Selasa, 28 Maret 2017

enjoy the moment


berapa kali dalam hidup ini kamu berada dalam kondisi 'udah nyari kemanamana ga ketemu ga taunya ada di sini'?

how much time you spent to 'fragile enough' search something, yang pada akhirnya kamu temuin saat kamu udah benerbener pasrah sama apapun yang terjadi?

saya sering disaat ingin punya sesuatu, buku misalnya, saya uber ke semua toko buku yang ada dan berpotensi menjual, ubekubek tiap rak hanya untuk sadar kalau yang saya cari ga ada, dan saat udah di titik 'yaudahlah, yaa' tibatiba dia muncul sendiri, entah ga sengaja nemu, ditawarin temen, cetak ulang, apapun.

itu untuk yang sekedar benda, urusan jodohpun ((yaelah, ke sini lagi)) sama, berapa banyak cerita teman saya yang struggle sama pasangan/gebetan/calon gebetan yang ternyata yaa ga jadi sama yang diinginkan hati, atau yang jadipun butuh waktu untuk akhirnya menikah.

semua ada waktunya. bahkan hujan saja ada waktunya, ada mendung, kilat, suara petir, rintik, gerimis lalu menderas.

sama seperti problematika manusia, semua ada masanya. ga melulu kesedihan dan ga sepenuhnya kebahagiaaan. Tuhan sudah mendesain dengan sempurna, bukan kebetulan semata.

jadi, kenapa tidak nikmati saja momennya? saat sedang sibuk dengan pekerjaan, jangan pusing mikirin kapan liburan. kalau sedang banyak waktu luang, ga usah ribet pengen ngerjain banyak hal. pas dimeja makan cuma ada sambel tempe buat lauk, tak usahlah mikir gimana kalau isi piringnya jadi tumis iga pedas cabai hijau. jika sekarang masih sendiri, jangan repot mikir dimana belahan jiwa yang ditakdirkan Tuhan berada, toh dia tidak kemanamana, tetap tertulis di Lauhul Mahfuz, namanya dan namamu bersanding indah, nikmati saja kesendirianmu, karna jika sudah bertemu tak kan ada lagi kesempatan untuk memahami dirimu sendiri.

semua akan berlalu, tidak perlu khawatir kapan terjadinya, jalani saja yang jadi kewajiban kita saat ini. kita, lebih banyak menuntut terjadinya sesuatu yang kita mau dan kita suka, dibanding yang kita butuh. kita suka kalau di kamar kita ada kasur king size padahal yang kita butuh bahkan bisa saja hanya selembar tikar untuk merebahkan tubuh yang lelah. kita berharap punya tanah luas, bangunan besar, sedang yang dibutuhkan hanya sepetak tanah dan ruang ruang rumah sederhana.

jangan pernah khawatir untuk apa yang memang jadi milikmu. sesuatu yang memang ditakdirkan menjadi milikmu apapun yang terjadi pasti akan jadi milikmu, dan apapun itu yang kau suka kau ingin kau ((anggap)) butuh jika bukan takdirmu memilikinya kau paksa sampai bagaimanapun tak kan pernah jadi milikmu. so, enjoy the moment, nikmati apa yang kau miliki sekarang, syukuri yang Tuhan sudah berikan, percayakan takdirNya untuk masa depan.


nb. bahkan move on pun ada waktunya, mau dipaksa bagaimanapun juga tak bisa lupa, sedang jika sudah saatnya, hei, enteng saja bilang "kamu sudah bukan siapasiapa :)".

p.s. saya udah sering banget nulis tema begini, bukan apaapa, hanya ingin mengingatkan diri sendiri. saya butuh nasehat, dan semoga bermanfaat selalu.