Senin, 22 Oktober 2012

status (bagian ketigabelas)


Ada perbedaan besar antara 'cinta' dan 'memiliki'. Apalagi kalau hanya maksa ingin segera bilang. Esok lusa kalau sdh tdk galau, semoga kalian paham.

Kita mau susah hati, mau bahagia, pagi hari itu pasti datang.
Kita mau sedih, mau tertawa, pagi hari itu pasti datang.
Kita mau tidak sabaran, kita sebaliknya takut sekali, pagi hari itu pasti datang.
Kita mau biasa2 saja, kita bosan, pagi hari itu pasti datang.
Kita mau tidak peduli, mau bodo amat, tidak penting, pagi hari itu pasti selalu datang.
Itulah salah-satu misteri Tuhan yg agung. Diciptakannya rutinitas seperti rumus pasti. Agar orang2 bisa memikirkannya, lantas sejenak tersenyum, amat bersyukur dalam hati, merekah perasaan terimakasih, lantas menyapa: 'selamat pagi'


Hal2 yg 'ajaib' dari orang2 yg tidak bisa mengendalikan perasaan itu misalnya (daftarnya semakin panjang setelah lama tdk dijenguk):
1. Sibuk ngisi quiz apakah dia suka padaku. Mulai dari yg simpel seperti mencocokkan nama, coret2 huruf yg sama, berapa sisanya, hingga yg canggih, alat menghitung kecocokan di internet, masukkan nama sendiri dan nama yg ditaksir, enter, hasilnya keluar. Tertawa riang kalau kesimpulannya bagus, dan nyengir kecewa kalau kesimpulannya jelek. Ajaib sekali, padahal jelas2 apa gunanya pula kalau kesimpulannya jodoh banget.
2. Sibuk mengawasi akun jejaring sosial yg ditaksir. Diintip2, diamat2i, dinilai2. Pasang status cari perhatian. Pengin banget ada aplikasi 'siapa yg melihat profileku' biar tahu apakah yg ditaksir juga ngelihat profilenya. Sibukk banget. Padahal yg ditaksir, justeru sedang tebar pesona ngelihat profile dua, tiga, empat orang lain, sama sekali nggak peduli. nungguin dia OL sepanjang malam, aduhai, pas dia OL, malah keringat dingin, kecut.
3. Berharap ketemu di manalah sama yg ditaksir, sudah dandan keren, kecewa berat saat nggak ketemu, tapi pas benaran ketemu malah melipir macam layangan putus, tidak berani bilang hai sepotong kata. Ajaib kan, padahal yg ditaksir itu boleh jd melihat juga nggak. Senang ngelihat genteng rumahnya, sumringah melihat jendela kelasnya, bolak-balik kayak setrikaan nyari perhatian, ck, ck
4. Menyimpan reply sms dari yg ditaksir, screenshoot reply komen, dll, padahal isi sms itu cuma: 'siapa sih ini?'
 5. Menulis cerita tentang dia, cerpen tentang dia, diary tentang dia, berharap dia membaca tulisan tersebut. bahkan mengkhayal, mimpi pun tentang dia. nonton film cinta2an serasa nonton dia dan aku. baca buku roman serasa baca tentang dia dan aku. Lupa, kalau di dunia ini ada 7 milyar orang, cuma dia saja di kepala. Bahkan, saking fokusnya mikir dia, tiba2 ada sms atau reply komen, sudah jingkrak2 senang, ternyata salah lihat, bukan dari dia. duuh..
6. Tiba2 menjadi penghafal sejati. Hafal dia besok berangkat jam berapa, dia lewat jalan mana saja, dia sukanya apa saja. Dan bergegas menyesuaikan jadwal agar sempat berpapasan. Sok tidak sengaja bertemu. Benar2 penghafal sejati, hafal bajunya, hafal gayanya. Coba kalau belajar matematika persis kayak gini prosesnya, pasti jenius semua loh orang2. Tiba2 jd detektif nomer satu, semua diselidiki. atau wartawan kelas wahid, semua diinterview.
7. pas tahu dia ternyata nggak naksir, atau kecewa dgn perasaan sendiri, memutuskan melupakan, mulai deh menghapus nomor HPnya, emailnya, remove fb, dsbgnya. padahal hiks, nomor HPnya sudah hafal mati, emailnya juga sudah hafal banget. mau dilupakan gimana? lantas bilang ke semua orang 'sudah biasa, kok. sudah nggak kenapa2 lg' hiks, hiks.
8. Kalau sudah jadian, berasa sudah menikah seratus tahun saja, majang status sayang setiap hari, ganti nama profile facebook: 'aku cayaaang xxxx', majang foto mesra, makai nama dia jadi second name, aduh, padahal ternyata hitungan bulan juga sudah putus. Lantas mau diapain itu foto2 lama? status2 lama?
daftarnya akan terus panjang seperti kereta api. kalian tahu, 20 tahun dari sekarang, kalian akan tertawa melihat betapa lucunya masa2 itu. nah, jika masa2 ini terlanjur keliru, ssstt, ada yg tertawanya sambil menyesal, entah buat apa penyesalan itu.
masa remaja, masa sekolah, dan kuliah adalah masa keemasan milik kalian, pastikan jangan sia2kan utk hal2 yg cepat atau lambat akan datang sendiri. lebih baik gunakan utk terus belajar memperbaiki diri, menyiapkan masa depan gemilang. dan kalian akan tertawa lurus, bahagia mengenang masa2 muda itu.

"Pacarku serius kok, Bang. Kita juga pacaran tidak buat main2."
Saya benar2 tidak paham kalimat ini. Sejak kapan pacaran itu masuk kategori hubungan serius? Tidak main2? Orang2 yg pacaran itu hanya satu seriusnya: serius untuk berasyik2 pacaran, main2 dengan perasaan.

jgn merasa lebih cantik/tampan sedikit pun dibanding orang lain. sekali terbersit perasaan itu, usir jauh2.
*hari ketiga shooting film 'bidadari2 surga'. sy masih sering terharu melihat laisa yg berjalan bungkuk di lokasi shooting. rambut gimbal, gigi hitam, tp hatinya baik tiada tara demi adik2nya.

jika ada dua orang cowok-cewek, berdua2an, mojok, maka hadir pihak ketiga: setan.
seram sekali bukan? jarang sekali kepastian setan hadir dlm sebuah situasi dinyatakan secara terang benderang. ini pasti: ada setannya.

doa ibu tidak ternilai harganya... boleh jadi doa itu telah membuka kunci2 kesempatan. menjauhkan bala dan marabahaya, menyingkirkan hambatan, atau mengangkat beban di pundak kita.
doa seorang ibu tdk ternilai harganya...

Ada dua jenis orang di dunia:
1. Bicara lebih dahulu, baru dipikirkan
2. Dipikirkan lebih dahulu, baru bicara
Kabar baiknya, kita selalu bisa memilih mau jadi yang mana.

'bacalah'
bukan 'bicaralah', 'ceramahlah', 'berdebatlah'
seharusnya kita semua adalah golongan orang2 yg haus mencari ilmu, berlomba2 'membaca'.

Di hadapan cermin, jangan biasakan mengeluh rupa kita jelek. Mematut2 jerawat, mematut gigi, pipi, dahi, rambut, dsbgnya.
Karena sesungguhnya jelek atau tidaknya rupa itu berasal dari dalam, dari definisi hati. Itulah kenapa, banyak wanita2 yg menurut standar dunia cantik, tapi jelek sekali perangai dan tingkahnya. Dan kabar buruknya, sudah jelek perangainya, tidak pernah merasa puas pula menatap wajah sendiri.

Kecepatan mobil balap F-1 300km/jam, kecepatan mobil tercepat di bumi 1150 km/jam, kecepatan Apollo 10 43.200km/jam, kecepatan Helios Probe (pesawat luar angkasa yg dikirim NASA utk menjelajah), 276.000 km/jam. Tapi itu belum apa2 dibanding kecepatan cahaya, 1.079.252.848 km/jam.
Tapi, boleh jadi, ada yg lebih cepat lagi. Yaitu, kecepatan 'buruk sangka'. Tidak pernah bisa dihitung, seberapa cepat dia menyergap, lantas merusak seluruh pagi yang indah.

Gombal kelas internasional itu adalah: bilang ke pacar 'Aku cinta kamu karena Allah, dek." Pacar? aduh, nggak banget deh. Jangan bawa2 Tuhan utk urusan pacaran yg jelas melanggar banyak peraturan agama.
*selepas pemutaran film 'hafalan shalat delisa' di tipi, ada saja yg menggunakan kalimat ini di jejaring sosial, sms, dsbgnya buat gombal. inspirasi yg disalahgunakan.

Dengannya, kita bisa berbahagia bahkan sebelum terjadi sesuatu. Dengannya, sebaliknya, kita juga bisa bersusah hati bahkan sebelum terjadi sesuatu.
Ah, ajaib sekali 'benda' satu ini.
Dengannya, kita bisa membuat hari2 terasa lapang dan tenteram. Tapi dengannya pula, kita bisa membuat hari2 terasa sesak dan lambat.
Itulah yang disebut: 'prasangka'

Itu benar sekali, pemulung atau penjaga toilet umum yg jujur berkali2 lipat jauuuh lebih terhormat dan mulia dibanding koruptor, penyogok, penyuap, orang2 yg punya pekerjaan tetap, seolah keren, tapi masuknya nyogok, nepotisme, dan menyikut orang lain.
Hina sekali orang2 jahat ini. Di dunia hina, di kubur mendapat siksa, di akherat kelak lebih hina lagi.

Mencuri itu candu. Sekali kita merasa aman, berhasil, baik-baik saja, maka kita akan ketagihan mengulanginya, lagi, lagi, dan lagi, tidak ada puas2nya. Juga berbohong. Itu candu, sekali berbohong, maka mudah sekali diulangi hingga jadi kebiasaan. Itulah yang terjadi dengan orang dewasa hari ini yang korup, penyuap, dsbgnya.
Mereka mencuri bukan karena miskin, banyak diantara mereka gajinya berkali2 lipat dibanding gaji rata-rata pegawai, tapi karena sudah menjadi kebiasaan sebagai pencuri. Dan saat ketahuan, mereka berbohong sekuat tenaga, menggunakan segala cara untuk melawan. Karena itu juga sudah jadi kebiasaan.
Padahal, oh my dear, tangan kita hanya dua, jika sekali mencuri, dipotong hingga pergelangan tangan, maka boleh jadi butuh seribu tangan, baru impas hukuman di dunia ini. Bahkan kita belum bicara pembalasan paling nyata kelak di hari yang tidak terbantahkan.

Ikhtiar (usaha) terbaik dan amat baik mencari jodoh adalah: dengan terus memperbaiki diri, menambah ilmu, memperluas wawasan, keterampilan, dsbgnya secara positif. Maka, menakjubkan, jodoh yg baik akan datang. Lakukan yg terbaik.
Nah, ikhtiar (usaha) terburuk dan amat buruk mencari jodoh adalah: dengan pacaran, ikatan semu, melanggar begitu banyak nilai2 agama.
Sedangkan posisi ikhtiar2 lain mecari jodoh, ada di tengah2 dua titik ikhtiar tersebut.

Nasehat, atau perintah, atau marah, atau pertengkaran dengan Bapak/Ibu selalu bisa dinilai dari dua sisi.
Sisi pertama, secara substansi.
Sisi kedua, secara kasih sayang.
Nah, andaikata secara substansi, nasehat, suruhan atau marah orang tua itu salah, maka dia impossible, tidak mungkin salah di sisi yang kedua, secara kasih sayang. Tidak ada orang tua yang ingin anaknya salah langkah, salah keputusan. Boleh jadi karena mereka terlalu cemas-lah, maka mereka ngotot, jadi marah/bertengkar.
 Dengan memahami ini, ketika kita berbeda pendapat, punya pendirian lain, seharusnya kita sudah memiliki pondasi yg memadai untuk bicara pada mereka. Penuh penghargaan, dengan meyakini: nasehat mereka, tidak mungkin keliru di dua sisi sekaligus.

Gombal kelas kecamatan itu adalah:
Alkisah, suatu hari di sebuah pameran buku.
Mister X : 'Bang, boleh minta tanda tangan?' (dari antrian, mendekat cowok tampan sambil menyerahkan novel bidadari2 surga yg baru dibuka bungkusnya)
Saya : 'Buat siapa?' (mendongak)
Mister X : 'Eh, buat teman, Bang.'
Saya : 'Oh'
Mister X : 'Tolong tulis namanya, Bang. Sekalian selamat ulang tahun.' (si cowok tampan sambil cengengesan menyebut nama seseorang, cewek)
Saya : 'Loh kok nama cewek? Ini teman atau siapa?' (menyelidik)
Mister X : 'Teman, Bang'
Saya : 'Teman cewek? Atau pacar?'
Mister X: (mulai salah tingkah)
Saya : 'Jangan pernah bohongin saya."
Mister X : 'Eh, eh, pacar, Bang.'
Saya : Menyerahkan kembali buku itu ke tangannya, menggeleng, tidak merasa perlu menatap wajah Mister X, yg langsung 120% minus ketampanannya.
Novel 'Bidadari2 Surga' dengan tanda-tangan Tere Liye dijadikan hadiah spesial untuk pacar? Agar dia semakin sayang?
Terlalu.

 

Bagi anak laki-laki, Ibu adalah cinta pertama dan sejati. Jadi berhentilah menggombali anak gadis orang. Siapa sih gadis itu? baru kenal juga beberapa bulan, bukti cintanya pun belum terlihat, mau sekali disuruh2 nunggu, jemput kesana-kemari, ntraktir, ngabisin duit, batal belajar, galau, dsbgnya.
Bandingkan dengan Ibu kita, kenal sejak bayi, sudah terbukti cintanya, rela diberakin, dikencingin, tapi sudah besar kita disuruh mengerjakan hal sepele saja oleh Ibu, ah, tidak mau.
Selalu ingat, anak laki-laki yg baik, memuliakan Ibunya.




Manusia memiliki sendiri hari-hari spesialnya. Ada hari ketika ia dilahirkan, hari mulai belajar merangkak, hari mulai berjalan hingga bisa berlari.
Manusia tumbuh besar dengan hari-hari. Jatuh, bangun, sakit, sehat, tertawa, menangis, sendirian, ramai, sukses, gagal, semua dilalui bersama hari-hari. Tentu termasuk salah-satunya hari ketika kita bertemu dengan pasangan hidup.
Percayalah. Jangan dikotori dengan hal2 yg melanggar nilai2. Jalan hidup kita tidak akan tertukar. Saat hari itu tiba, kalian akan tahu. 



Pegang tangan pacar tiap minggu, pegang tangan orang tua cuma tiap lebaran. Masih bergaya pula bilang ke saya kalau cinta kami suci dan mengaku-ngaku paham benar hakikat cinta.
Terlalu.


Cinta sejati selalu datang pada saat yang tepat, waktu yang tepat, dan tempat yang tepat. Ia tidak pernah tersesat sepanjang kalian memiliki sesuatu. Apa sesuatu itu? Tentu saja bukan GPS, alat pelacak, peta, satelit, dan sebagainya, sesuatu itu adalah pemahaman yang baik bagaimana menjaga kehormatan perasaan dengan tidak melanggar nilai2 agama.

Bersyukurlah dengan apa yg dimiliki hari ini. Maka semoga, Tuhan akan memberikan kesempatan memiliki masa depan yg lebih baik.
Karena, banyak sekali di sekitar kita, orang2 yang tidak pernah bersyukur atas apa yg dimilikinya hari ini, maka boleh jadi Tuhan, menutup kesempatan memiliki masa depan yg lebih baik.



jgn merasa lebih cantik/tampan sedikit pun dibanding orang lain. sekali terbersit perasaan itu, usir jauh2.

cc : Darwis Tere Liye Facebook



Tidak ada komentar: