Senin, 20 Agustus 2012

the words of hikmah (bagian pertama)

mengenal diri, mengenal Tuhan

akal adalah yang dengannya Tuhan disembah, dan Surga dicari dan diraih.

apabila anda ingin mendapatkan kehormatan, carilah ia melalui ketaatan kepada Allah.

kehormatan diri adalah, Allah SWT tidak melihatmu berada pada hal-hal yang dilarang-Nya, dan Dia tidak kehilanganmu pada hal-hal yang diperintahkan-Nya.

sebaik-baik hal yang kamu alami adalah yang dapat memberikan nasihat kepadamu.

keturunan Adam as setiap hari ditimpa tiga kemalangan. seandainya ia mengambil pelajaran, maka seluruh kemaalangan di hidupnya akan menjadi mudah. kemalangan pertama adalah, bahwa hari yang mendatangi manusia mengurangi usianya. kemalangan yang kedua, ia memperoleh rezeki yang benar-benar ditentukan baginya. jika ia memperolehnya dengan cara halal, maka ia akan diminta pertanggungjawaban tentang rezeki halalnya itu, dan jika ia memperolehnya dengan jalan yang haram, maka ia akan dihukum karenanya. kemaalangan ketiga, yang merupakan puncak kemalangan, adalah bahwa setiap hari yang berakhir membawanya lebih dekat menuju akhirat, padahal ia tidak tahu nasibnya akan membawanya menuju Surga atau Neraka.

hak penglihatanmu atas dirimu yang engkau harus penuhi adalah menundukannya dari pemandangan yang tidak patut engkau lihat.

hak perutmu atas dirimu yang engkau harus penuhi adalah menjaganya dari makanan dan minuman yang diharamkan bagimu, baik dalam jumlah sedikit maupun banyak. engkau harus dapat menaahan rasa lapar dan hausmu yang berlebihan.

hak kemaluanmu atas dirimu yang engkau harus penuhi adalah menjaaganya dari hal-hal yang tak patut bagi dirimu, yang mana hal ini dapat dicapai dengan menundukkan penglihatanmu.

kalau engkau mencintai Allah SWT, niscaya banyak orang akan menyukaimu.

tiga perkara yang menyampaikan hamba kepada keridhaan Allah : banyak istigfar, tawadhu, dan banyak sedekah.

ridha dengan qada (ketetapan) yang tidak disukai adalah setinggi-tingginya iman.

Allah membenci orang-orang yang tidak meminta kepada-Nya.

orang yang menerima kebenaran adalah orang yang pertama kali samapai pada Allah.

hak terbesaar Allah atas dirimu adalah engkau menyembah-Nya dengan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun. jika engkau melakukannya dengan keikhlasan yang tulus, maka Ia akan mewajibkan diri-Nya untuk mencukupkan dirimu dengan apa-apa yang engkau butuhkan di dunia ini dan di akhirat kelak serta memastikan untuk dirimu apa-apa yang engkau senangi, baik di dunia maupun di akhirat.

iman, ilmu, dan amal

setengah dari iman adalah kesabaran, dan setengahnya lagi adalah rasa syukur.

buah dari ilmu adalah mengenal Allah.

barangsiapa memperoleh kesenangan dengan membaca buku, maka dia tidak akan pernah kehilangan kedamaian jiwa.

banyak bicara membuat jenuh orang-orang yang mendengarnya.

kebiasaan orang bodoh yaitu, menjawab sebelum mendengar, berdebat sebelum memahami permasalahan, dan menghakimi sesuatau yang belum diketahuinya.

bila perbuatan baikmu membahagiakanmu dan perbuatan burukmu merisaaukanmu, maka ketahuilah bahwa kamu seorang mukmin.

ada enam hal yang tidak ada pada seorang mukmin : kekauan, keluh-kesah, kedengkian, kekeraskepalaan, dusta, dan ketidakadilan.

rahasia kehormatan dan kebesaran seoraang mukmin adalah tidak mengharapkan sesuatu yang ada di tangan orang lain.

seseorang tidak menjadi mukmin yang sempurna kecuali dengan tiga hal : tahu akan persoalan agama, hidup sederhana, sabar dalam kesusahan.


ekonomi


jika engkau gagal memperoleh dunia, amaka anggaplah seperti engkau tidak menginginkannya.

terdaapat tiga tanda orang yang hidupnya berlebih-lebihan; pertama, ia ingin makan apa yang tidak dimilikinya. kedua, ia membeli sesuatu padahal tak punya uang. ketiga, ia ingin mengenakan pakaian yang tak mampu dibelinya.

jika engkau merasa takut terhadap kesulitan suatu pekerjaan, maka tetaplah tahan dan berusaha sehingga pekerjaan tersebut menjadi mudah bagimu. dengan segenap usaha dan kerja keras, pekerjaan itu akan tampak mudah dan sederhana bagimu. dan pekerjaan lain yang seperti itu nantinya akan menjadi mudah pula untuk kau laksanakan.

sekali-kali jangan tamak akan harta dan kekeyaan orang lain.

tidak ada satu jiwapun kecuali Allah telah tetapkan baginya rezeki. ia akan mendapatkan rezeki yang halal. ia juga akan disodori yang haram dari sisi yang lain. jika ia mengambil sedikit saja dari yang haram, maka Allah akan memotong bagian halal yang telah ditetapkan baginya.


keluarga


nilai seorang laki-laki tergantung ketinggian cita-citanya; nilai kejujurannya tergantung kadar kesatrianya; nilai keberaniannya tergantung kadar harga dirinya; nilai kesuciannya tergantung kadar kecemburuannya.

jika terdapat tingkah laku yang indah pada seorang laki-laki maka tunggulah hal-hal yang akan menyertai tingkah laku indahnya itu.

wanita itu ada tiga jenis: pertaama, yang banyak melahirkan anak, bersikap lemah lembut, dan selalu menolong suaminya dunia dan akhirat; kedua, wanita mandul yang tidak memiliki kecantikan dan enggan menolong suaminya; ketiga, wanita keras kepala, sering mengumpat, selalu menjadikan hal yang banyak menjadi sedikit, dan tidak mau menerima yang sedikit.

sesungguhnya Allah menciptakan wanita dari kelemahan dan aurat. maka, obatilah kelemahan mereka dengan diam, dan tutuplah aurat mereka dengan menempatkannya di rumah.

kecintaan kepada Allah apabila sudah bersinar pada hati manusia, Allah akan membersihkan dari segala kesibukan dan segala ingatan kecuali kepada Allah. seorang pecinta Tuhan adalah orang yang paling bersih hatinya kepada Allah, yang paling benar pembicaraannya, yang paling setia memenuhi janjinya, yang paling suci perilakunya, yang paling tulus dzikirnya, dan yang paling saleh amalnya. para malaikat membanggakan dia ketika bermunajat. dengan kehadiran dia, Allah memakmurkan bumi-Nya. dengan kemuliaannya, Allah memuliakan hamba-hamba-Nya. Allah mengabulkan do'a mereka ketika mereka memohon kepada-Nya dengan haknya. Allah menolak bencana mereka dengan kasih-Nya. sekiranya makhluk mengetahui kedudukannya di hadapan Allah dan posisinya di hadapan-nya, tidak seorangpun mampu mendekati Allah kecuali dengan tanah bekas injakannya.


-to be continued-



penulis : Andi Anas

Tidak ada komentar: