Sabtu, 08 Desember 2012

hujan ; aku tak pernah menolakmu

17.00 WIB

di sini hujan, masih duduk di meja kantor, eh salah di kursinya sih ga duduk di mejanya.


masih dengan beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan untuk acara besok.

sekarang, 17.56 WIB

dan masih di depan meja kantor. bukan, bukan menyelesaikan pekerjaan karena insyaAllah dan alhamdulillah sudah beres.

hujan hari ini, deras. 

senang melihatnya.

nyaman sekali.

ups, baru saja ada suara petir menggelegar. senangnya, entah kenapa terdengar seperti lullaby bagi saya.


beberapa kali keluar kantor untuk ke kantor yang disebelah. kehujanan, kebasahan di kaki.

berapa kali kita menghindarai basahnya hujan?

bukankah hujan itu rahmat dan rezeki dari Tuhan?

mengapa harus dihindari jika kau bisa memeluknya?


jangan tanya betapa spesialnya hujan.

ia indah, menyejukkan.

hujan, selalu membawa kenangan. -hhhh, sampai bosan saya mengetikan kalimat ini disetiap postingan saya tentang hujan-

nah, sekarang hujannya sudah reda, hanya mendungnya masih menggelayut, dan petirnya masih sesekali menyapa.

saya? ya masih duduk di depan meja kerja.


hujan, kapan kau kembalikan lagi kenangan indah tentang masa itu?

semoga kelak hanya kebahagian yang menyelimuti kita. sebab aku sungguh tak mampu melihatmu berduka.

dan jika hujan tiba, mari kita tak menghindarinya, tak menolaknya.


**nb : btw, saya harus membereskan meja kantor terlebih dahulu, sebelum hari Senin mbak Tari nelpon dan ngamuk-ngamuk karena mejanya saya tinggal berantakan.
:D

Tidak ada komentar: