Jumat, 25 Mei 2012

berjuta rasanya *new version of mimpi-mimpi si patah hati

"hidup ini tetap indah meski tanpa kehidupan percintaan yang mengharu-biru."

"dengan nggak tahu, nggak mesti kita merasa kehidupan mereka lebih oke, kan?"

"baginya hidup tetap indah meski tanpa tampilan fisik "hebat" tersebut. dulu indah, sekarang tetap indah, tidak peduli berapa kali ukuran cantik-jelek itu mengalami perubahan."

"seseorang yang mencintaimu karena fisik, maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut. seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatau hari ia juga akan pergi karena materi. tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi. karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk."

"Tuhan, selama ini aku keliru, sungguh keliru tentang semua kecantikan ini. malam ini, demi segala janji kebaikan yang masih tersisa, ajarkan aku untuk selalu memiliki hati yang cantik. tidak perduli meski orang-orang tidak pernah sekalipun menyadari kecantikan hati tersebut."


"orang-orang yang jatuh cinta terkadang terbelenggu oleh ilusi yang diciptakan oleh hatinya sendiri. ia tak kuasa lagi membedakan mana yang benar=benaar nyata, mana yang hasil kreasi hatinya yang sedang memendam rindu. kejadian-kejadian kecil, sudah cukup untuk membuatnya senang. mesara seolah-olah itu kabar baik. padahal, saat ia tahu kalau itu hanya bualan perasaannya, maka saat itulah hatinya akan hancur bekeping-keping. patah hati!. menuduh seseorang itu mempermainkannya. lah, siapa yang mempermainkan siapa coba?"

"cinta adalah urusan langit dan tidak sepantasnya mereka mencoba mengakalinya."


"'namaku Jun, aku pengelana hati. datang dari jauh mencari cinta. adakah gadis rupawan di kota ini yang masih sendiri dan mau menghabiskan sisa hidup bersamaku?'"

"kehidupan ini tak selalu memberikan kita pilihan terbaik. terkadang yang tersisa hanya pilihan-pilihan berikutnya. orang yang bahagia selaalu berpegangan pada pilihan kedua yang terbaik. melupakan pilihan pertama yang tak pernah bisa kau capai."

"apakah ada yang pernaah berpikir hidup ini bukan soal pilihan? karena jika hidup sebaatas soal pilihan, bagaimana caranya kau akan melanjutkan hidupmu, jika ternyata kau adalah pilihan kedua atau berikutnya bagi orang pilihan pertamamu?"

"cinta urusan langit, jadi mana mungkin kita sekarang seperti Tuhan? membuat skenarionya? membuat kisah cintanya? tak peduli sehebat dan senyata apa pun skenario tersebut."


"aku ingat tiap kalimat kisahnya. terpesona saat pertama kali mendengarnya. menyakini cinta sejati sejak hari itu. merasa kehidupan akan jauh lebih indah ketika perasaan itu muncul. sama indahnya seperti setiap melihat kupu-kupu monarch yang terbang mengelilingi pemakaman."

"aku akan menjemput janji cintaku, tidaak ada janji kehidupan yang lebih hebat dari itu, bukan?"

"apakah cinta itu? apakah ia bentuk perasan yang tidak bisa dibagi lagi? apakah ia sejenis kata akhir sebuah perasaan? tidak akan bercabang? tidak akan membelah diri lagi? titik? penghabisan? bukankah lazim seseorang jatuh cinta lagi padahal sebelumnya sudah berjuta kali bilang ke pasangan-pasangan lamanya, 'ia adalah cinta sejatiku!.'"

"apakah cinta sejati itu? apakah itu cinta kalau kau setiap saat bisa jatuh cinta lagi dengan gadis lain? dengan pemuda lain?"

"semoga setelah itu, sama sepertiku dulu, kau akan mempercayai adanya cinta, meski bisa jadi kau dalam posisi yang tersakiti, anakku."

"selalu menunaikan janji cinta sejatinya. dulu iya, sekarang masih, esok-lusa pasti."

"aku juga akan selalu setia dengan janji cinta sejatiku."


"percayalah, hal yang paling menyakitkan di dunia bukan saat kita lagi sedih banget tapi ga ada satu pun teman untuk berbagi. hal yang paling menyakitkan adalah saat kita lagi happy banget tapi justru nggak ada satu pun teman untuk membagi kebahagiaan tersebut."

"tapi ada yang lebih celaka lagi, yaitu ketika kita justru senang banget pas lihat teman susah, dan sebaliknya susah banget di hati pas lihat teman lagi senang."

"bagaimana kalian tahu seseorang yang abru dipecat dari kantornya, lantas kehilangan mobil, sekaligus diceraikan istrinya berarti ia sedang benasib sial? itu hanya soal stigma masyarakat. bagaimana pula kalian bisa menyimpulkan seseorang yang mendapatkan pekerjaan baru, gaji tinggi dan prospek karier hebat berarti ia sedang bernasib baik? itu lebih karena kalian mempercayai dogma yang ada di lingkungan sekitar kalian."

"cinta sejati adalah perjalanan, sayang. cinta sejati tak pernah memiliki tujuan."

"cinta sejati datang begitu saja, tanpa satu alasan pun yang jelas."

"cinta sejati selaalu datang pada pandangan pertama. cinta sejati selalu datang pada saat yang tepat, waktu yang tepat, dan tempat yang tepat. ia tidak pernah tersesat. cinta sejati selalu datang pada orang-orang yang berharap berjumpa padanya dan tak pernah berputus asa."

"suatu saat jika kau beruntung menemukan cinta sejatimu. ketika kalian saliing bertatap untuk pertama kalinya, waktu akan berhenti. seluruh semesta alam takzim menyampaikan salam. ada cahaya keindahan yang menyemburat, menggetarkan jantung. hanya orang-orang beruntung yang bisa melihat cahaya itu, apalagi berkersempatan bisa meresaakannya."

"'apakah cinta memerlukan mata untuk memandang?' | 'tentu tidak, sayang'"

"kalian sama sekali tidak memerlukan mata untuk memandang cinta sejatimu. tidak memerlukan kelopak mata untuk mengenalinya. ia selalu datang, tak pernah tersesat."

Tidak ada komentar: