Minggu, 22 April 2012

taujih ahad pagi

Allah, susurkan & susulkan kami di jalan mereka yang Kau limpahi cinta; dalam sempit maupun lapangnya, senyum & juga lukanya.

Allah, walau tak Kau kayakan kami seberlimpah Sulaiman; karuniai kami syukur & tawadhu'-nya nan hormati semut & burung Hudhud.

Allah, walau tak Kau beri kami daya raga & keajaiban seperkasa Musa, curahi kami keberanian & keteguhannya memimpin bangsa.

Allah, walau usia tak sepanjang Nuh mulia, tegarkan kami dengan kegigihan da'wah & tekad bajanya berbagi kebenaran bermacam cara.

Allah, walau paras tak setampan Yusuf rupawan, kuatkan diri kami menahan segala goda & derita, tajamkan nurani baikkan negeri.

Allah, walau keajaiban tak sertai perjalanan, penuhilah hati kami dengan kasih mesra seperti 'Isa, tunduklah musuh dalam cinta.

Allah, walau tak perlu ditelan ikan di gelap lautan, hiasi jiwa kami dengan kepasrahan Yunus nan rintih doanya Kau dengarkan.

Allah, walau tak usah kehilangan, dicekik sakit, miskin, & musibah; sejukkan hati kami dengan kesabaran & dzikir Ayyub nan tabah.

Allah walau ujian cinta tak seberat Ibrahim, Hajar, & Sarah; kurniai kami sakinah-mawaddah-rahmah, & keturunan shalih-shalihah.

Allah, walau ibadah tak seterpelihara Zakaria & kesucian tak seterjaga Maryam; nikmatkan kami bakti anak seperti Yahya & 'Isa.

Allah, walau belum pernah cicipi surga bak Adam-Hawa, jadikan rumah kami surga sebelum surga, terimalah taubat atas dosa-dosa.

Allah, walau jangan sampai Kau beri kami pasangan mirip Fir'aun; teguhkan kami bagai Asiyah, anugerahkan rumah surga di sisiMu.

Allah, walau kerajaan tak seluas Dzul Qarnain, curahi kami akhlaq pemimpin; menyeru iman, membebas ummat, menebar manfaat.

Allah, walau hidup tak sewarna-warni Ya'qub, jadikan kami mengadu padaMu semata, tampilkan kesabaran cantik yang mencahaya.

Allah, walau ilmu & kebijaksanaan tak seutuh Luqman Al Hakim; tajamkan fikir & rasa kami tuk mengambil 'ibrah di tiap kejadian.

Allah, walau soalan hidup tak sepelik Ibunda Musa, bisikkan selalu kejernihanMu di firasat kami saat hadapi musykilnya hari.

Allah, walau tak harus lari-sembunyi seperti Ashabul Kahfi, beri kami keberanian & lindungan saat katakan Al Haq di depan tiran.

cc : Salim A. Fillah Twitter

Tidak ada komentar: