Sabtu, 10 November 2012

mari beriman sejenak - pelajaran 08


diantara bentuk ketaatan tertinggi dan ibadaah yang paling utama untuk mendekatkan diri seorang muslim kepada Rabbnya adalah do'a, karena do'a mengandung pengakuan diri terhadap kebesaran dan kekuasaan-Nya. karena dalam do'a terdapat kehinaan seorang hamba dan ketidak berdayaannya di hadapan pencipta-Nya.

Allah telah memerintahkan kita untuk berdo'a dan menjanjikan jawaban atas do'a-do'a kita. (QS Al Baqarah : 186)

dalam berdo'a manusia dibagi menjadi tiga kelompok;

diantara mereka ada yang berdo'a kepada selain Allah, dan merekalah orang-orang musyrik. walaupun mereka berdo'a dengan keikhlasan slam kesulitan, sesungguhnya do'a itu tidak memberi manfaat kepada mereka. (QS Al 'Ankabuut : 65)

kelompok kedua adalah kaum yang dikaruniai Allah dengan nikmat-Nya yang luas namun mereka tidak bersyukur, bahkan merekaa melampaui batas dan bersikap sombong. (QS Ghaafir : 60)

dan kelompok ketiga adlah orang-orang mukmin yang mengenal Rabb mereka, dan mereka yakin bahwa tidak akan ada kebahagiaan dan keberuntungan di dunia maupun di akhirat kecuali diri-Nya. (Al Anbiyaa` : 90)

dalam berdoa, hendaknya seorang hamba memperhatikan hal-hal berikut ini:
  • pertama, ikhlas kepada Allah dalam berdo'a
  • janganlah terburu-buru menuntut agar do'anya dikabulkan
  • ketiga, tidak berdo'a untuk suatu dosa atau memutuskan tali silaturrahim
  • keempat, menghadrikan hatinya dalam berdo'a, khusyu' dan tenang, serta yakin Rabbnya akan mengabulkan
  • kelima, bertakwa kepada Allah dengan mengerjakan segala bentuk ketaatan dan menghindari segala maksiat
  • keenam, menjauhi makanan yang haram, baik hukum dari makanan itu sendiri maupun cara mendapatkannya
sebagain ulama slaf mengatakan, "bukan do'a yang terlambat dikabulkan, namun jalannya yang telah tertutup dengan maksiat."


sumber : buku Mari Beriman Sejenak
penulis : Dr. Amin 'Abdullah Asy Syaqawi

 

Tidak ada komentar: