintangi adalah Shah Rukh Khan.

akhirnya saya putuskan untuk mencari film ini dan menontonnya, pemikiran saya film ini membosankan dan sama sekali tidak menarik sebab karakter pemeran utamanya memiliki kepribadian ganda yang disengaja. bingung yaa? nonton sendiri deh, sebab saya tidak akan menjelaskan jalannya pertandingan eh jalannya cerita film ini.

lah, trus buat apa lu nulis postingan dengan judul filmnya? yaa, as always i wanna share about words words and words yang ada di film romantis ini. cekidot!

kemarin saya melihat dia untuk pertama kalinya, dan jatuh cinta saat itu juga.

ya, benar. saya jatuh cinta dengan dia saat pertama saya melihat dia. wajah cantiknya, tarian lincahnya, tawa lepasnya. saya seperti melihat seorang wanita untuk pertama kalinya. perasaan yang aneh, bahagia dan rasa sakit pada saat yang sama.

dalam hidup kita menjalani beberapa hubungan yang dibuat sendiri, dan beberapa hubungan yang dibuat langsung oleh Tuhan. kamu hanya perlu berpikir bahwa Tuhan telah memilih Surinder untuk kamu, sisanya adalah keputusan kamu.

saya berjanji padamu bahwa mulai saat ini saya akan menjadi isteri yang baik untukmu. hanya, sedikit sabar denganku, saya harus membunuh Taani yang dulu, dan menjadi Taani yang baru. itu mungkin butuh waktu.

saya tidak dapat mencintaimu. saya rasa saya sudah tidak punya cinta lagi yang dapat saya berikan pada seseorang.

saya tidak tahu cinta itu apa, Taani. saya tidak pernah beruntung untuk bisa jatuh cinta dengan seorang wanita. bahkan sebenarnya, saya tidak kenal dengan wanita manapun. cara kamu menjaga harga diriku di depan teman-temanku hari adalah cinta bagiku. saya tidak biasa, juga tidak butuh cinta lebih dari ini.

Bobby, temanku, saya telah jatuh cinta. | dengan siapa? | Taani, isteriku.

kita berjalan di atas jalur cinta, di ujung jalan kita akan bertemu kembali.

dari sekian banyak orang, bagaimana bisa dialah yang menjadi pasangaku? tentu saja karena Tuhan menginginkanya.

kisah ini ditulis oleh Tuhan, bukan oleh kamu.

yang wanita inginkan hanyalah seseorang yang mencintainya seperti belum ada seorangpun yang dicintai sebelumnya.

bagaiaman bisa kamu mencintaiku tanpa mengharapkan balasan? kamu tidak merasakan sakit dalam cinta? | sakit? cinta itu karunia dari Tuhan, jadi bagaimana bisa merasakan sakit dalam cinta? dan tentang mengharapkan balasan cinta, cinta tidak mesti terbalas.

begini, saya jatuh cinta padamu karena saya melihat Tuhan dalam dirimu. kalau kamu melihat Tuhan dalam diri seseorang, kamu akan jatuh cinta dengannya, sesederhana itu.

tidak ada rasa sakit dalam cinta sejati.

Tuhanlah yang menulis kisah cinta ini, jadi sekarang serahkan akhir kisah ini pada Tuhan.

saya melihat Tuhan dalam dirinya. pergi dari seseorang itu mungkin, tapi bagaimana caranya kau pergi dari Tuhan? kemanapun saya lari Tuhan akan hadir, dan dia akan ada di manapun ada Tuhan. saya melihat Tuhan dalam diri suamiku.

betapa mudahnya kamu balikkan semua kesedihanku jadi kegembiraan, semua air mataku jadi tawa. sya tidak memberimu setetes cinta, dan kau terus menghujaniku dengan cintamu. bagaiamana kau bisa mencintaiku dengan begitu besarnya?

sederhana, saya melihat Tuhan dalam dirimu. ketika saya menghadap-Nya hatiku terasa damai, dan ketika saya melihatmu tertawa, saya melihatmu bahagia, hatiku terasa jauh lebih damai. Taani, jika ini cinta, maka saya mencintaimu lebih dari Tuhan. Tuhan tidak akan marah denganku karena mencintaimu lebih dari Dia, bukan?

manis, bukan? nah sekarang lagunya, yang paling romantis, versi suaminya,
you are my heaven
you are my final tryst
you are my prayer
you are my soul's bliss

you are the calm that i seek
you are in every heart beat
i know nothing else now except

i see my god in you
i don't know what to do
i see my god in you
i don't know what to do
i can't help but bow before you
i don't know what to do
i see my god in you
i don't know what to do

so far somehow
i'm helpless now
but i touch you with my gaze
your scent
your words
i'm in paradise in a daze

you are the light inside my heart
you are the treasure i'd never part
i know nothing else now except

i see my god in you
i don't know what to do
i see my god in you
i don't know what to do
i can't help but bow before you
i don't know what to do
i see my god in you
i don't know what to do

it's a  match made by god

with anklets that ring
leave me longing
your shadow teases with it's touch
when you go by
smiling so shy
even my god can't take so much

you are that shine
my light divine
i know nothing else now except

i see my god in you
i don't know what to do
i see my god in you
i don't know what to do
i can't help but bow before you
i don't know what to do
i see my god in you
i don't know what to do
you never ask
from the first
you gave everything from heart
not saying anything or judge me
you gave everything for me with smile



yang ini isterinya,

you are my sun
you are my shadow
you are mine 
you never vanished
i know nothing else now except

i see my god in you
i don't know what to do
i see my god in you
i don't know what to do
i can't help but bow before you
i don't know what to do
i see my god in you
i don't know what to do


it's a  match made by god


baiklah, untuk mengobati rasa penasaran -siapa yang penasaran?- -anggep aja ada- film ini berkisah tentang Surinder Suni seorang pegawai Punjab Power yang diundang ke pernikahan anak gurunya, di sana ia bertemu Taani -pengantin perempuan- dan jatuh cinta saat pandangan pertama. malang bagi Taani, calon suaminya yang dia pilih sendiri meninggal karena kecelakaan saat sedang dalam perjalannya ke rumahnya, ayah Taani yang merasa usianya sudah akan berakhir akhirnya berpesan agar Taani mau menikah dengan Suni, yang merupakan murid kesayangannya sebab ia yakin Taani akan baik-baik saja jika ia menitipkannya pada Suni.

Taani yang merasa sudah tidak memiliki cinta dalam hidupnya akhirnya mau menikah dengan Suni, namun ia tidak mencintai Suni, sebab mereka belum saling mengenal, dan ia merasa ia sudah tidak punya cinta lagi -diabisin buat calon suaminya yang dulu-, meski begitu ia tetap menjalankan kewajibannya sebagai isteri tapi sama sekali tidak bahagia. Suni yang mengetahui kondisi Taani lalu berjuang agar mampu membahagiakan Taani. bagaimana caranya? yaa tonton sendiri aja, yaa.

cerita Rab Ne Bana Di Jodi seolah merefleksikan pemikiran saya tentang ta'aruf, hkhkhkhk. why? because Taani dan Suni sama-sama tidak saling mengenal namun mereka dinikahkan dan akhirnya sama-sama jatuh cinta.

dan apa yang dikatakan Taani sungguh benar saat ditanya, "apa sebenarnya yang wanita inginkan?", "yang diinginkan wanita hanyalah seseorang yang mencintainya -dalam artian laki-laki- seolah belum ada wanita lain yang ia cintai sebelumnya.". dan saya yakin laki-lakipun ingin yang seperti itu. hidup bersama wanita yang dicintainya, yang mana wanita tersebut juga mencintainya seolah belum pernah ada laki-laki lain yang dicintai sebelum suaminya. bukankah kita mengharapkan yang seperti itu? maka itulah pentingnya -lagi dan lagi- menjaga kehormatan perasaan, jika belum siap maka jangan umbar kemana-mana, simpan dan sampaikanlah pada Tuhanmu saja, jika ia memang jodohmu kelak pasti bersama, jika bukan, maka ganti yang lebih baik akan datang. dan jangan lupa, cintailah ia seperti belum pernah ada yang kau cintai sebelumnya. -jadi, pacaran tuh sebenernya ga penting, kan? kan ga enak nikah sama orang yang udah pernah/sering jatuh cinta dengan orang lain :p-

dan yang paling saya sukai adalah dialog saat Suni berkata bahwa ia mencintai Taani sebab ia melihat Tuhannya dalam diri Taani, seperti hadist Nabi saw, "sebaik-baik manusia adalah yang apabila kau memandanganya maka akan menjadikanmu ingat kepada Allah Azza Wa Jalla " dan kita pasti akan jatuh cinta dengan seseorang yang saleh yang saat memandangnya kita langsung mengingat Tuhan.

dan tentu saja bagian di mana Raj -kepribadian kedua Suni- berkata bahwa ia tidak sama sekali merasakan sakit dalam cinta, sekalipun ditolak. mengapa? karena cinta itu karunia dari Tuhan, bagaimana bisa karunia Tuhan membuat kita merasa sakit. jadi, kalau selama ini kalian merasakan sakit dalam cinta, jangan-jangan cinta yang kalian rasakan bukan karunia dari Tuhan. #kemudianmelipir

sebab bukankah cinta itu menyembuhkan? cinta sejati tidak pernah menyakitkan, dear. cinta sejati, cinta yang langsung diberikan oleh Tuhan adalah kebahagiaan bagi kita, jadi jika sakit yang kita rasa disebabkan oleh cinta, maka tanyakan kembali pada hatimu, apakah benar cinta yang kau rasa adalah pemberian dari Tuhan, atau justru kau sendiri yang ngotot mengatakan perasaan entah apa itu menjadi cinta?

dan tidak ada kebahagiaan dalam cinta sejati sebelum ia halal di hadapan Allah.

**dalam hidup, kita terkadang membuat hubungan kita sendiri. tapi ada hubungan yang langsung dibuat oleh Tuhan. semoga Rabb kita yang Maha Memiliki berkenan, menjadikan aku untukmu dan menjadikan engkau untukku.

7 komentar:

27 mengatakan...

there is an extraordinary love story in every ordinary jodi..

Raj :D

Abdullah Sarip mengatakan...

saya suka film ini

suci ati mengatakan...

Luar biasa

Yoga Permana mengatakan...

Itu memang nyata, & kini saya pun mengalami apa yg saya lihat di dalam diri (sosok hambaNya) Mila Sahara..
Entah saya harus berbuat apa !?

bay jesyn mengatakan...

Film nya sangat mirip dengan kisah cinta saya kepada istri ku ,

bay jesyn mengatakan...

Film nya sangat mirip dengan kisah cinta saya kepada istri ku ,

Mukhsin Pro mengatakan...

Saya sangat suka nonton filmnya Sharuk Khan yang ini. Adem banget.